fbpx
BerandadirektoriObatEthambutol HCl

Ethambutol hcl merupakan antibiotik untuk  mengobati TBC (tuberkulosis). Dalam mengobati TBC, obat ini biasanya diresepkan bersama dengan antibiotik lainnya. Ethambutol bekerja dengan cara menghentikan tumbuh kembang bakteri yang menyebabkan tuberkulosis. Obat ini tidak dianjurkan untuk mengobati sakit akibat virus, seperti flu, dan lainnya.

ethambutol hcl

Informasi

Ethambutol tergolong dalam jenis obat anti tuberkulosis dan masuk kategori obat resep. Manfaat dari obat ini adalah untuk mengobati TBC atau tuberkulosis. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dan ada juga dalam bentuk kaplet. Obat ini dapat diserap ke dalam ASI, bagi penderita tuberkulosis yang sedang menyusui, sebaiknya tidak mengkonsumsi obat ini tanpa memberitahu pada dokter. Masa pengobatan untuk tuberkulosis ini, membutuhkan waktu setidaknya 6 bulan.

Obat jenis ini memiliki merek dagang seperti  Ethambutol HCl, Arsitam ,Erabutol Plus, Kalbutol, Metham, Tibigon,Pulna Forte, Rizatol, Tibitol, Rifastar. Salah satu merek dagang Ethambutol yang bisa Anda temui di pasaran adalah Ethambutol 500 mg – 100 tablet – Antibiotik TBC (Rp 100.000).

Dosis

Dosis untuk orang biasanya berbeda-beda. Untuk dewasa, dokter umumnya akan memberikan dosis 15 mg per kg Berat Badan pasien, dikonsumsi satu kali sehari, atau 30 mg per kg Berat Badan, dosisnya tiga kali dalam seminggu. Obat ini, biasa diresepkan bersamaan dengan pyrazinamide, isoniazid dan rifampisin, selama delapan minggu di awal pengobatan.

Sedangkan untuk anak-anak, dosisnya adalah 25 mg/kgBB 1x sehari selama 60 hari. Setelah itu biasanya, dokter akan mengurangi dosisnya menjadi 15 mg/kgBB/hari.

Dokter biasanya akan menjelaskan cara mengkonsumsi obat ini. Baik yang tiga kali seminggu, maupun yang harian. Dosis akan ditentukan berdasarkan berat badan, umur, respon tubuh terhadap obat ini, dan kondisi pasien. Dokter biasanya akan bertanya, adanya pengobatan lain yang sedang dijalani oleh pasien atau tidak.

Jaminan Lifepack untuk Anda

Ethambutol dapat dikonsumsi pada saat sebelum makan, setelah makan atau sewaktu makan. Pastikan juga Anda mengonsumsi ethambutol secara teratur sesuai resep agar mendapatkan hasil yang diinginkan. Hindari berhenti secara mendadak melakukan pengobatan atau tanpa anjuran dokter, karena hal ini dikhawatirkan dapat memperburuk kondisi pasien tersebut.

Kontraindikasi 

Interaksi dengan Obat Lain 

Interaksi obat bisa saja terjadi jika ethambutol  dikonsumsi  secara bersamaan dengan obat lain. Seperti, apabila ethambutol digunakan bersamaan dengan obat maag aluminium hidroksida, maka bisa memperlambat atau mengurangi kinerja penyerapan ethambutol. Pastikan Anda menjelaskan pada dokter secara detail obat apa yang sedang di konsumsi sebelum dokter meresepkan obat ini. Perhatikan pula anjuran dokter, ada baiknya membaca informasi pada kemasan produk. 

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Kelompok Orang Berisiko

Obat ini masuk dalam kategori C. Penelitian yang pernah dilakukan pada binatang, memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin. Selanjutnya belum ada kajian lebih mendalam yang dilakukan pada wanita hamil. Kedepan, Ethambutol  hanya diperbolehkan  dikonsumsi sesuai kebutuhan saja dengan memperhatikan risiko terhadap janin. Dengan kata lain, jika ingin mengkonsumsi obat ini, kita harus melihat faktor yang dapat meminimalisir kemungkinan risiko. 

