fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Leptospira interrogans. Bakteri ini ditemukan pada air kencing, darah, atau jaringan hewan pengerat. Apabila Anda berkontak langsung dengan hewan terinfeksi tersebut, maka kemungkinan besar akan terkena leptospirosis. 

Tidak hanya itu saja, Anda juga berisiko terkena leptospirosis apabila menyentuh tanah, air, atau tanaman yang terkontaminasi oleh urin binatang terinfeksi. Beberapa jenis hewan yang dapat menularkan penyakit ini yaitu:

  • Sapi
  • Babi
  • Anjing
  • Reptil 
  • Amfibi
  • Tikus dan hewan pengerat lainnya

Informasi

Bakteri Leptospira interrogans dibawa oleh hewan diatas dan berpindah melalui urin atau darah hewan. Meskipun menimbulkan leptospirosis pada seseorang, namun penyakit ini jarang menular antar manusia. Nah, jika Anda merasakan gejala leptospirosis, sebaiknya segera mungkin periksa ke dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Jika tidak, akan menyebabkan masalah-masalah kesehatan lain seperti penyakit ginjal, meningitis, gagal hati, gangguan pencernaan, hingga kematian.

Gejala

Leptospirosis banyak ditemukan didaerah beriklim sedang dan tropis. Biasanya, penyakit ini akan mewabah saat terjadi perubahan lingkungan yang ekstrim, seperti banjir bandang. Leptospirosis juga banyak ditemukan di pemukiman kumuh dan daerah dengan sanitasi yang kurang baik. Penyakit ini dapat menyerang siapapun. Tanda dan gejala leptospirosis dibagi menjadi dua fase.

Fase Pertama

Fase ini muncul selama 5 hingga 7 hari dengan gejala-gejala meliputi:

  • Demam tinggi
  • Muntah
  • Diare
  • Mata memerah
  • Nyeri otot, terutama otot paha dan betis
  • Ruam
  • Panas-dingin
  • Sakit kepala

Fase Kedua

Fase kedua akan muncul 1 atau 2 minggu kemudian dengan tanda-tanda berikut.

  • Demam kuning
  • Gagal ginjal
  • Detak jantung tidak teratur
  • Masalah pada organ paru-paru
  • Meningitis
  • Mata merah

Lebih lanjut, gejala leptospirosis yang ditunjukkan tergantung pada organ tubuh mana yang terkena infeksi. Segera hubungi dokter apabila mengkhawatirkan gejala tertentu dan mengalami gejala berikut.

  • Kulit dan mata menguning
  • Kaki dan tangan menguning
  • Nyeri dada
  • Napas memendek
  • Batuk berdarah

Penyebab

Telah disebutkan bahwa penyebab leptospirosis adalah infeksi bakteri Leptospira interrogans. Bakteri tersebut ditemukan pada hewan dan tempat tertentu. Apabila hewan terinfeksi,  maka bakteri akan masuk ke ginjal dan keluar melalui urin. Bakteri ini dapat bertahan di lingkungan luar yang lembab dan hangat selama beberapa bulan. Anda dapat terinfeksi apabila mata, mulut, hidung, atau luka terbuka pada kulit Anda bersentuhan dengan:

  • Urin, darah, atau jaringan hewan yang membawa bakteri
  • Air yang terkontaminasi bakteri Leptospira interrogans
  • Tanah yang terkontaminasi bakteri Leptospira interrogans 
  • Digigit oleh binatang terinfeksi bakteri Leptospira interrogans  

Pertumbuhan Leptospira interrogans terbagi menjadi dua yaitu periode inkubasi selama 2-26 hari dan infeksi. Penularan dari satu orang ke orang lain sangat jarang terjadi.

Faktor Risiko

Seseorang yang memiliki risiko terkena leptospirosis lebih besar adalah:

  • Orang yang bekerja diluar ruangan atau dengan binatang, seperti petani, dokter hewan, tukang daging, pekerja selokan, pekerja potong hewan, dan lain-lain
  • Orang yang berkemah
  • Tentara
  • Penambang
  • Orang yang mandi di danau, sungai, atau kanal air tawar

Diagnosis

Diagnosis penyakit leptospirosis tidaklah mudah karena gejalanya hampir sama dengan penyakit lain, terutama infeksi yang sering terjadi di daerah tropis. Terlebih dulu, dokter akan bertanya mengenai riwayat kesehatan dan faktor risiko yang Anda miliki. Sampaikan kepadanya aktivitas harian Anda, pekerjaan, dan perjalanan belakangan ini. Apabila dokter menduga penyakit leptospirosis atau infeksi bakteri lain, akan ada pemeriksaan lanjutan seperti berikut.

  • Tes urin
  • Tes darah
  • Pemeriksaan fungsi ginjal
  • Pemeriksaan fungsi hati
  • Foto rontgen paru-paru

Pada kasus leptospirosis yang tergolong parah yaitu penyakit Weil, dokter akan melakukan scan pencitraan seperti x-ray dada dan tes untuk memeriksa fungsi hati serta ginjal. Hasil pemeriksaan tersebut akan membantu dokter mempelajari organ apa yang telah terinfeksi.

Pengobatan

Leptospirosis yang tergolong ringan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa perlu penanganan lebih lanjut. Namun, pada kasus infeksi yang parah hingga menderita penyakit Weil, pengobatan berikut ini akan diberikan.

  • Antibiotik, seperti amoxicillin, ampicillin, penicillin, doxycycline, atau cephalosporin untuk mengurangi gejala
  • Pengobatan lainnya apabila penyakit ini memengaruhi organ tubuh lainnya, seperti hipotensi, gagal hati, atau cedera ginjal akut. Maka, penanganan yang diperlukan yaitu pemberian infus cairan, pemantauan kerja jantung, pemakaian alat bantu pernapasan, hingga dialisis atau cuci darah.

Pencegahan

Untuk mencegah terjangkit penyakit leptospirosis, maka beberapa upaya yang bisa Anda lakukan diantaranya:

  • Hindari air yang terkontaminasi, sebelum dikonsumsi pastikan kebersihan airnya
  • Jauhi binatang yang rentan terinfeksi bakteri
  • Gunakan desinfektan
  • Gunakan pakaian yang melindungi tubuh dari kontak hewan pembawa bakteri Leptospira interrogans
  • Segera mandi setelah berolahraga dalam air
  • Jaga kebersihan, seperti cuci tangan setelah kontak langsung dengan hewan maupun sebelum makan
  • Vaksinasi hewan piaraan supaya bebas dari bakteri Leptospira interrogans
  • Lebih cermat terhadap lingkungan saat bepergian

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis