fbpx
BerandadirektoriPenyakitSakit Pinggang

Ditinjau oleh: dr. Amanda Ismoetia

sakit pinggang

Sebagian besar masyarakat pasti pernah mengalami yang namanya sakit pinggang. Rasa sakit ini tak hanya menimbulkan rasa tak nyaman, namun juga membatasi gerak tubuh orang yang mengalaminya. Simak penjelasan di bawah ini mengenai gejala dan penyebab sakit pinggang tersebut, serta rekomendasi obat sakit pinggang untuk menyembuhkannya.  

Gejala yang Ditimbulkan

Saat seseorang merasakan sakit di pinggangnya, ada beberapa gejala yang mungkin muncul. Gejala tersebut bisa berupa nyeri otot, hingga munculnya sensasi seperti terbakar dan tertusuk di area pinggang tersebut. Rasa sakit tersebut akan semakin menjadi-jadi, bahkan hingga menjalar ke kaki, jika orang yang mengalaminya membungkuk, mengangkat sesuatu, berdiri, ataupun berjalan. 

Umumnya, sakit pada pinggang ini bisa disembuhkan dengan perawatan mandiri di rumah, hanya dalam waktu beberapa minggu saja. Namun, dalam beberapa kasus, rasa sakit itu tak kunjung hilang. Jika kondisi terakhir Anda alami, baiknya segera lakukan konsultasi dengan dokter. Agar kondisinya tak makin parah, simak berikut ini gejala sakit di pinggang yang patut diwaspadai. 

  1. Rasa sakitnya bertahan lama, hingga berminggu-minggu
  2. Rasa sakitnya tak berkurang walau sudah beristirahat
  3. Rasa sakit menjalar hingga ke salah satu atau kedua belah kaki
  4. Sakit tersebut memicu rasa lemah hingga mati rasa di salah satu atau kedua belah kaki
  5. Sakit pada pinggang disertai dengan berkurangnya berat tubuh 

Kondisi yang Erat Kaitannya

  1. Cedera Otot atau Ligamen 

Sakit pinggang bisa disebabkan karena adanya cedera pada otot atau ligamen di area pinggang, yang sering juga disebut dengan istilah keseleo. Cedera otot tersebut bisa dialami seseorang saat ia tengah mengangkat sesuatu yang berat atau melakukan gerakan tiba-tiba yang memicu terjadinya cedera. Jika kondisi fisik sedang buruk, cedera tersebut bisa memicu kejang otot yang menyakitkan. 

  1. Penonjolan atau Ruptur Diskus

Diskus berperan sebagai bantalan antara tulang-tulang yang menjadi bagian dari tulang belakang manusia. Kandungan yang sifatnya lunak dalam diskus bisa menonjol atau pun pecah, yang kemudian menyebabkan tekanan pada sebuah saraf. Saat hal itu terjadi, maka seseorang bisa merasakan nyeri atau sakit di area pinggangnya.  

Jaminan Lifepack untuk Anda

  1. Artritis

Sakit di area pinggang bisa disebabkan karena seseorang tersebut menderita artritis. Artritis merupakan kondisi di mana terjadinya peradangan di sendi. Pada beberapa kasus, artritis pada tulang belakang bisa memicu penyempitan ruang di sekitar sumsum tulang belakang, yang mana kondisinya disebut stenosis spinal. 

  1. Osteoporosis

Anda mungkin sudah familiar dengan istilah osteoporosis. Osteoporosis merupakan kondisi di mana tulang mengalami pengeroposan atau kepadatannya berkurang. Ruas tulang belakang bisa mengalami patah yang terasa begitu menyakitkan, saat kondisinya sudah keropos dan tak lagi padat seperti sebelumnya. 

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

“Nyeri pinggang juga bisa menjadi salah satu tanda adanya batu ginjal, ditandai dengan nyeri di kedua pinggang belakang secara terus menerus, adanya gangguan buang air kecil, seperti BAK tidak lampias/tersendat. Saat BAK keluar pasir-pasir kecil dan  nyeri saat BAK, nyeri pinggang ini perlu penanganan segera oleh dokter ahli, karena jika dibiarkan akan mengakibatkan kerusakan ginjal yang lebih luas.” tambah dr. Amanda Ismoetia, tim dokter Lifepack.

Deretan Faktor yang Meningkatkan Risiko Sakit Pinggang 

sakit pinggang

Semua orang berisiko mengalami hal ini, tak peduli tua, muda, remaja, ataupun anak-anak. Namun, golongan usia yang rentan mengalami sakit tersebut memang yang sudah berusia lanjut. Simak berikut ini beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami sakit di pinggangnya. 

  1. Berusia di atas 30 atau 40 tahun
  2. Kurang olahraga
  3. Berat badan yang berlebihan atau mengalami obesitas
  4. Menderita penyakit yang dapat mempengaruhi pinggang
  5. Mengalami depresi atau gangguan kecemasan
  6. Kebiasaan merokok

Rekomendasi Obat Untuk Sakit Pinggang 

  1. Obat Pereda Rasa Sakit

Pengonsumsian obat anti peradangan non-steroid atau nonsteroidal antiinflammatory drugs (NSAIDs) seperti ibuprofen dan naproxen kemungkinan bisa meredakan rasa sakit di pinggang Anda. Pastikan Anda mengonsumsinya sesuai dengan anjuran yang tertera di kemasan obat tersebut atau sesuai dengan anjuran dari dokter. Jangan sesekali mengonsumsinya berlebihan.  Neu rheumacyl obat sakit pinggang merupakan salah satu obat dengan kandungan ibuprofen. Neo Rheumacyl Neuro Tablet – 10 kaplet – Obat Pereda Nyeri, Kesemutan, dan Keram (Rp115.800) dapat Anda beli di pasaran secara bebas.

  1. Obat Pelemas Otot Pinggang

Jika sekiranya sakit pinggang yang terbilang tak terlalu parah tak bisa teratasi dengan pengonsumsian obat di atas, dokter mungkin akan meresepkan obat pelemas otot. Perlu diketahui bahwa obat pelemas otot ini bisa membuat orang yang mengonsumsinya jadi mengantuk dan pusing. Jadi, sebaiknya gunakan obat ini kala akan beristirahat. 

Jaminan Lifepack untuk Anda

  1. Obat Pereda Rasa Sakit Topikal

Penggunaan obat topikal atau oles juga bisa mengobati rasa sakit di pinggang. Ada banyak pilihan obat topikal yang bisa meredakan sakit ini di pasaran, Anda bahkan bisa membelinya langsung di apotek terdekat tanpa resep dokter. Obat topikal pereda rasa sakit tersebut ada yang berupa krim, gel, minyak, atau pun patch

Itulah tadi ulasan mengenai gejala, faktor penyebab, serta rekomendasi obat sakit pinggang yang bisa dikonsumsi saat seseorang mengalaminya. Penyakit ini bisa dialami oleh siapa saja, walaupun lebih rentan dialami oleh orang lanjut usia. Segera periksakan sakit pinggang yang Anda alami, karena jika rasa sakitnya tak kunjung hilang ini dapat makin memburuk.

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Dengan Lifepack, Anda dapat menolong pasien tanpa rasa khawatir. Konsultasi dengan pasien jadi lebih aman dan nyaman dimana saja. Daftar sekarang dan rasakan kemudahan saat menolong pasien

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Referensi

Pertanyaan Seputar Lifepack

+

Apa itu Lifepack?

+

Apa yang membuat Lifepack berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Lifepack?

+

Berapa lama pengiriman obat saya?

+

Dokter spesialis apa saja yang tersedia di Lifepack?

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat Anda

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Konsultasi mobile Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Jaminan Lifepack untuk Anda

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Kebersihan Apotek Selalu Terjaga

Apoteker selalu dicek suhu badannya

Apoteker selalu menggunakan Sanitizer

Kemasan obat praktis dan aman

Pengiriman dilakukan tanpa kontak langsung

Artikel Terkait

pembesaran kantung udara di paru-paru

Emfisema: Pembesaran Kantung Udara di Paru-Paru

direktoriPenyakit   10/11/2022
perbedaan demam berdarah malaria

Perbedaan Demam Berdarah dan Malaria

direktoriPenyakit   27/09/2022
demam berdarah dan tifus

Wajib Tahu! Perbedaan Demam Berdarah dan Tifus

direktoriPenyakit   26/09/2022
fase demam berdarah

Jangan Lengah, Ini 3 Fase Demam Berdarah yang Harus Dipahami

direktoriPenyakit   05/09/2022
jantung koroner

Jantung Koroner: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Pencegahan

direktoriPenyakit   02/09/2022

Tebus Obat Tak Perlu Antre Lagi

Dapatkan atau Upload resep, obat siap dikirim ke lokasi Anda

Chat via Whatsapp

Respon Cepat, Jawaban Akurat

Download Aplikasi

Obat Dijamin Asli, Lengkap dan Murah

Pelajari Lebih Lanjut

Metode Pembayaran

metode pembayaran

Partner Pengiriman