fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Salah satu obat untuk mengatasi perdarahan adalah obat Asam Traneksamat. Obat ini digunakan untuk membekukan darah pada saat terjadi perdarahan. Pada kondisi tubuh tertentu, obat ini tidak bisa bekerja secara efektif. Sehingga penggunaannya harus diikuti dengan resep dokter dan pengawasannya.

Informasi

Asam Traneksamat mempunyai sistem kerja dengan cara menghambat hancurnya darah yang sudah dibentuk. Sehingga darah tersebut bisa berhenti dengan lebih cepat dan mudah. Biasanya obat ini digunakan oleh pasien wanita menorrhagia atau pasien setelah cabut gigi dan mengalami perdarahan.

Obat ini juga bisa digunakan untuk menghentikan pendarahan setelah operasi. Serta untuk mengobati mimisan, perdarahan pada mata, gusi berdarah, hingga kelainan genetik yang membuat kulit menjadi bengkak dan ruam.

Di pasaran, obat jenis Asam Traneksamat ini di jual dalam beberapa merek dagang. Diantaranya Clonex 500, Pytramic 500, Tranec, Ronec, Tramix, Tranxa, Intermic, Nexa, dan masih banyak lagi. Penggunaan obat ini harus disertai petunjuk dokter agar tidak menyebabkan gejala lain yang justru membuat lebih parah.

Dosis

Dosis untuk Asam Traneksamat ini ditentukan sesuai dengan kondisi tubuh pasien. Serta riwayat kesehatan pasien berdasarkan umurnya. Sehingga dapat membuat obat bekerja dengan efektif dan cepat. 

Perdarahan Jangka Pendek

Untuk perdarahan yang tidak parah dan dalam jangka pendek, bisa disuntikan atau dikonsumsi dalam bentuk tablet. Jika disuntikan, dosis untuk orang dewasa adalah 5 sampai 10 mg/kgBB untuk penggunaan 3 kali sehari. Jika menggunakan dosis 25 sampai 50 mg dilakukan sehari sekali. 

Jika dikonsumsi dalam bentuk kapsul, dosis yang diberikan 10 sampai 15 mg/kgBB untuk 2 sampai 3 kali sehari. Untuk penggunaan suntikan pada anak-anak diberikan dengan dosis 15 sampai 20 mg/kg BB. Dan diberikan untuk 2 sampai 3 kali sehari. Sedangkan dalam bentuk kapsul, dosis anak-anak 25 mg/kgBB selama 2 sampai 3 kali sehari.

Hereditary Angioedema

Untuk mengatasi masalah ini, Asam Traneksamat bisa diberikan dalam bentuk kapsul. Dosis untuk orang dewasa sebanyak 10 sampai 15 mg selama 2 sampai 3 kali sehari. Dan dosis untuk anak-anak  harus sesuai dengan resep dokter dan petunjuk dalam kemasan.

Kontraindikasi

Interaksi dengan Obat Lain

Asam Traneksamat bisa menyebabkan interaksi yang serius jika dikonsumsi bersamaan dengan obat jenis lain. Interaksi tersebut diantaranya:

Obat Asam Traneksamat dengan Hormon Estrogen

Jika penggunaan Asam Traneksamat bersamaan dengan hormon estrogen dan penyebab pembekuan, bisa menyebabkan interaksi berbahaya. Gejala yang muncul dapat berisiko terjadinya gumpalan darah yang dapat menyumbat pembuluh darah.

Obat Asam Traneksamat dengan Tretinoin

Jika obat ini dikonsumsi dengan tretinoin bisa menyebabkan pembentukan gumpalan darah yang sangat fatal, terutama bagi penderita leukimia.

Kelompok Orang Berisiko

Selain menimbulkan interaksi saat dikonsumsi bersama obat lain, Asam Traneksamat juga bisa menyebabkan risiko tinggi pada beberapa pasien berikut:

Penderita Perdarahan Subarachnoid

Bagi pasien yang pernah mengalami perdarahan tersebut dapat menimbulkan risiko yang berbahaya. Termasuk penderita deep vein thrombosis yaitu penggumpalan darah.

Gangguan Penyakit Dalam

Untuk penderita gangguan hati, penglihatan, ginjal, dan saluran kemih dapat berisiko tinggi jika mengonsumsi obat ini.

Penderita Leukimia

Asam Traneksamat dapat berbahaya jika digunakan oleh penderita leukimia. Karena pasien tersebut harus menjalani kemoterapi dan pengobatan lain. Sehingga membuat adanya interaksi yang berisiko jika mengonsumsi obat ini.

Setelah mengonsumsi obat ini, dan menimbulkan reaksi alergi segera menghubungi dokter. Termasuk bagi wanita haid yang mengonsumsi obat ini untuk meredakan rasa nyeri namun tak kunjung membaik. Segera periksakan diri ke dokter sebelum terjadinya gejala yang berbahaya.

Efek Samping

Asam Traneksamat dapat menyebabkan gangguan lain pada beberapa pasien. Obat ini juga mempunyai efek samping yang lebih serius, yaitu:

  • Tubuh terasa lemas dan lelah
  • Nyeri pada punggung dan perut
  • Nyeri sendi dan otot
  • Diare, mual dan muntah
  • Gangguan pernapasan dan hidung tersumbat
  • Sakit kepala berat dan pusing
  • Migrain dan anemia

Cara Konsumsi

Cara mengonsumsi Asam Traneksamat yang benar harus diikuti dengan resep dan petunjuk dokter. Baca juga petunjuk pada label kemasan sebelum menggunakan obat ini. Konsumsi obat sesuai dengan dosis yang ditentukan. Jangan mengurangi dan menambahkan dosis obat tanpa pengetahuan dokter.

Anda bisa mengonsumsi obat ini sebelum makan atau setelahnya. Untuk mengonsumsi asam tranekasamat tablet, bisa menggunakan air putih. Jangan mengunyah atau menghancurkan obat ini karena bisa menyebabkan munculnya efek samping yang berbahaya.

Konsumsi obat ini pada waktu yang sama untuk setiap harinya. Jangan menggandakan dosis obat jika terlambat mengonsumsi Asam Traneksamat. Jika ingin berhenti, mengonsumsi vitamin, suplemen atau obat lain, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Jangan berhenti secara langsung dan mendadak, karena bisa menyebabkan risiko tinggi.

Selalu simpan obat ini pada tempat yang kering dan tertutup. Jauhkan dari sinar matahari, tempat lembab, dan jangkauan anak-anak. Perhatikan tanggal dan kualitas produk sebelum memilih obat Asam Traneksamat ini di apotek.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis