fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Nama Hyaluronic acid rasanya sudah tidak asing lagi di telinga para pecinta produk perawatan kulit dan kecantikan. Pasalnya hyaluronic acid adalah senyawa yang digadang-gadang memiliki manfaat yang sangat hebat untuk mencegah timbulnya penuaan serta untuk melembabkan kulit. Senyawa Hyaluronic acid tersedia dalam berbagai produk perawatan kecantikan seperti krim, pelembab, serum wajah, masker pelembab dan sebagainya.

Informasi 

Masalah penuaan dan kerusakan pada kulit tentu menjadi hal yang sangat mengganggu karena akan merusak penampilan Anda. Oleh sebab itulah produk-produk kecantikan terus berlomba-lomba berinovasi melahirkan produk yang disinyalir dapat mencegah penuaan dan mencegah kerusakan kulit akibat paparan radikal bebas. 

Salah satu kandungan yang sekarang tengah digandrungi adalah Hyaluronic acid atau HA. Hyaluronic acid sendiri sebenarnya adalah senyawa alami yang telah ada di kulit manusia. Molekul Hyaluronic acid pada tubuh manusia memiliki fungsi sebagai penghidrasi kulit serta rambut, bertugas sebagai bantalan persendian dan saraf. Keberadaan Hyaluronic acid akan meningkatkan produksi kolagen sehingga kulit lebih kenyal dan lembut.

Selain itu, Hyaluronic acid ternyata adalah senyawa yang juga berperan sebagai antioksidan yang dapat mencegah paparan radikal bebas yang merusak. Melihat kemampuannya yang sangat hebat, para produsen produk kecantikan pun kemudian memproduksi Hyaluronic acid buatan yang disinyalir memiliki kemampuan yang sama dengan Hyaluronic acid alami. 

Hyaluronic acid atau asam hialuronat selain bermanfaat sebagai tambahan produk kecantikan juga digunakan sebagai obat untuk terapi gangguan persendian seperti osteoarthritis. Selain untuk mengatasi persendian, Hyaluronic acid juga digunakan ketika operasi mata untuk transplantasi kornea, mengangkat katarak serta mengobati retina yang lepas. 

Hyaluronic acid dikenal dapat mengurangi jumlah kerutan yang ada di area sekitar mata berdasarkan penelitian uji klinis yang diterbitkan ke Journal of Cosmetic Dermatology tahun 2014. 

Dosis 

Jika ingin menggunakan produk kecantikan mengandung Hyaluronic acid maka disarankan agar mencari yang kandungan Hyaluronic acid sebesar 1%. Pasalnya Hyaluronic acid hanya akan terserap ke permukaan kulit saja. Untuk penggunaan produk kecantikan yang mengandung Hyaluronic acid sebaiknya dilakukan secara rutin agar mendapatkan efeknya untuk jangka panjang. 

Penggunaan produk kecantikan seperti krim oles dengan Hyaluronic acid bisa disesuaikan dengan anjuran pada kotak kemasan. Sementara untuk penggunaan obat Hyaluronic acid dalam sediaan suntikan maka harus dilakukan oleh petugas medis professional.

Kontraindikasi 

Interaksi dengan Obat Lain 

Sampai saat ini belum terdapat informasi lebih lanjut terkait interaksi senyawa Hyaluronic acid terhadap obat-obatan lainnya baik itu obat medis ataupun obat  herbal. Sejauh ini diketahui kandungan senyawa Hyaluronic acid cukup aman digunakan bersamaan dengan obat lainnya terutama krim kulit baik herbal dan kimia.

Kelompok Orang Berisiko 

Orang hamil dan wanita yang sedang menyusui mungkin berada dalam kelompok orang berisiko jika menggunakan Hyaluronic acid. Sejauh ini memang belum ditemukan bukti spesifik atau hasil studi terkontrol terhadap wanita hamil mengenai efek penggunaan Hyaluronic acid.

Pemberian melalui suntikan oleh tenaga medis kemungkinan besar aman ketika hamil. Dokter hanya akan memberikan Hyaluronic acid apabila manfaat yang diperoleh lebih besar ketimbang risiko. 

Penggunaan krim oles yang mengandung Hyaluronic acid selama kehamilan sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu meski banyak ahli yang mengatakan cukup aman. Sementara penggunaan Hyaluronic acid selama menyusui kemungkinan aman, namun belum banyak studi yang membuktikan,, sebaiknya tetap berhati hati karena dikhawatirkan Hyaluronic acid dapat terserap ke ASI. 

Efek Samping

Sampai saat ini tidak ditemukan efek samping yang timbul akibat penggunaan Hyaluronic acid. Asam hialuronat disebut sangat aman baik yang tersedia dalam bentuk krim oles, obat oral yang dikonsumsi maupun dalam bentuk sediaan suntikan. Selain itu, obat dengan kandungan Hyaluronic acid juga disebut jarang menimbulkan efek alergi.

Pasalnya, Hyaluronic acid bekerja hanya di permukaan kulit dan tidak sampai masuk ke tubuh. Sementara untuk pemberian Hyaluronic acid melalui suntikan oleh dokter kulit mungkin dapat menimbulkan efek samping ringan dan mudah diatasi. Efek samping yang mungkin muncul adalah pembengkakan di area yang disuntik serta kulit yang berubah kemerahan. Hanya saja efek samping ini mudah hilang sendiri.

Hanya saja, apabila Anda memiliki riwayat alergi terhadap penggunaan obat tertentu maka sebaiknya lakukan tes terlebih dahulu terutama untuk obat olesnya. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu mengenai keamanan penggunaannya.

Cara Konsumsi

Cara konsumsi atau penggunaan dari Hyaluronic acid tentu sangat disesuaikan dengan sediaannya serta tujuan penggunaan. Hyaluronic acid yang digunakan untuk terapi gangguan sendi maka dikonsumsi dengan cara oral melalui mulut maupun disuntik langsung ke persendian. Penyuntikan ke persendian yang sakit dilakukan oleh petugas kesehatan.

Sementara Hyaluronic acid yang tersedia dalam bentuk krim pelembab digunakan dengan cara dioleskan tipis-tipis ke wajah. Hyaluronic acid juga tersedia dalam bentuk krim untuk menyembuhkan luka dan luka bakar. Cara pakainya yakni dengan dioles tipis ke area luka.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis