Glaukoma Adalah Penyakit Yang Dapat Sebabkan Kebutaan

Mei 4, 2020 | Hidup Sehat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Ditinjau oleh: dr. Fala Adinda

Pernahkah anda mendengar apa itu glaukoma? Glaukoma adalah salah satu penyakit mata yang akan merusak saraf optik penderitanya. saraf optik merupakan saraf yang memiliki tugas menyuplai informasi gambar dari mata ke bagian otak. Bila saraf ini mengalami kerusakan, kemampuan melihat Anda dapat semakin menurut. Penyakit mata ini bahkan menjadi salah satu penyebab kebutaan permanen yang tak dapat disembuhkan. 

Penyebab Glaukoma

Penyebab utama glaukoma adalah tekanan bola mata yang begitu tinggi. tekanan intraokular yang begitu tinggi dapat menimbulkan kerusakan di bagian saraf optik. Tekanan bola mata ini akan menekan saraf di bagian belakang mata. 

Semakin lama, saraf ini akan rusak karena terjadinya penurunan aliran darah ke saraf mata yang tertekan. Tekanan intraokular yang normal kurang lebih 10 hingga 21 mmHg, saat tekanan ini terlalu rendah, mata dapat terlalu unak, namun jika tekanan tinggi, mata dapat menjadi terlalu keras dan menjadi faktor glaukoma. 

Tak hanya tekanan pada bola mata, terdapat beberapa kondisi lain yang memicu penyakit ini seperti aliran darah yang tak lancar ke saraf optik, cedera akibat paparan zat kimia mata, infeksi serta peradangan mata yang begitu parah hingga penggunaan obat kortikosteroid. 

Penyebab Tekanan Bola Mata Mengalami Peningkatan

Lantas, apa yang dapat menyebabkan tekanan bola mata mengalami peningkatan? Diduga, tekanan bola mata yang tinggi disebabkan oleh saluran yang biasanya mengalirkan cairan dari mata tak berfungsi secara optimal. Lebih banyak  cairan bola mata yang diproduksi, namun tak dikeluarkan, sehingga tekanan bola mata mengalami peningkatan. Contohnya seperti balon yang terisi air, semakin banyak air akan semakin tinggi pula tekanannya. 

Menurut ahli kesehatan, penyumbatan drainase ini memiliki sifat genetik, ini artinya sifat bola mata ini diturunkan dari orang tua ke buah hatinya. Penyebab yang jarang dilaporkan ialah adanya cedera mata karena benturan benda tumpul atau paparan zat kimia di mata. 

Gejala Glaukoma

Gejala glaukoma berbeda tergantung tipe penyakit glaukoma dan tahap glaukoma yang penderita alami. Berberapa contoh gejala glaukoma terbuka adalah terdapat gejala penurunan lapang pandang dan mengalami kesulitan melihat di beberapa sisi seperti sisi peripheral. Untuk glaukoma akut, gejala lebih beragam seperti sakit kepala, sakit mata, pusing dan mual, pandangan buram, mata merah hingga mengalami pandangan yang berbayang ketika ada cahaya.

Pengobatan Glaukoma

Terdapat beberapa metode pengobatan penyakit mata ini, berikut uraiannya:

1. Obat tetes mata

Jangan salah, obat tetes mata untuk mengobati penyakit mata ini sudah pasti bukan obat tetes mata biasa atau obat generik yang bisa diperoleh dengan bebas di warung. Obat tetes mata yang digunakan untuk mengobati penyakit ini diperoleh dengan menebus resep, karena dosis dan jenisnya akan ditentukan oleh dokter berdasarkan pada tingkat keparahan penyakit.

2. Laser

Ada dua jenis pengobatan laser yang bisa dilakukan untuk mengurangi kelebihan cairan bola mata seperti trabekuloplasti. Tindakan pengobatan ini sering dilakukan untuk mereka yang memiliki sudut terbuka, sehingga sudut drainase bisa bekerja secara maksimal. 

3. Operasi

Selain laser, jalan operasi juga bisa ditempuh untuk mengatasi Glaukoma. Biasanya, operasi dilakukan saat penyakit ini sudah tak bisa membaik dengan berbagai macam obat. operasi biasanya berlangsung paling lama 75 menit. Tentu saja, biaya operasi mata ini cukup besar. Nantinya, tindakan pembedahan yang dilakukan seperti membuat sayatan kecil yang berada di putih mata serta membuat kantong di daerah bleb. Dengan cara ini, kelebihan cairan akan mengalir melalui sayatan dan diserap oleh tubuh.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Suplemen dan Vitamin Yang Baik Untuk Puasa
Tips Pola Sehat Saat Ramadhan Agar Puasa Lancar
7 Penyebab Diabetes yang Dari Kebiasaan Sehari-Hari
Suplemen dan Vitamin Yang Baik Untuk Puasa
10 Cara Menurunkan Berat Badan Dengan Mudah
5 Komplikasi Yang Harus Diwaspadai Penderita Diabetes

4. Obat minum

Obat minum untuk mengatasi penyakit ini seperti gliserol. Gliserol bekerja dengan cara menarik cairan dari bola mata ke pembuluh darah. Pemberian gliserol hanya dilakukan pada kasus akut serta dalam waktu singkat. 

Jika anda mengalami gejala di atas, agar bisa memperoleh metode pengobatan yang cocok, diskusikan lebih lanjut dengan dokter, karena pengobatan yang dipilih pasti disesuaikan dengan kondisi penderita.Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis