fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Gliclazide merupakan obat dengan golongan antidiabetes. Obat gliclazide adalah obat yang dikonsumsi untuk mengontrol gula darah di dalam tubuh. Obat ini dikonsumsi oleh pasien yang sedang mengidap diabetes tipe 2. 

Gula darah merupakan salah satu energi yang dibutuhkan oleh tubuh. Gula darah yang stabil akan menjaga kesehatan tubuh. Tetapi, jika gula darah terlalu berlebihan akan menyebabkan diabetes. 

Informasi 

Gliclazide merupakan obat yang digunakan untuk pasien yang mengalami diabetes tipe 2. Obat gliclazide ini digunakan untuk mengontrol glukosa darah yang ada di dalam tubuh manusia. Obat ini merupakan obat yang tergolong dalam kategori N. Kategori N merupakan obat yang masih belum diketahui keamanan obatnya. 

Obat gliclazide dibeli atau ditebus dengan resep obat. Maka dari itu, Anda harus melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat. 

Dosis 

Dosis obat ditentukan oleh dokter, karena lebih paham dengan kondisi seseorang. Penentu dosis obat gliclazide, didasarkan dengan kondisi kesehatan pasien dan berat badan pasien. Bahkan, tidak hanya itu penentu dari dosis obat gliclazide adalah umur pasien. 

Terdapat dosis umum untuk mengonsumsi gliclazide. Terutama untuk dosis orang dewasa. Dosis untuk orang dewasa yang mengidap diabetes melitus tipe 2 yaitu dosis awal cukup dengan 40-80 mg dalam sehari. Dosis bisa saja ditingkatkan mencapai 320 mg, dalam sehari-hari apabila sangat dibutuhkan. Dosis > 160 mg, dengan dosis tunggal atau dosis terbagi dua dalam sehari. 

Dosis untuk anak-anak masih belum mendapatkan ketentuan khusus. Jadi, untuk dosis anak-anak, masih belum mendapatkan kepastian apakah bisa untuk dikonsumsi atau tidak dapat dikonsumsi. 

Kontraindikasi 

  1. Beritahukan kepada dokter, apabila memiliki alergi gliclazide atau obat yang serupa. 
  2. Memberitahukan kepada dokter, apabila Anda pasien diabetes melitus yang tergantung dengan insulin. 
  3. Beri tahu dokter segera, apabila Anda memiliki riwayat penyakit ginjal atau hati kronis. 
  4. Apabila Anda memiliki riwayat pra koma serta koma saat diabetes, maka konsultasikan dengan dokter. 
  5. Apabila saat ini Anda mengonsumsi obat untuk infeksi jamur, maka bicarakan kepada dokter. 
  6. Apabila Anda melakukan operasi benturan atau infeksi, maka bicarakanlah dengan dokter. 
  7. Apabila Anda penyakit bawaan lahir, maka beritahukan kepada dokter. 

Interaksi dengan Obat Lain 

  1. Dengan mengonsumsi obat gliclazide bersama dengan insulin, maka akan mengurangi kadar dari gula darah tubuh. 
  2. Mengonsusmi obat gliclazide bersama dengan obat pencahar perut, akan meningkatkan gula darah atau melemahkan gula darah. 

Maka dari itu, sebelum mengonsumsi obat gliclazide lebih lanjut Anda harus menghubungi dokter terlebih dahulu. Anda bisa menanyakan mengenai konsumsi obat lain bersamaan dengan obat gliclazide. Dengan berkonsultasi ke dokter, maka dokter akan merubah beberapa dosis ataupun memberikan saran untuk memberikan beberapa pencegahan awal. 

Kelompok Orang Berisiko 

Obat gliclazide termasuk ke dalam kategori obat N. Obat kategori N yang belum terdapat penelitian khusus, maka dari itu, tidak ada ketentuan aman atau tidaknya jika dikonsumsi oleh ibu hamil atau ibu menyusui. Lebih amannya, untuk tidak mengonsumsi dengan dosis yang sembarangan. Untuk ibu hamil dan ibu menyusui lebih baik berkonsultasi dengan dokter. Dengan berkonsultasi kepada dokter, maka Anda akan mendapatkan pertimbangan untuk mengonsumsi obat ini. Ketika manfaat yang didapatkan tinggi, maka bisa mengonsumsi obat gliclazide bukanlah hal yang salah. Ketika risiko lebih besar maka tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat gliclazide. 

Inilah orang-orang yang berpotensi berisiko ketika mengonsumsi gliclazide, diantaranya sebagai berikut: 

  1. Ibu hamil dan ibu menyusui 
  2. Pasien yang memiliki riwayat penyakit ginjal atau hati kronis
  3. Memiliki penyakit bawaan lahir
  4. Pasien memiliki riwayat terkena infeksi jamur 

Efek Samping 

Layaknya penggunaan obat pada umumnya, maka setiap obat akan memberikan efek samping tersendiri bagi tubuh. Termasuk juga penggunaan obat ini, maka akan ada efek samping yang akan diberikan kepada tubuh. Efek yang sering terjadi adalah kekurangan glukosa darah. 

Ketika terus-terusan dibiarkan, Anda akan menjadi lebih mengantuk. Tidak hanya mengantuk, bisa saja Anda pingsan atau koma. Sekalipun gula darah rendah dalam waktu yang cukup panjang, walaupun terkontrol dengan konsumsi gula darah, segera saja untuk meminta pertolongan medis. 

Anda bisa menghubungi medis segera, ketika Anda mengalami kelainan pada darah dan berkurangnya jumlah sel darah yang telah dilaporkan. 

Inilah efek samping umum dikarenakan gliclazide, diantaranya sebagai berikut: 

  1. Kulit memucat 
  2. Pendarahan berkepanjangan 
  3. Memar-memar
  4. Radang pada tenggorokan 
  5. Demam ringan 

Cara Konsumsi 

Cara konsumsi yang baik untuk obat gliclazide adalah dengan mengonsumsi obat sesuai dengan anjuran dosis yang telah disarankan oleh dokter. Tidak hanya itu, Anda harus mengonsumsi obat gliclazide bersamaan dengan kondisi perut yang tidak kosong. Pastikan bahwa di setiap harinya mengonsumsi obat dengan jam yang sama di tempo hari sebelumnya. Jangan melebihkan dosis atau mengurangi dosis obat. 

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis