Ekstrak Temulawak dan Ikan Gabus Dapat Atasi Covid-19?

Jul 20, 2020 | Hidup Sehat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Ditinjau oleh: dr. Irma Lidia

Baru-baru ini publik ramai dengan ekstrak temulawak dan ikan gabus yang disebut-sebut dapat menjadi salah satu pilihan untuk mencegah corona atau COVID-19. Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan, dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad(K) saat rapat bersama Komisi IX DPR RI pada 14 Juli 2020 lalu. Menkes menyebutkan bahwa pihak Kemenkes kini tengah mendorong pihak Pelayanan Kesehatan untuk menggunakan obat herbal tradisional dalam penanganan COVID-19., salah satunya dengan suplemen yang mengandung ekstrak Curcuma xanthorrhiza (temulawak), Ophiocephalus striatus (ikan gabus), dan Phyllanthus niruri (meniran hijau) yang tertulis dalam salinan paparan pada rapat bersama Komisi IX DPR.

Selain itu Kementerian Kesehatan juga telah menerbitkan Surat Edaran Dirjen Layanan Kesehatan Nomor HK.02.02/IV.2243/ 2020 tentang Pemanfaatan Obat Tradisional untuk Pemeliharaan Kesehatan, Pencegahan Penyakit, dan Perawatan Kesehatan guna mendorong pemanfaatan tanaman obat.

Namun benarkah ekstrak Curcuma xanthorrhiza (temulawak), Ophiocephalus striatus (ikan gabus), dan Phyllanthus niruri (meniran hijau) dapat mengatasi corona atau COVID-19? Simak selengkapnya pada ulasan yang telah Tim Lifepack buat berikut ini.

COVID-19

Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Penyakit ini menginfeksi sistem saluran pernapasan. Selain itu penyakit ini juga menyebabkan risiko kematian yang lebih tinggi pada orang dengan usia ≥ 60 tahun, dan pada orang dengan penyakit lain seperti penyakit jantung, penyakit pernapasan kronis, diabetes, dan kanker.

COVID-19 dapat ditularkan melalui droplet (percikan cairan pada saluran napas) ketika batuk atau bersin. Namun baru-baru ini WHO mengkonfirmasi bahwa COVID-19 juga dapat ditularkan melalui udara. Penggunaan masker, cuci tangan pakai sabun dan air, menjaga kebersihan, dan membatasi bepergian dan kontak langsung dengan orang yang tidak serumah merupakan salah satu kunci utama untuk memutus rantai penularan COVID-19.

Suplemen Anti COVID-19

Dalam mencegah COVID-19, tentu sangat penting menjaga kekebalan tubuh, salah satunya dengan mengonsumsi suplemen. Seperti yang telah disebutkan oleh Menteri Kesehatan sebelumnya, konsumsi suplemen yang mengandung ekstrak Curcuma xanthorrhiza (temulawak), Ophiocephalus striatus (ikan gabus), dan Phyllanthus niruri (meniran hijau) dapat menjadi opsi untuk Anda untuk mengkonsumsi suplemen. Meskipun belum ada studi lebih lanjut mengenai manfaatnya terhadap pencegahan COVID-19, ketiga bahan tersebut telah banyak diakui manfaatnya bagi kesehatan. Apa aja sih? Simak penjelasan di bawah ini.

Curcuma xanthorrhiza  (Temulawak)

Curcuma xanthorrhiza atau yang biasa dikenal dengan temulawak merupakan merupakan tanaman asli Indonesia. Tanaman ini secara tradisional biasanya digunakan sebagai bahan dalam suplemen kesehatan tradisional yang dikenal sebagai jamu.

Temulawak dikenal memiliki efek antidiuretik, antiinflamasi, antioksidan, antihipertensi, antihepatotoksik, antibakteri, dan antijamur. Selain itu temulawak juga diyakini dapat membantu mengatasi beberapa penyakit seperti hepatitis, diabetes, rematik, antikanker, hipertensi, dan gangguan jantung. Temulawak juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh yang dapat menurunkan risiko Anda terhadap infeksi penyakit. Oleh karena itu temulawak dapat dijadikan pilihan sebagai pendukung kekebalan tubuh untuk mencegah corona.

Ophiocephalus striatus (Ikan Gabus)

Menurut sebuah penelitian, ekstrak ikan gabus mengandung asam amino seperti asam glutamat, asam aspartam, dan lisin, dan asam lemak seperti asam palmitat, asam stearat, asam arakidonat (omega- 6) dan asam docosahexaenoic (omega-3) yang mana semua kandungan tersebut sangat baik bagi tubuh. Selain itu ikan gabus juga mengandung protein yang sangat tinggi. dr. Irma Lidia, salah satu dokter Lifepack juga menambahkan bahwa ikan gabus dikenal dengan albuminnya yang tinggi. Beberapa penelitian juga telah membuktikan keberhasilan ekstrak ikan ini untuk meningkatkan kadar albumin darah dan mempercepat penyembuhan luka.

Phyllanthus niruri (Meniran Hijau)

Penggunaan meniran hijau sebagai obat-obatan herbal, memiliki kemungkinan manfaat bagi kesehatan usus dan mengatasi batu ginjal.  dr. Irma Lidia menambahkan bahwa dalam sebuah penelitian, meniran juga disebut-sebut berpotensi memiliki efek hepaprotektif, antivirus, antibakteri, hipolipidemik, hipoglikemik, analgesik, anti inflamasi, kardioprotektif, anti-urolitikolik dan anti-hipurikemik. Selain itu meniran juga memiliki efek antioksidan karena mengandung flavonoid yang tinggi Namun, belum ada cukup studi yang membuktikan akan keamanan dan efektivitas dari penggunaan meniran hijau.

Itulah beberapa informasi mengenai ekstrak temulawak, ikan gabus, dan meniran hijau dalam mengatasi COVID-19.Unduh aplikasi Lifepack yang tersedia di Google Play Store dan App Store untuk mendapatkan konsultasi dokter gratis sekarang juga!

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis