fbpx

Kenali Bahaya Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2!

Apr 17, 2020 | Diabetes | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Pada 2016 diperkirakan terdapat 1,6 juta kematian yang disebabkan oleh diabetes. WHO memperkirakan bahwa diabetes adalah penyebab utama dari tujuh kematian pada tahun 2016. Mungkin selama ini anda hanya mengenal kata diabetes. Tapi tahukah anda ada dua tipe diabetes?

Ya, terdapat dua tipe diabetes yaitu diabetes tipe satu dan tipe dua. Sebelum itu, mari kenali apa itu diabetes dan pelajari bahaya diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Mengenal Diabetes

Diabetes adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah atau gula darah, yang dapat menyebabkan kerusakan serius pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf. Diabetes terjadi akibat pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur glukosa darah), atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Diabetes terbagi menjadi dua tipe, yaitu Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2.

Jenis Diabetes

Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 adalah suatu kondisi di mana pankreas memproduksi sedikit atau tidak ada insulin dengan sendirinya. Pada diabetes tipe 1 masih tidak diketahui penyebab pastinya dan tidak dapat dicegah. Selain itu orang dengan diabetes tipe satu membutuhkan pemberian insulin setiap hari untuk mengatur glukosa dalam darahnya. 

Jika orang dengan diabetes tipe 1 tidak mendapatkan insulin maka akibat terburuk adalah  kematian. Sebagian besar penderita diabetes ini merupakan anak-anak dan remaja. Gejala yang umumnya terjadi pada pasien diabetes 1 dapat berupa sering buang air kecil, haus secara berlebihan, kelaparan yang tidak normal, terjadi penurunan berat badan, perubahan penglihatan dan kelelahan.

Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 adalah suatu kondisi di mana tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik. Mayoritas penderita diabetes di dunia menderita diabetes tipe 2. Selain itu, saat ini diabetes tipe 2 tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja melainkan juga anak-anak. Penyebab diabetes tipe 2 adalah pola hidup yang tidak sehat. 

Diabetes tipe 2 dapat dicegah dengan berolahraga secara teratur, makan makanan sehat, tidak merokok, serta mengontrol tekanan darah dan berat badan. Gejala pada diabetes tipe 2 dapat mirip dengan diabetes tipe 1, tetapi lebih sering dengan tanpa gejala. Sehingga penyakit ini dapat tidak terdiagnosis sampai beberapa tahun sampai munculnya komplikasi.

Komplikasi Diabetes

Ketika pengobatan diabetes tidak dilakukan secara baik dan benar, terjadi peningkatan risiko komplikasi yang dapat berujung pada kematian. Kadar glukosa darah yang tinggi secara abnormal dapat menyebabkan ketoasidosis diabetik  yang terjadi baik pada diabetes tipe 1 maupun 2. Komplikasi diabetes juga dapat mengakibatkan hiperosmolar koma yang terjadi pada diabetes tipe 2. 

Selain itu glukosa darah yang rendah juga dapat terjadi pada semua jenis diabetes dan dapat menyebabkan kejang atau kehilangan kesadaran. Hal tersebut mungkin terjadi ketika melewatkan makan, berolahraga berlebihan dari biasanya, atau jika dosis obat anti diabetes yang diberikan terlalu tinggi. 

Seiring berjalannya waktu, baik diabetes tipe 1 dan 2 juga dapat merusak organ-organ tubuh lainnya seperti jantung, mata, pembuluh darah, ginjal dan saraf yang menyebabkan kecacatan dan kematian dini. Komplikasi yang mungkin terjadi pada kedua tipe diabetes adalah gagal ginjal, amputasi, kebutaan, dan kerusakan saraf. Orang dewasa dengan diabetes juga memiliki 2-3 kali risiko lebih besar untuk terkena serangan jantung dan stroke. Pada kehamilan, diabetes dapat menyebabkan risiko kematian janin dan komplikasi lainnya.

Diabetes dari kedua tipe dapat menyebabkan komplikasi di banyak bagian tubuh dan dapat meningkatkan risiko kematian dini secara keseluruhan. Kemungkinan komplikasi termasuk gagal ginjal, amputasi kaki, kehilangan penglihatan dan kerusakan saraf. Orang dewasa dengan diabetes juga memiliki dua hingga tiga kali lipat peningkatan risiko serangan jantung dan stroke. Pada kehamilan, diabetes yang tidak terkontrol meningkatkan risiko kematian janin dan komplikasi lainnya.

Langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi pada diabetes adalah dengan diagnosis dini. Semakin lama seseorang hidup dengan diabetes tidak terdiagnosis, maka akan semakin buruk keadaannya. Hal tersebut dikarenakan keterlambatan pengobatan. Oleh karena itu pemeriksaan kadar gula darah secara rutin dapat menurunkan risiko komplikasi pada diabetes.

Itulah beberapa informasi mengenai diabetes tipe 1 dan tipe 2. Jika anda ingin berkonsultasi mengenai kesehatan anda lebih lanjut atau ingin mendapatkan obat diabetes tanpa antri. Kami dapat memenuhi kebutuhan untuk berkonsultasi tentang kesehatan atau mendapatkan obat penyakit kronis lainnya. Unduh Lifepack yang tersedia pada Google Play Store dan App Store sekarang.

Sumber

World Health Organization

Ditulis oleh: Nada Karisma

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis