fbpx

Serba Serbi Levofloxacin, Obat untuk Mengatasi Infeksi Bakteri

Mei 13, 2020 | Obat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Ditinjau oleh: dr. Irma Lidia

Levofloxacin termasuk kedalam salah satu obat yang berguna untuk mengatasi berbagai penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Obat ini termasuk kedalam golongan antibiotik kuinolon dan tidak dapat dikonsumsi selain dari resep yang telah diberikan oleh dokter.

Apa Saja Manfaatnya?

Beberapa jenis penyakit yang disebabkan oleh bakteri antara lain sinusitis, infeksi jaringan lunak pada kulit. Selain itu, obat ini juga bisa digunakan untuk mengobati penyakit lain seperti penyakit pes  dan untuk penyakit anthrax. Cara kerja dari obat ini yaitu dengan membunuh bakteri yang terdapat di dalam tubuh dan mencegahnya untuk muncul kembali.

Levofloxacin biasanya digunakan sebagai obat antibiotik jika berbagai jenis antibiotik lain tidak mampu menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh bakteri.

Berapa Dosis Levofloxacin yang Dianjurkan?.

Untuk takaran dosis obat yang dianjurkan sangat berbeda bagi orang dewasa dan juga anak-anak. Namun jenis penyakit yang berbeda juga mempengaruhi takaran dosis yang dibutuhkan. Bagi orang dewasa, dosis levofloxacin rata-rata yang dianjurkan yaitu 500 mg per hari.

Dosis 500 mg ini dapat digunakan pada beberapa jenis penyakit antara lain sinusitis, bronkitis, infeksi kulit, dan juga prostat. Sedangkan dosis untuk penyakit pneumonia adalah 750 mg sehari yang dikonsumsi selama 7 hingga 14 hari.

Namun pada beberapa jenis penyakit tertentu, dosisnya dapat lebih rendah. Seperti pada penyakit kandung kemih, dosis levofloxacin yang dianjurkan yaitu 250 mg per hari. Salah satu jenis penyakit dengan dosis levofloxacin 250 mg adalah Infeksi Saluran Kemih (ISK) seperti penyakit sistitis dan uretritis.

Sedangkan rentang waktu pengkonsumsiannya sekitar 3 hingga 28 hari. Pada tingkat penyakit yang lebih parah, pengobatan dapat dilakukan hingga 60 hari.

Bagaimana Cara Penggunaan yang Tepat?

Penggunaan levofloxacin tidak boleh sembarangan. Anda harus berkonsultasi dengan dokter atau bisa juga dengan membaca informasi keterangan penggunaan yang tertera pada kemasan produk agar tidak terjadi kesalahan. 

Jika Anda mendapatkan resep untuk pengkonsumsian pada sekali minum, maka disarankan untuk mengkonsumsi obat ini secara oral pada pagi hari. Sedangkan jika dokter menyarankan dosis lebih dari sekali sehari, maka pastikan agar ada jarak cukup sekitar 12 jam sebelum mengkonsumsi kembali.

Apa Saja Risiko Interaksi Levofloxacin?

Beberapa jenis obat dapat menimbulkan resiko dan efek penyakit jika digunakan bersamaan dengan levofloxacin. Beberapa diantaranya adalah:

  • Jika digunakan bersamaan dengan obat antiaritmia golongan 1A dan golongan III maka akan menimbulkan efek denyut jantung menjadi lebih cepat.
  • Jika digunakan bersamaan dengan sukralfat, didanose, dan antasida maka akan menyebabkan penurunan penyerapan obat.
  • Jika digunakan bersamaan dengan obat antidiabetes seperti insulin maka akan mempengaruhi kadar glukosa pada tubuh.

Bagaimana Cara Penyimpanan yang Tepat?

Agar kandungan obat tidak berubah, maka Anda perlu menyimpannya pada suhu ruang dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Namun untuk lebih jelasnya, Anda dapat bertanya kepada dokter atau apoteker untuk mengetahui cara penyimpanan yang lebih tepat.

Apa Saja Efek Samping yang Ditimbulkan?

Hampir serupa dengan obat-obat kimia lain, levofloxacin juga dapat menimbulkan beberapa efek samping yang umum terjadi. Jenis-jenis efek samping tersebut antara lain

  • Diare
  • Mual
  • Pusing
  • Insomnia 

Peringatan Penggunaan

Walaupun jarang, konsumsi levofloxacin dapat meningkatkan risiko akan berkembangnya tendinitis (pembengkakan jaringan fibrosa yang menghubungkan tulang ke otot) atau tendon pecah (robeknya jaringan fibrosa yang menghubungkan tulang ke otot) selama konsumsi obat. Tendinitis atau tendon pecah dapat terjadi pada semua umur, namun risiko tertinggi terdapat pada orang dengan usia 60 tahun.

Jika Anda pernah melakukan transplantasi ginjal, jantung, atau paru-paru, penyakit ginjal; gangguan sendi atau tendon seperti rheumatoid arthritis atau Anda memiliki aktivitas fisik rutin. Selain itu beritahu dokter jika Anda menggunakan steroid oral atau suntik seperti deksametason, metilprednisolon (Medrol), atau prednison (Rayos).

Obat  levofloxacin memang sangat berguna untuk mengobati berbagai jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Namun yang harus diketahui jangan lupa untuk selalu berkonsultasi sebelum penggunaannya. Hal ini sangat penting terutama jika Anda menggunakan obat antasida, sedang dalam kondisi hamil dan menyusui serta berbagai keadaan lain. Semoga dapat menjadi informasi yang bermanfaat.

Dapatkan obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang.

Referensi:

U.S National Library of Medicine

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis