fbpx
Beranda › direktoriPenyakit › Informasi Kesehatan Penyakit dari Huruf T › Hari Tuberkulosis Sedunia: Cegah Tuberkulosis dengan TPT

Tahukah Anda? Hingga tahun 2020, sebanyak 1,2 juta orang meninggal setiap tahun karena penyakit infeksi bakteri tuberkulosis (TBC). Kementerian Kesehatan sendiri mencatat bahwa sejauh ini Indonesia memiliki pengidap TBC sebanyak 845.000, dengan 98.000 orang di antaranya telah meninggal karena TBC.

hari tuberkulosis sedunia

 Menjelang Hari Tuberkulosis Sedunia pada tanggal 24 Maret, yuk pahami pengertian serta gejala TBC. Lindungi juga diri sendiri dan orang tersayang Anda dengan cara cegah tuberkulosis dengan TPT (terapi pencegahan tuberkulosis). Baca artikel ini hingga tuntas!

Apa itu tuberkulosis?

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Infeksi ini pada umumnya akan menyerang paru-paru, tetapi dapat juga menyerang hingga ke tulang, tulang belakang, ginjal, otak dan bagian lain dari tubuh.

Penyakit tuberkulosis dibedakan lagi menjadi dua, yakni TBC laten dan TBC aktif. Pada TBC laten, bakteri berhasil masuk ke dalam tubuh namun tidak menyebabkan sakit. Ini dikarenakan tubuh seseorang memiliki daya imun yang tinggi, sehingga bakteri tidak berkembang dan tidak akan dapat disebarkan kepada orang lain. 

Sedangkan, penderita TBC aktif akan mengalami berbagai gejala sakit dan dapat menularkannya ke orang lain. Biasanya, pengidap TBC aktif adalah orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah seperti penderita HIV. 

Walaupun penderita TBC laten memiliki imunitas yang cukup baik, TB laten tetap dapat berkembang menjadi TBC aktif tanpa pengobatan yang tepat. Sedangkan TB aktif dapat meninggal jika tidak mendapatkan perawatan yang benar.

Jaminan Lifepack untuk Anda

Sistem penularan bakteri tuberkulosis dari penderita TBC aktif akan terjadi melalui droplet atau cairan dari saluran pernapasan. Cairan ini dapat menular jika pasien batuk, bersin, meludah, atau berbicara dengan sangat mudah.

Sudah banyak korban tuberkulosis di seluruh belahan dunia. Maka dari itu, jagalah kesehatan Anda dengan mengingat Hari Tuberkulosis Sedunia.

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Gejala tuberkulosis

1. TBC Laten

Pengidap TBC laten pada umumnya tidak akan mengalami gejala atau asimtomatik. Untuk mengetahui apakah seseorang telah terinfeksi, Anda harus mengalami serangkaian tes. Tes yang akan diberikan berupa tes kulit dan tes darah. Walaupun belum ada kondisi sakit, pasien tetap akan mendapatkan obat-obatan yang wajib untuk dikonsumsi. 

2. TBC Aktif

  • Batuk berdahak dan berkepanjangan. Beberapa penderita mungkin tidak mengalami batuk yang berdahak. Masa batuk berlangsung dari mulai 3 minggu bahkan lebih.
  • Penurunan berat badan berlebih tanpa ada perlakuan diet dan sebagainya.
  • Rasa lelah berlebih.
  • Nyeri pada bagian dada terutama ketika bernapas.
  • Berkeringan berlebih terutama di malam hari. Badan terasa panas dingin.

Terapi pencegahan tuberkulosis (TPT)

Penyakit TBC dapat diantisipasi dengan terapi pencegahan tuberkulosis atau yang biasa disingkat TPT. Sesuai yang dilansir dari Kementrian Kesehatan, terapi ini merupakan cara terbaik untuk mencegah bakteri Tuberkulosis. 

TPT sebaiknya diberikan kepada siapa pun yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien penderita Tuberkulosis, tetapi masih sehat. Salah satunya adalah para tenaga medis atau orang dengan imunitas rendah. Berikut orang-orang yang sebaiknya mendapatkan TPT:

  • Orang yang memiliki kontak erat dengan penderita TBC/orang yang tinggal serumah
  • Pasien HIV/AIDS (ODHA)
  • Orang yang berisiko dapat terkena seperti pasien kanker, pasien perawatan dialisis, pasien transplantasi organ
  • Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)
  • Petugas kesehatan yang kontak dengan penderita TBC
  • Pasien yang mengidap DM (Diabetes Melitus)

Bagaimana pemberian TPT?

Terapi untuk melawan potensi perkembangan virus tuberkulosis dilakukan dengan cara pemberian obat. Dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan, berikut 4 macam pilihan untuk TPT(Terapi Pencegahan TBC) di Indonesia:

Jaminan Lifepack untuk Anda

  1. 1 Macam Obat Isoniazid (INH).

Isoniazid merupakan obat golongan antibiotik yang digunakan untuk membantu menangani gejala tuberkulosis paru ataupun ekstra paru, di mana biasanya regimen Isoniazid termasuk kedalam regimen penanganan Tuberkulosis (TBC) yang terdiri dari Rifampisin, Isoniazid, Pirazinamid, dan Ethambutol. Obat ini wajib diminum setiap hari selama 6 bulan.

  1. 2 Macam Obat INH dan Rifampisin. 

Rifampicin atau rifampin adalah obat antibiotik yang digunakan untuk membantu mengobati gejala beberapa penyakit akibat infeksi bakteri. Obat ini bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab infeksi. Penyakit akibat infeksi bakteri yang dapat diobati dengan rifampisin antara lain tuberkulosis (TBC) dan kusta. Obat ini diminum setiap hari selama 3 bulan.

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

  1. 2 Macam Obat INH dan Rifapentine. 

Rifapentine adalah obat Antibiotik yang bekerja untuk membantu mengurangi pertumbuhan infeksi bakteri bagi penderita tuberkulosis aktif tes kulit TBC positif. Obat ini diminum seminggu sekali selama 3 bulan.

  1. 2 Macam Obat LFX dan E.

Pilihan yang satu ini tepat untuk anak-anak yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC RO. Obat ini diminum setiap hari selama 6 bulan.

Semua macam pilihan, tersebut tentunya memiliki tujuan/efek yang sama. Namun yang membedakan ialah dari pemberian dan lama frekuensi konsumsi obatnya. Pemberian obat akan disesuaikan dengan anjuran dokter berdasarkan umur dan ketersediaan obat.

Bagaimana cara mendapatkan TPT?

Terapi pencegahan tuberkulosis dapat didapatkan dengan mengunjungi fasilitas kesehatan umum seperti puskesmas atau rumah sakit. Jika faskes terdekat Anda tidak memilikinya, Anda bisa meminta rujukan untuk pergi ke faskes yang lebih besar.

Jaminan Lifepack untuk Anda

TPT bisa didapatkan dengan bebas biaya jika menggunakan BPJS atau dengan biaya pribadi tanpa BPJS. Anda juga dapat memanfaatkan asuransi kesehatan Anda jika ada.

Setiap orang dapat mendapatkan terapi pencegahan tuberkulosis dengan syarat-syarat berikut:

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

  • Mendapatkan hasil diagnosis bukan penderita TBC jika sudah pernah melakukan kontak dengan pasien TBC.
  • Telah melakukan pemeriksaan penunjang seperti hasil tuberkulin atau rontgen sebagai bukti tidak terinfeksi TBC.

Segera konsultasi dokter dan dapatkan obat jika Anda mengalami batuk yang tak kunjung sembuh. 

Demikian informasi seputar penyakit tuberkulosis (TBC). Karena tergolong ke dalam obat keras, obat-obatan untuk pasien penderita penyakit TBC hanya bisa didapatkan melalui konsultasi dokter dengan obat resep. Dapatkan informasi dan kebutuhan kesehatan Anda hanya di Apotek Lifepack.

Ingin konsultasi dokter dan tebus obat resep?

Nikmati kemudahan konsultasi GRATIS dengan tim dokter berpengalaman Apotek Lifepack. Sampaikan keluhan dan kebutuhan obat Anda langsung ke dokter kami melalui WhatsApp di nomor 0811 1062 5888 atau melalui link berikut.

Dengan layanan digital Apotek Lifepack yang telah terintegrasi, Anda tidak perlu lagi antre ketika menebus resep obat. Apoteker kami akan membantu memvalidasi resep Anda. Layanan tebus resep akan sangat membantu kebutuhan obat rutin pasien kronis.

Jaminan Lifepack untuk Anda

Apa Itu Apotek Lifepack?

Apotek Lifepack menyediakan beragam obat bebas, obat rutin, suplemen, hingga alat kesehatan dengan harga hemat, produk original berlisensi BPOM, dan gratis ongkir se-Indonesia. Layanan Lifepack tersedia secara online maupun offline. Dapatkan konsultasi dokter gratis dan program prioritas obat rutin secara khusus di layanan online kami. 

Kunjungi juga apotek offline kami di berbagai kota besar. Jakarta di alamat Infinia Park, Jl. Dr. Saharjo No.45, Manggarai, Tebet. Sedangkan Surabaya di Jl. Raya Manyar 11 F, Menur Pumpungan. Untuk warga Bandung, Anda juga bisa membeli obat di Apotek Lifepack Bandung di Jl. Abdul Rahman Saleh Nomor 1A Ruko D, Cicendo. Nantikan kehadiran Apotek Lifepack di kota-kota besar Indonesia lainnya.

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Jangan ragu juga untuk hubungi WhatsApp di nomor 0811 1062 5888 untuk beli obat, tebus resep, layanan konsultasi, dan lain-lainnya. Tim Asisten Apoteker kami akan membalas pesan Anda pada jadwal operasional, yaitu hari Senin – Minggu, pukul 07.00 – 23.00. Dapatkan informasi Apotek Lifepack lebih lanjut di sini.

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Pertanyaan Seputar Lifepack

+

Apa itu Lifepack?

+

Apa yang membuat Lifepack berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Lifepack?

+

Berapa lama pengiriman obat saya?

+

Dokter spesialis apa saja yang tersedia di Lifepack?

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat Anda

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Konsultasi mobile Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Jaminan Lifepack untuk Anda

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Kebersihan Apotek Selalu Terjaga

Apoteker selalu dicek suhu badannya

Apoteker selalu menggunakan Sanitizer

Kemasan obat praktis dan aman

Pengiriman dilakukan tanpa kontak langsung

Artikel Terkait

ciri-ciri penyakit flek paru-paru

Kenali Ciri-Ciri Penyakit Flek Paru-Paru

tuberkulosis saat hamil

Hati-hati Tuberkulosis Saat Hamil, Atasi dengan TPT

Ibu dan Anak   29/04/2022
trombositopenia

Trombositopenia: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi

direktoriPenyakit   28/04/2022
cara pencegahan tpt

4 Cara Pencegahan Tuberkulosis dengan TPT

Thalassophobia: Penyebab, Gejala Dan Cara Mengatasi

Tebus Obat Tak Perlu Antre Lagi

Dapatkan atau Upload resep, obat siap dikirim ke lokasi Anda

Chat via Whatsapp

Respon Cepat, Jawaban Akurat

Download Aplikasi

Obat Dijamin Asli, Lengkap dan Murah

Pelajari Lebih Lanjut