fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Saat ini banyak penyakit yang menyerang sistem pencernaan, salah satunya Gastroenteritis. Penyakit ini dikenal dengan muntaber atau flu perut yang bisa menyerang siapa saja. Gastroenteritis terjadi karena adanya peradangan pada saluran pencernaan. Sehingga membuat dinding pencernaan infeksi yang menyebabkan diare dan muntah berlebihan.

Informasi

Gastroenteritis sudah menjadi penyakit yang umum bagi masyarakat Indonesia. Terutama bagi yang tidak menjaga pola makan dan hidupnya dengan baik. Karena penyakit ini dapat disebabkan oleh infeksi virus atau efek samping obat. Sebenarnya muntaber bisa sembuh dengan sendirinya, namun bisa menjadi penyakit serius jika tidak kunjung membaik. 

Agar terhindar dari penyakit Gastroenteritis, kunci utamanya adalah menjaga kebersihan. Baik kebersihan makanan, tangan, air, dan lingkungan. Dengan pola hidup yang sehat, tidak ada kuman maupun virus yang masuk dalam tubuh. Sehingga penyakit Gastroenteritis ini bisa dihalau dengan cepat dan tepat.

Gejala

Pada umumnya, Gastroenteritis adalah penyakit yang ditandai dengan muntah dan diare yang berlebihan selama 1 atau 2 hari. Namun, jika sampai beberapa hari tidak kunjung hilang, akan muncul gejala tambahan, diantaranya:

  1. Demam dan sakit kepala karena intensitas buang air besar yang tinggi dan tidak teratur. Sehingga membuat tubuh kehilangan banyak cairan dan energi.
  2. Mual dan muntah, penderita Gastroenteritis akan mengalami mual dan sakit perut yang membuatnya sering muntah.
  3. Nafsu makan menurun, karena sistem pencernaan yang terganggu.
  4. Nyeri pada sendi dan otot.

Gejala lain yang mungkin terjadi apabila Gastroenteritis semakin parah, yaitu:

  1. Demam tinggi lebih dari 40oC
  2. Dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh, sehingga mulut kering dan haus serta urine menjadi lebih pekat
  3. BAB berdarah dengan intensitas tinggi
  4. Muntah darah selama lebih dari 2 hari

Penyebab

Gastroenteritis adalah peyakit yang disebabkan oleh serangan virus dalam tubuh, yaitu Rotavirus dan Norovirus. Virus ini dapat menular dengan cepat melalui kontak langsung dan dari makanan atau benda yang terkontaminasi. Selain kedua virus tersebut, Gastroenteritis juga bisa disebabkan karena:

  1. Parasit, yaitu Cryptosporidium dan Entamoeba histolytica
  2. Bakteri, yaitu Bacterium dan Campylobacter
  3. Logam berat, yaitu merkuri, timbal dan arsen yang terkandung dalam air atau udara
  4. Obat-obatan, yaitu obat kemoterapi, antasida dan antibiotik

Faktor Risiko

Gastroenteritis bisa menular dengan mudah dan cepat, terutama jika kontak langsung dengan penderita. Penyakit ini bisa berisiko lebih parah pada sekelompok orang, diantaranya:

Lansia

Saat sudah memasuki lansia, tubuh akan mengalami penurunan imun, sehingga akan mudah terserang virus. Termasuk virus penyebab Gastroenteritis atau muntaber bisa masuk dengan mudah.

Anak-anak

Selain lansia, balita dan anak-anak juga mudah terserang Gastroenteritis. Karena pada usia tersebut daya tahan tubuh masih belum stabil dan kuat. Sehingga virus dengan mudah menyerang.

Orang Sakit

Saat sedang sakit, otomatis tubuh tidak sehat dan daya tahan tubuh menurun. Kondisi tersebut memudahkan virus untuk menyerang sistem pencernaan. Terutama penderita AIDS atau kanker yang harus mengonsumsi obat kemoterapi.

Penghuni Asrama

Gastroenteritis bisa menular melalui udara atau air yang terkontaminasi. Jika terjadi interaksi di lingkungan atau asrama, dapat berisiko tertular virus Gastroenteritis tersebut.

Diagnosis

Diagnosis utama penyakit muntaber yaitu muntah dan diare yang sifatnya ringan. Kondisi ini bisa sembuh dengan sendirinya disertai dengan pola makan yang teratur dan sehat. Namun, jika muncul gejala yang lebih parah, maka harus diperiksakan ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan terhadap riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik.

Pemeriksaan tersebut dilakukan dengan mengukur denyut nadi, suhu tubuh dan tekanan darah. Jika Anda mengalami gejala yang lebih parah seperti BAB dan muntah darah, maka dokter akan mengambil sampel feses. Sampel tersebut akan diperiksa untuk memastikan penyakit tersebut.

Pengobatan

Gastroenteritis bisa sembuh sendiri tanpa perawatan khusus. Untuk mempercepat penyembuhan muntaber ini dibutuhkan pengobatan yang tepat, seperti:

  1. Memperbanyak konsumsi air putih untuk menghindari dehidrasi.
  2. Konsumsi makanan yang bergizi dan bernutrisi tinggi.
  3. Hindari konsumsi keju, susu, yogurt, dan makanan pedas, berlemak serta berserat tinggi.
  4. Hindari minuman beralkohol dan kopi.
  5. Konsumsi larutan elektrolit dan mineral yaitu oralit sesuai dengan resep dokter.

Pencegahan 

Untuk mencegah penyakit muntaber ini, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan, yaitu:

  1. Rajin mencuci tangan sebelum dan setelah makan, setelah BAB maupun BAK, serta setelah beraktivitas diluar rumah. Anda bisa menggunakan hand sanitizer atau air hangat dengan sabun hingga ke sela jari.
  2. Membersihkan benda yang terkontaminasi oleh virus, terutama kamar mandi, dudukan toilet, pintu, lantai, dan sebagainya.
  3. Hindari berbagai peralatan makan atau mandi dengan orang lain.
  4. Hindari konsumsi makanan yang belum matang apalagi masih mentah.
  5. Rajin mengonsumsi air putih kemasan dan hindari mengonsumsi es batu yang masih keras.
  6. Rajin menggosok gigi terutama saat berpergian.

Untuk tebus resep obat, anda juga bisa mengunduh aplikasi Lifepack. Dengan Lifepack, anda dapat menebus resep obat tanpa perlu antri di apotek. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis