fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Ketika Anda mengalami gangguan pada kandung dan saluran kemih yang berat, Anda mungkin akan panik dan bingung dibuatnya. Pasalnya, gangguan ini bisa menyebabkan masalah serius jika tidak segera ditangani. Selain itu, rasa sakit saat buang air kecil pun juga bisa tidak tertahankan. Itulah mengapa, sebaiknya Anda segera berkonsultasi agar bisa mendapat perawatan. Biasanya, Anda akan disarankan menggunakan obat sejenis Flavoxate HCl. Yuk, simak ulasan detailnya mengenai obat berikut.

Informasi

Flavoxate HCl adalah sebuah obat keras yang masuk dalam golongan relaksan otot polos. Untuk itu, penggunaannya tidak diperkenankan secara asal-asalan dan harus sesuai dengan anjuran dokter yang menangani masalah Anda. Meski sangat bermanfaat dalam mengatasi gangguan kemih, namun efek sampingnya juga cukup besar.

Cara kerja dari obat ini sendiri adalah dengan mengurangi kebocoran urin, mengurangi rasa ingin buang air kecil, serta mengurangi rasa sakit pada kandung kemih Anda. Sayangnya, obat ini tidak bisa jika mengobati infeksi pada saluran tersebut. Untuk itu, biasanya dalam beberapa kasus, obat ini akan dikombinasikan dengan obat-obat jenis tertentu agar efektifitas perawatan semakin meningkat.

Dosis

Untuk penggunaannya, lantaran termasuk dalam obat keras seperti yang sudah disebutkan, maka obat ini harus sesuai dengan anjuran dokter lebih dulu. Anda bisa mengonsumsi obat ini sekitar 3 – 4 kali sehari. Biasanya, dokter akan meresepkan setiap dosisnya dengan melihat kondisi kesehatan Anda dan juga seberapa butuh obat ini untuk mengobatinya.

Pada umumnya, dosis yang diberikan adalah 100 – 200 mg yang diberi secara oral untuk mengurangi frekuensi buang air kecil. sementara itu untuk mengatasi disuria, dosis yang diberikan adalah 100 – 200 mg secara oral. Sedangkan untuk dosis anak-anak, bisa diberikan sekitar 100 – 200 mg secara oral juga.

Namun, belum ada ketentuan pasti mengingat kondisi tiap pasien berbeda. Maka dari itu, sebaiknya lakukan konsultasi dengan terbuka. Utarakan semua keluhan dan riwayat kesehatan Anda agar dokter bisa menilai langkah apa yang harus diambil untuk pengobatannya.

Kontraindikasi

Meski obat ini bisa digunakan bersamaan dengan obat pencegah infeksi lainnya, namun ada juga beberapa obat yang tidak diperkenankan dikonsumsi bersamaan. Pasalnya, dengan penggunaan bersama obat satu ini, obat-obat tersebut bisa menyebabkan peningkatan resiko efek samping dan juga bisa menurunkan efektivitas dari obat ini sendiri.

Obat-obat tersebut antara lain Bupropion, Acrivastine, Morphine, Oxymorphone, Morphine Sulfate Liposome, serta Umeclidinium. Bahkan pada beberapa kasus, penggunaan obat diiringi alkohol, tembakau, dan beberapa makanan tertentu bisa menyebabkan masalah.

Beberapa orang dengan kategori beresiko mengonsumsi obat ini adalah orang dengan reaksi alergi parah pada kandungan Flavoxate HCl, orang yang mengidap maag, glaukoma, ilues paralitik, serta hipersensitivitas. Kondisi tambahan lainnya yang juga beresiko menggunakan obat ini adalah orang dengan penyumbatan pada lambung, sakit ginjal, dan sakit usus.

Efek Samping

Beberapa efek samping yang bisa terjadi ketika Anda mengonsumsi obat ini adalah rasa terbakar dan panas yang bisa menimbulkan rasa haus ekstrim di kerongkongan, kebingungan, alergi, detak jantung berdebar, serta sedikit kencing. Selain itu, kondisi ini bisa diperparah dengan adanya mual, muntah, mulut kering, penglihatan kabur, mengantuk, gelisah, hingga demam dan sakit kepala.

Tidak semua orang mengalami efek ini. Namun jika Anda mengalaminya, maka segera saja datang ke dokter untuk konsultasi dan mendapatkan perawatan. Jangan pernah menghentikan pemakaian tanpa izin dokter. Untuk itu, selalu keep in contact dengan dokter Anda adalah langkah yang tepat selama masa perawatan.

Cara Konsumsi

Anda tentu harus membeli dan menggunakannya sesuai anjuran dokter Anda. Tapi bukan berarti obat ini tidak bisa diberi pada anak-anak. Dalam prakteknya, obat ini bisa dikonsumsi oleh dewasa dan anak-anak tergantung kebutuhan. Jadi, dosis dan ukuran obat ini akan melihat pada kondisi kesehatan dan juga tingkat penyakit yang dialami.

Ketika penyakit menurun, biasanya dosis juga akan diturunkan. Apabila sakit tidak kunjung sembuh, maka bukan tidak mungkin dosis juga dinaikkan. Jelasnya, lama perawatan dan besarnya dosis akan mengacu pada penyebab masalah kesehatan itu sendiri.

Agar obat berhasil menyembuhkan dengan efektifitas maksimal, maka cara terbaik yang Anda lakukan adalah dengan mengonsumsinya sesuai anjuran dokter dan anjuran pada kemasan obat. Sebelum menyentuh obat, ada baiknya Anda menerapkan pola hidup sehat dengan mencuci tangan / mensterilkan tangan lebih dulu. Cuci dan keringkan tangan Anda agar tidak menyebabkan kontaminasi kuman baru pada tubuh Anda.

Anda bisa mengonsumsinya setiap hari sebanyak 1 – 3 kali sesuai dengan anjuran dokter. Konsumsi secara rutin pada pagi, siang, dan malam hari. Jangan pernah mengurangi atau menambah dosis sendiri karena bisa berbahaya. Selain itu, dosis yang tanpa anjuran dokter juga tidak akan efektif mengobati penyakit Anda.

Demikian ulasan mengenai Flavoxate HCl. Diharapkan, semoga informasi ini memberi Anda manfaat. Sekali lagi, informasi yang disampaikan tidak bermaksud untuk menggantikan diagnosis dan aturan pakai dari dokter, melainkan hanya untuk tambahan wawasan saja.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis