fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Polip di hidung adalah suatu kondisi tumbuhnya jaringan abnormal yang terdapat pada saluran pernapasan hidung atau sinus. Kondisi pada jaringan ini terasa lembut, rasanya tidak seperti kanker dan tidak bersifat ganas. Jaringan tersebut dapat muncul pada bagian sinus menuju rongga hidung. Jaringan atau benjolannya pun tidak terlalu membahayakan bagi penderita. Bentuk polip hidung hampir menyerupai seperti buah anggur dengan posisi menggantung di bagian dalam hidung.

Informasi

Penyakit polip hidung dapat dialami oleh siapa saja, namun lebih sering terjadi pada orang dewasa yang telah memasuki usia di atas 40 tahun dan jarang sekali dialami pada usia yang masih anak-anak. Anak-anak di bawah usia 10 tahun sangat jarang mengalami kondisi ini. Polip hidung sering menyerang laki-laki 2 kali lipat dibandingkan pada perempuan. Penyakit ini juga dapat menyerang individu dari berbagai kelas sosial maupun kelompok ras.

Gejala

Ada beberapa gejala yang dapat terjadi pada seseorang yang menderita polip hidung antara lain : 

  • Mengalami sakit kepala
  • Gangguan tidur seperti mendengkur
  • Hidung berair atau tersumbat
  • Hilangnya indera penciuman 
  • Sering mimisan
  • Terdapat rasa gatal pada area mata
  • Rasa tertekan pada area kening dan wajah 
  • Timbul bersin-bersin, serta mengalami sakit pada gigi rahang atas 

Gejala polip hidung sebenarnya hampir mirip dengan gejala seseorang yang sedang flu atau pilek. Selain itu, gejala polip hidung dapat menghilang dalam hitungan hari. Bila mengalami gejala polip hidung, maka segera temui dokter untuk diperiksa lebih lanjut. 

Bila terjadi infeksi sinus hal ini dikarenakan adanya cairan sinus yang tidak dapat mengalir keluar. Beberapa gejala dari sinusitis yang muncul antara lain: 

  • Mengalami demam
  • Timbulnya bau mulut tidak sedap 
  • Hidung tersumbat dan berair serta hilangnya indera penciuman

Jika dibiarkan dan berkepanjangan, maka gejala sinusitis akan menyebabkan terjadinya penyebaran infeksi ke mata. Kondisi tersebut tentu mengakibatkan pembengkakan pada mata dan bisa memengaruhi penglihatan mata.

Penyebab

Penyebab pasti polip hidung hingga kini masih belum dapat diketahui secara pasti oleh para ahli. Belum ada yang dapat mengungkap secara pasti faktor pemicu terjadinya peradangan sehingga menyebabkan munculnya polip. Kemunculan penyakit polip ini kemungkinan terjadi dari hasil inflamasi akibat alergi, asma, infeksi dan kelainan pada sistem kekebalan tertentu. 

Beberapa ahli meyakini bahwa peradangan dan pembengkakan hidung disebabkan oleh cairan lendir yang menumpuk di rongga hidung dan sinus. Lambat laun, sel-sel yang terdapat pada hidung akan menurun akibat gaya gravitasi sehingga hal itulah kemungkinan yang menyebabkan polip muncul. Selain itu, para ahli menyatakan bahwa penyebab utama kemunculan polip karena adanya infeksi virus, bakteri, alergi dan respon imun terhadap jamur. 

Faktor Resiko

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya polip hidung antara lain : 

  • Sinusitis atau alergi akibat jamur
  • Asma yang diakibatkan terdapat penyempitan pada saluran udara 
  • Alergi rhinitis atau alergi terhadap debu dan bulu hewan yang dapat menyebabkan gejala pilek 
  • Menderita cystic fibrosis atau kelainan genetik yang dapat tumbuh dan menghasilkan cairan lengket tidak normal di dalam tubuh
  • Kekurangan vitamin D
  • Faktor genetik
  • Menderita sindrom Churg-Strauss 
  • Mengalami peradangan pada pembuluh darah 

Diagnosis

Dalam mendiagnosis penyakit polip hidung, dokter akan melakukan wawancara medis terlebih dahulu terhadap pasien. Dokter akan mengajukan pertanyaan tentang gejala-gejala dan penyakit yang pernah dialami pasien. Setelah itu, dokter melakukan pemeriksaan fisik dengan cara melihat pada area lubang hidung. 

Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan yang meliputi tes alergi, tes pencitraan, endoskopi hidung dan tes genetik jika polip hidung disebabkan oleh cystic fibrosis. Selain itu, pemeriksaan tes darah juga akan dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut kadar vitamin D yang terdapat dalam tubuh.

Pengobatan

Untuk kondisi polip hidung yang masih berukuran kecil dapat diatasi dengan mengonsumsi obat-obatan. Namun, jika polip hidung ukurannya semakin membesar, maka salah satu cara yang dilakukan adalah dengan melakukan operasi. 

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan penderita untuk mengatasi polip hidung, antara lain: 

  • Mengonsumsi obat untuk mengurangi peradangan serta mengecilkan ukuran polip, mengonsumsi obat yang sudah diinstruksikan oleh dokter untuk membantu mengatasi alergi.
  • Melakukan operasi pengangkatan polip hidung jika penderita sudah mengalami kondisi parah. Selain pengangkatan polip, operasi ini juga digunakan untuk memperbaiki masalah sinus yang sering menyebabkan inflamasi.

Pencegahan

Beberapa pencegahan yang dapat dilakukan agar terhindar dari penyakit polip hidung dengan cara: 

  • Membiasakan diri untuk selalu mencuci tangan secara rutin agar bersih
  • Hindari memasukkan jari ke dalam hidung terlalu sering
  • Hindari hal-hal yang menjadi penyebab alergi hidung seperti debu, asap rokok, asap kendaraan bermotor, bulu hewan dan serbuk sari
  • Upayakan udara di dalam ruangan agar tetap lembab dan bersih

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis