Pandemi COVID-19 belum selesai hingga saat ini. Per 11 Januari 2021 jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 89.048.345 kasus dengan jumlah kematian 1.930.265 kasus. Di Indonesia sendiri, jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 per tanggal 11 Januari 2021 mencapai 836.718 kasus dengan jumlah kasus kematian mencapai 24.343 kasus. Tentu angka itu bukanlah angka yang sangat sedikit. Jumlah kasus yang terus meningkat harusnya mengingatkan kita bahwa kita perlu semakin berhati-hati dan melakukan upaya pencegahan dengan sebaik mungkin. Namun bagaimana jika kita sudah terinfeksi COVID-19? Apa sih yang dapat dilakukan? Bagaimana cara isolasi mandiri di rumah disaat pandemi? Tenang! Lifepack akan membagikan informasi lengkapnya lewat ulasan berikut ini.

Mengenal Apa Itu COVID-19

COVID-19 (Coronavirus Disease) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus corona jenis baru. Biasanya orang yang menderita penyakit ini akan mengalami gangguan pernapasan ringan hingga sedang. Penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan khusus. Namun pada orang dengan usia lanjut, penyakit jantung, diabetes, penyakit saluran pernapasan, dan penyakit kronis lainnya dapat mengalami kondisi COVID-19 yang lebih parah dibandingkan dengan orang biasa.

cara isolasi mandiri
Bagi Anda yang menjalankan isolasi mandiri, mungkin Anda masih bingung apa yang harus dilakukan atau bagaimana cara isolasi mandiri.

COVID-19 ditularkan melalui droplet, yaitu cairan yang keluar dari mulut atau hidung saat berbicara, bersin, atau batuk. Oleh karena itu penting bagi Anda untuk mencegah penularan COVID-19. Ya, penyakit ini dapat dicegah dengan beberapa upaya seperti menggunakan masker terutama saat beraktivitas di luar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol. Anda juga dapat mencegah penularan COVID-19 dengan melakukan pembatasan sosial atau social distancing.

Gejala COVID-19

Menurut CDC, orang dengan COVID-19 memiliki berbagai gejala mulai dari gejala yang ringan hingga parah. Biasanya gejala muncul 2-14 hari pescara seseorang terinfeksi. Gejala yang paling khas dari COVID-19, yaitu :

  1. Demam atau menggigil
  2. Batuk
  3. Kesulitan bernapas
  4. Nyeri otot
  5. Saki tkepala
  6. Kelelahan tanpa alasan yang jelas
  7. Kehilangan kemampuan untuk merasakan atau mencium bau
  8. Sakit tenggorokan (Baca juga Cara Mengobati Sakit Tenggorokan Dengan Ampuh)
  9. Pilek
  10. Mual atau muntah
  11. Diare (Baca juga Diare: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan)

Bagaimana Jika Sudah Terinfeksi?

Saat terinfeksi COVID-19, Anda diharapkan tenang dan segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke pelayanan kesehatan. Biasanya dokter akan menyarankan perawatan yang telah disesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda. Umumnya, orang dengan COVID-19 di atas usia 60 tahun dengan penyakit penyerta, dan gejala sedang akan dilakukan perawatan dan karantina di pelayanan kesehatan darurat khusus COVID-19.

Lalu bagaimana dengan orang yang memiliki gejala ringan? Ya, biasanya dokter akan menyarankan isolasi mandiri di rumah untuk mencegah penularan COVID-19 pada orang dengan gejala ringan.

Isolasi Mandiri

Bagi Anda yang menjalankan isolasi mandiri, mungkin Anda masih bingung apa yang harus dilakukan saat isolasi mandiri. Berikut pedoman isolasi mandiri yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, yaitu :

  1. Selalu menggunakan masker dan membuang masker bekas pakai di tempat khusus yang telah ditentukan.
  2. Jika Anda sakit atau mengalami gejala seperti demam, flu, dan batuk, maka tetap di rumah dan jangan beraktivitas ke luar rumah untuk mencegah penularan COVID-19.
  3. Manfaatkan fasilitas telemedicine atau sosial media kesehatan dan hindari penggunaan transportasi publik. Beritahu dokter dan perawat mengenai gejala yang Anda rasakan, serta riwayat kontak dengan pasien COVID-19 (Baca juga Pentingnya Layanan Telemedik di Masa Sekarang). 
  4. Selama isolasi mandiri di rumah, gunakan kamar terpisah dengan keluarga lain, dan jaga jarak 1 meter dari anggota keluarga.
  5. Tentukan pengecekan suhu harian, amati batuk dan sesak napas yang Anda alami. Hindari penggunaan barang bersama seperti alat makan, alat mandi, dan tempat tidur.
  6. Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta konsumsi makanan bergizi, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menerapkan etika batuk dan bersin.
  7. Jaga kebersihan dan kesehatan rumah dengan menggunakan cairan desinfektan. Selalu berada di ruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 15-30 menit.
  8. Hubungi fasilitas kesehatan jika Anda merasakan gejala yang semakin parah seperti sesak napas dan demam tinggi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Itulah informasi mengenai COVID-19, penularan, gejala, dan cara isolasi mandiri untuk pasien COVI-19. Semoga bermanfaat!

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Dapatkan rekomendasi vitamin harian personal kamu, dari A ke Z(inc) hanya di Jovee.

Ditulis oleh : Nada Karisma

Referensi :

CDC. 2020. COVID-19. Diakses pada 2021.

Kementerian Kesehatan RI. 2020. Protokol Isolasi Mandiri COVID-19. Diakses pada 2021.

Satuan Tugas Penanganan COVID-19. Data Sebaran. Diakses pada 2021.

WHO. 2020. Coronavirus. Diakses pada 2021.

Referensi

Jaminan Lifepack untuk Anda

Icon

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Pertanyaan Seputar Lifepack

+

Apa itu Lifepack?

+

Apa yang membuat Lifepack berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Lifepack?

+

Berapa lama pengiriman obat saya?

+

Dokter spesialis apa saja yang tersedia di Lifepack?

Artikel Terkait

cedera kepala

Waspada 5 Risiko Fatal Di Balik Cedera Kepala

Telemedik   25/01/2021, 17:56 WIB
fungsi otak besar

Pelajari Fungsi Otak Besar dan Bagian-Bagiannya

Telemedik   22/01/2021, 19:00 WIB
konsultasi dokter online

Mengenal Lifepack, Aplikasi untuk Konsultasi Dokter Online

Telemedik   21/01/2021, 20:00 WIB
pesan obat online

Tips Pesan Obat Online dan Keuntungannya

Telemedik   20/01/2021, 18:40 WIB
kutil kelamin adalah

Kutil Kelamin, Apakah Infeksi Yang Berbahaya?

Telemedik   19/01/2021, 20:00 WIB
Logo kemenkes

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat Anda

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo kemenkes

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Jaminan Lifepack untuk Anda

Icon

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Icon

Kebersihan Apotek Selalu Terjaga

Icon

Apoteker selalu dicek suhu badannya

Icon

Apoteker selalu menggunakan Sanitizer

Icon

Kemasan obat praktis dan aman

Icon

Pengiriman dilakukan tanpa kontak langsung

Artikel Terkait

cedera kepala

Waspada 5 Risiko Fatal Di Balik Cedera Kepala

Telemedik   25/01/2021, 17:56 WIB
fungsi otak besar

Pelajari Fungsi Otak Besar dan Bagian-Bagiannya

Telemedik   22/01/2021, 19:00 WIB
konsultasi dokter online

Mengenal Lifepack, Aplikasi untuk Konsultasi Dokter Online

Telemedik   21/01/2021, 20:00 WIB
pesan obat online

Tips Pesan Obat Online dan Keuntungannya

Telemedik   20/01/2021, 18:40 WIB
kutil kelamin adalah

Kutil Kelamin, Apakah Infeksi Yang Berbahaya?

Telemedik   19/01/2021, 20:00 WIB

Metode Pembayaran

metode pembayaran

Partner Pengiriman

partner pengiriman

Beli Obat Tanpa Antre

Lifepack melayani tebus resep, pembelian obat rutin dan Over The Counter (OTC). Pengiriman ke seluruh Indonesia.

Chat Dokter via Whatsapp

Respon Cepat, Jawaban Akurat

arrow right

Download Aplikasi

Konsultasi Dokter Gratis, Semakin Praktis

arrow right

Download Aplikasi Lifepack

Anda Seorang Dokter?