fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Nama Hidrokuinon rasanya sudah tidak lagi asing di telinga masyarakat Indonesia. Hidrokuinon adalah nama senyawa obat yang sering disebut-sebut bermanfaat untuk mencerahkan wajah atau bahkan memutihkan wajah ini pernah menggegerkan masyarakat karena ternyata memiliki efek samping yang cukup berbahaya bagi kulit dan tubuh. Namun, penggunaan Hidrokuinon sendiri sebenarnya tidak akan berbahaya apabila mengikuti anjuran dokter. 

Informasi

Hidrokuinon adalah obat yang termasuk ke dalam jenis obat untuk mencerahkan kulit dan termasuk ke dalam obat yang membutuhkan resep dari dokter untuk pemakaiannya. Obat ini biasanya tersedia dalam bentuk krim obat topikal atau oles. Hidrokuinon bekerja untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi pada kulit yang menyebabkan kulit menjadi gelap di beberapa bagian.

Penggelapan kulit ini biasanya disebabkan oleh bekas luka, jerawat maupun flek hitam yang timbul akibat kulit terpapar sinar matahari. Adanya pengaruh internal tubuh seperti perubahan hormon ibu hamil, terapi hormon dan penggunaan pil KB juga menyebabkan penggelapan kulit. 

Cara kerja Hidrokuinon adalah dengan menghambat enzim tirosinase yang merupakan enzim penyebab munculnya pigmen di kulit. Penghambatan enzim tirosinase akan mencegah menumpuknya pigmen melanosome pada sel yang merupakan penyebab kulit lebih gelap. 

Dosis 

Dosis Hidrokuinon yang tepat harus mengikuti anjuran dari dokter. Secara umum penggunaan dosis Hidrokuinon yang tepat adalah digunakan sebanyak dua kali dalam sehari. Krim Hidrokuinon kemudian dioleskan serta diratakan pada kulit yang mengalami masalah hiperpigmentasi. Penggunaan dilakukan pada malam dan pagi hari. 

Penggunaan selama dua bulan dan tidak menimbulkan perubahan apapun sebaiknya segera menghubungi dokter. 

Kontraindikasi 

Interaksi dengan Obat Lain 

Hidroquinon dilarang untuk digunakan bersamaan dengan beberapa jenis obat seperti benzoyl peroxide karena justru bisa memunculkan noda di kulit. Noda di kulit ini sebenarnya bisa dibersihkan menggunakan sabun dan air bersih. 

Selain itu Anda juga dilarang untuk menggunakan Hidrokuinon bersamaan dengan produk yang mengandung alkohol karena bisa memunculkan iritasi kulit. Produk yang mengandung alkohol misalnya pewarna rambut, sabun, pencukur rambut serta shampoo. 

Kelompok Orang Berisiko 

Obat Hidrokuinon tergolong ke dalam obat terkategori C untuk digunakan bagi ibu hamil serta menyusui. Obat terkategori C artinya telah terdapat adanya efek samping bagi janin dari studi yang dilakukan pada hewan percobaan. Namun belum dilakukan studi lebih lanjut terhadap ibu hamil sehingga belum diketahui efek samping yang ditimbulkan.

Penggunaan obat oles Hidrokuinon hanya diperbolehkan melalui resep dokter apabila dokter melihat ibu hamil akan lebih banyak mendapat manfaat ketimbang risiko yang mungkin ditimbulkan. Obat Hidrokuinon pun belum diketahui apakah akan terserap ke dalam ASI ataupun tidak. 

Obat dengan kandungan Hidrokuinon dilarang untuk diberikan kepada orang yang memiliki masalah kulit sensitif karena dikhawatirkan akan memunculkan reaksi alergi. Bagi mereka yang mengalami masalah kulit terbakar akibat paparan sinar matahari juga tidak diperbolehkan menggunakan obat kandungan Hidrokuinon. Obat ini juga tidak diperbolehkan digunakan di kulit yang baru saja menggunakan hair removal atau penghilang rambut. 

Obat Hidrokuinon juga sebaiknya tidak digunakan pada pasien dengan gangguan hati, penyakit kulit, penderita asma dan gangguan ginjal. Penyakit kulit yang dimaksud seperti psoriasis dan eksim.

Efek Samping

Penggunaan Hidrokuinon dalam waktu lama dapat menyebabkan gangguan ochronosis. Meski gangguan ochronosis termasuk jarang terjadi, namun hal ini bisa timbul pada beberapa orang. Ciri ochronosis adalah munculnya pigmentasi berwarna biru kehitaman dengan jerawat papula. 

Penggunaan krim pemutih kulit dengan kandungan Hidrokuinon dalam jangka panjang lebih dari enam bulan bisa menimbulkan efek samping seperti:

  • Rasa kesemutan pada kulit
  • Timbulnya iritasi kulit yang terasa sakit seperti terbakar
  • Kulit menjadi berwarna kemerahan
  • Kulit berubah menjadi kering 
  • Warna kulit berubah secara permanen menjadi kehitaman yang disebut ochronosis

Bagi orang yang memiliki kulit sensitif mungkin akan merasakan reaksi alergi saat penggunaan Hidrokuinon. Reaksi alergi yang dapat timbul seperti:

  • Munculnya ruam pada kulit
  • Kulit menjadi gatal-gatal
  • Pusing dan sakit kepala
  • Kulit menjadi bengkak
  • Timbul gatal pada kulit seperti lidah, wajah dan tenggorokan

Cara Konsumsi

Untuk mencegah munculnya efek samping yang parah pada pengguna, sebaiknya lakukan patch test sebelum krim dioleskan pada wajah. Patch test adalah mencoba krim ini pada bagian kulit untuk mengetahui apakah akan timbul reaksi alergi atau tidak. Cara melakukan patch test cukup dengan mengoleskan sedikit krim di lipatan siku lengan.

Area yang diberi krim kemudian dibalut menggunakan perban. Tangan kemudian dicuci segera dan biarkan area dibalut dalam waktu 24 jam. Lihat apakah timbul masalah seperti iritasi dan gatal. Hindari penggunaan jika timbul rasa gatal dan iritasi. Untuk kulit yang tidak sensitif, Hidrokuinon bisa digunakan dengan mengoleskannya tipis-tipis ke wajah sesudah wajah dibersihkan dan diberi toner. Setelah menggunakan Hidrokuinon aplikasikan tabir surya pada wajah. 

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis