Aterosklerosis

by | Jun 12, 2020 | direktoriPenyakit, penyakitA, Uncategorized | 0 comments

Ditinjau oleh: dr. Denny Archiando

Arteri adalah bagian dari pembuluh darah yang berfungsi untuk mengalirkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Apabila pembuluh arteri ini tidak dirawat kesehatannya, maka bisa menyebabkan terjadinya penyakit aterosklerosis dimana penyakit ini adalah suatu kondisi dimana terjadinya pengerasan pembuluh arteri yang disebabkan oleh timbunan plak kolesterol.

Seiring dengan berjalannya waktu, plak yang menumpuk bersama dengan kalsium dan trombosit ini, dapat terus menebal hingga pada akhirnya akan menyumbat total pembuluh darah arteri di tubuh Anda. Bila hal ini terus dibiarkan, maka dapat menimbulkan berbagai macam penyakit lain masuk ke tubuh Anda dan kesehatan Anda pun bisa sangat terganggu apalagi di usia tua nanti.

Informasi

Aterosklerosis adalah penyempitan yang terjadi pada pembuluh darah arteri akibat dari penumpukan plak lemak jahat pada dinding pembuluh darah arteri. Bahkan, kondisi penyumbatan ini yang merupakan penyebab umum dari terjadinya penyakit jantung koroner dan juga kolesterol yang dapat terjadi pada semua orang.

Apabila pembuluh darah arteri ini tersumbat, maka akibatnya akan terjadi penumpukan plak kolesterol yang nantinya akan menghambat aliran darah ke seluruh organ tubuh Anda. Dengan demikian, organ tubuh pun tidak dapat berfungsi dengan baik dan tubuh pun akan kekurangan nutrisi karena nutrisi dari makanan tidak terserap dan tersebar dengan maksimal.

Secara umum, awalnya aterosklerosis ini tidak menimbulkan gejala pada tubuh. Biasanya gejala baru akan muncul ketika aliran darah ke organ tubuh atau jaringan terhambat karena adanya penyumbatan. Bahkan, penumpukan plak yang menimbulkan penyumbatan ini bisa memicu gejala dari penyakit lain dan dapat memakan waktu hingga tahunan bila tidak ditangani segera.

Gejala 

Aterosklerosis yang menimbulkan penyumbatan ini, dapat terjadi pada beberapa organ tubuh seseorang. Mulai dari jantung, ginjal, otak dan masih banyak lagi. Maka dari itu, Anda pun wajib mengetahui gejala yang muncul apalagi pada tiap organ ini akan menimbulkan gejala yang berbeda-beda dan harus mendapat penanganan medis dari dokter jika sudah muncul.

  • Pada jantung sendiri, gejala aterosklerosis yang muncul adalah seperti timbulnya rasa nyeri pada dada yang luar biasa seperti ditekan atau diremas. Kemudian, gejala lain adalah munculnya gangguan irama pada jantung  yang membuat detak jantung tidak stabil. 
  • Jika aterosklerosis atau penyumbatan terjadi pada otak, maka gejala yang umum terjadi ini adalah seperti kelumpuhan bagian tubuh baik sebagian atau keseluruhan. 
  • Sakit kepala berat
  •  Badan sulit mendapat keseimbangan
  • Sulit bernafas
  •  Penglihatan yang mulai mengalami penurunan

Penyebab 

Penyebab pasti dari terjadinya aterosklerosis memang masih belum diketahui secara detail. Namun, penyakit ini biasanya ditandai pada saat terjadi kerusakan atau cedera pada lapisan dalam pembuluh darah arteri. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah arteri ini terjadi pada diri Anda.

Beberapa penyebab dari terjadinya aterosklerosis ini seperti kolesterol tinggi, tekanan darah yang tinggi atau hipertensi, diabetes, muncul peradangan pada tubuh akibat penyakit tertentu seperti lupus, obesitas atau kegemukan yang menyebabkan pembuluh darah tersumbat oleh lemak, pola makan yang tidak teratur, serta kebiasaan merokok dan minum alkohol.

Faktor Risiko

Penyakit aterosklerosis ini tergolong cukup berbahaya. Pasalnya, ada banyak sekali faktor risiko yang bisa mengancam kondisi kesehatan bahkan hingga keselamatan Anda. Beberapa faktor risiko tersebut antara lain seperti :

  • Serangan jantung
  • Penyakit Jantung koroner
  • Stroke
  • Kolestrol
  • Hipertensi

Diagnosis 

Untuk diagnosis dari aterosklerosis ini sendiri dapat dilakukan dengan melakukan berbagai macam pemeriksaan pada dokter. Beragam tes pun dapat dilakukan terutama tes darah dan CT scan untuk mengetahui apakah ada penyumbatan pembuluh darah arteri yang terjadi pada tubuh Anda. Dengan rangkaian test ini, hasilnya pun juga dijamin lebih akurat.

Pengobatan 

Obat-obatan sendiri dipilih sebagai metode pengobatan untuk mengurangi penyumbatan dan mengurangi rasa sakit dari gejala yang muncul. Bahkan, Anda pun juga harus rajin melakukan cek kesehatan ke dokter untuk terus memantau kondisi kesehatan Anda agar tidak terjadi penyumbatan yang lebih parah. Dengan demikian, aterosklerosis dapat sembuh dengan total.

Pencegahan

Perlu Anda ketahui, untuk pencegahan dari aterosklerosis ini sendiri dapat dilakukan dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat apabila masih ringan. Untuk mengubah gaya hidup sehari-hari menjadi lebih sehat merupakan hal utama yang perlu dilakukan. Mengurangi konsumsi makanan yang tinggi kandungan lemak jenuh dan lemak trans, menjaga berat badan normal, dan melakukan aktivitas fisik 30-40 menit minimal 5 kali dalam seminggu.