Pada pasien yang pernah mengalami atau sedang mengalami gangguan penglihatan seperti retinopati diabetik dan katarak, sebaiknya berhati-hati terhadap penggunaan obat ini. Begitupun pada pasien gangguan ginjal. Pastikan dokter mengetahui jika sedang mengonsumsi obat lain, termasuk suplemen atau produk herba. Jika terjadi  reaksi alergi atau overdosis setelah mengonsumsi ethambutol, langkah pertama segera hubungi dokter. 

Efek Samping 

Setiap pemakaian obat, tentu memiliki efek samping tertentu. Seperti halnya Ethambutol. Berikut adalah reaksi efek samping yang dapat terjadi karena penggunaan obat Ethambutol:

  •  Penurunan nafsu makan
  • Gangguan fungsi hati
  • Nyeri perut -Mual –Muntah
  • Lemas
  • Sakit kepala 
  • Demam 
  • Delirium 
  • Gangguan saraf 
  • Gatal
  • Ruam 
  • Anafilaksis
  • Asam urat (biasa ditandai dengan bengkak dan nyeri pada sendi)
  • Gangguan penglihatan (penglihatan kabur, atau buta warna) 
  • Mudah memar dan berdarah 

Tentu efek samping ini tidak terjadi pada semua orang yang mengonsumsi Ethambutol. Ethambutol dapat membahayakan apabila terjadi seperti efek samping di atas secara berkepanjangan, segera temui dokter jika terjadi hal-hal tersebut.  Ada juga beberapa efek samping lain yang belum terdata. Tanyakan pada dokter apabila ada efek samping lain yang Anda rasakan. 

Jaminan Lifepack untuk Anda

Cara Konsumsi 

Cara konsumsi Ethambutol HCl ini harus dengan resep dokter, tidak boleh menambah atau mengurangi dosisnya sendiri. Hal penting yang harus diperhatikan adalah komunikasikan dengan dokter keadaan Anda yang sebenarnya, kondisi menyusui, hamil, berencana hamil maupun obat-obatan lain yang sedang Anda konsumsi. Dengan begitu, dokter akan melihat dan mengubah dosis ataupun menggantinya dengan obat jenis lain apabila dirasa akan menimbulkan faktor resiko yang besar.

 Jangan mengonsumsi Ethambutol HCl apabila mempunyai kondisi medis seperti berikut: 

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

  • Alergi terhadap obat jenis etambutol.
  • Neuritis retrobulbar. 
  • Neuritis optik. 

Pastikan untuk selalu mengonsumsi obat ini pada waktu yang sama setiap harinya demi mendapatkan hasil pengobatan yang maksimal. Meskipun mungkin gejala telah membaik atau hilang sebelum obat Anda habis, tetaplah habiskan Ethambutol yang telah diresepkan oleh dokter hingga waktu yang telah ditentukan. Menghentikan pengobatan sebelum obat yang diresepkan habis dapat menyebabkan bakteri terus bertumbuh, dan berakibat kembalinya infeksi.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Pertanyaan Seputar Lifepack

+

Apa itu Lifepack?

+

Apa yang membuat Lifepack berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Lifepack?

+

Berapa lama pengiriman obat saya?

+

Dokter spesialis apa saja yang tersedia di Lifepack?

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat Anda

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Konsultasi mobile Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Jaminan Lifepack untuk Anda

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Kebersihan Apotek Selalu Terjaga

Apoteker selalu dicek suhu badannya

Apoteker selalu menggunakan Sanitizer

Kemasan obat praktis dan aman

Pengiriman dilakukan tanpa kontak langsung

Artikel Terkait

Obat Ketoprofen: Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

direktoriObat   15/11/2021

Suplemen Asthin Force: Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

direktoriObat   15/11/2021

Obat Cedocard: Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Penyakit Cacar Ular: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi

direktoriObat   11/11/2021

Obat Papaverin: Dosis, Manfaat Dan Efek Samping

direktoriObat   11/11/2021

Tebus Obat Tak Perlu Antre Lagi

Dapatkan atau Upload resep, obat siap dikirim ke lokasi Anda

Chat via Whatsapp

Respon Cepat, Jawaban Akurat

Download Aplikasi

Obat Dijamin Asli, Lengkap dan Murah

Pelajari Lebih Lanjut

Metode Pembayaran

metode pembayaran

Partner Pengiriman