Mengenal Tanda dan Gejala Hipertensi, Serta Pencegahannya

Jun 29, 2020 | Hipertensi | 0 comments

Artikel ini telah ditinjau oleh Nada Karisma

Ditinjau oleh: dr. Fala Adinda

Anda mungkin sudah familiar dengan hipertensi. Ya, hipertensi merupakan tekanan darah tinggi yang dapat menyerang siapa saja. Darah dipompa oleh jantung untuk disalurkan ke seluruh tubuh. Jika Anda menderita hipertensi, darah dipompa oleh jantung dengan tekanan tinggi terhadap pembuluh darah. Hal ini dapat menyebabkan jantung Anda mengalami beban yang lebih berat untuk memompa jantung ke seluruh tubuh. Penyakit ini dapat meningkatkan risiko Anda terhadap penyakit jantung, stroke, hingga ginjal.

Tekanan darah terbagi menjadi dua, yaitu tekanan darah sistolik dan diastolik. Tekanan sistolik terjadi ketika ventrikel kiri jantung memompa darah keluar dari jantung. Sedangkan tekanan diastolik terjadi di antara detak jantung ketika jantung terisi oleh darah kembali.

Tanda dan Gejala Hipertensi

Umumnya, hipertensi tidak menimbulkan tanda dan gejala sampai kondisi ini menimbulkan masalah kesehatan serius. Namun jika menimbulkan gejala, biasanya dapat berupa:

  • Sakit kepala
  • Mimisan
  • Detak jantung yang tidak normal
  • Gangguan penglihatan

Jika gejala memburuk, Anda mungkin dapat merasa beberapa gejala lain seperti:

  • Kelelahan yang berlebihan
  • Dada seperti ditekan
  • Tremor

Klasifikasi Tekanan Darah

Untuk mengetahui apakah Anda memiliki tekanan darah yang normal, berikut ini klasifikasi tekanan darah yang dapat membantu Anda untuk mengenali tingkat tekanan darah.

  • Normal: kurang dari 120/80 mmHg
  • Pre hipertensi: 120/80 – 129/80 mmHg
  • Hipertensi Tahap 1: 130/80 mmHg – 139/89 mmHg
  • Hipertensi Tahap 2: lebih dari 140/90 mmHg

Pencegahan Hipertensi

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, hipertensi dapat meningkatkan risiko Anda terhadap penyakit kronis lainnya seperti penyakit jantung, stroke, dan ginjal. Meskipun begitu, Anda tetap dapat mencegahnya dengan menghindari faktor-faktor yang dapat menyebabkan hipertensi, antara lain:

  • Merokok
  • Obesitas
  • Konsumsi alkohol berlebihan
  • Kurang aktivitas fisik
  • Konsumsi obat-obatan terlarang seperti kokain
  • Kekurangan tidur
  • Konsumsi obat-obatan yang dapat meningkatkan tekanan darah seperti antidepresan, dengkogestan, pil KB, dan obat-obatan golongan NSAID (Non Steroidal Anti Inflammatory Drugs)

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Mengenal Faktor Risiko Penyebab Penyakit Hipertensi
Bahaya Merokok Terhadap Kesuburan Pria dan Wanita
Cara Menjaga Kesehatan Ginjal Supaya Tetap Berfungsi Normal
4 Makanan yang Dapat Menurunkan Tekanan Darah
3 Komplikasi Hipertensi yang Perlu Anda Waspadai
Kenali Bahaya Hipertensi, Penyebab Kematian Yang Sering Muncul Tanpa Gejala
Awas, Bahaya Hipertensi Juga Bisa Mengancam Millennials!
Cara Untuk Mendeteksi dan Mengatasi Hipertensi

Selain itu Anda juga dapat mencegah hipertensi dengan melakukan manajemen stres dan memeriksakan tekanan darah secara berkala untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda.

Itulah beberapa informasi mengenai tanda dan gejala hipertensi dan cara mencegahnya. Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.Tebus resep obat-obatan penyakit kronis seperti hipertensi dengan mudah dengan mengunduh aplikasi Lifepack yang tersedia di Google Play Store dan App Store sekarang juga.