fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Bagi sebagian perempuan, masa menstruasi bisa menjadi saat yang sangat tidak menyenangkan dan menyakitkan. Pada saat menstruasi perempuan kerap mengalami nyeri yang cukup parah bahkan hingga menyebabkan kehilangan kesadaran atau perawatan di rumah sakit. Saat seperti inilah biasanya selain beristirahat beberapa perempuan juga menggunakan obat-obatan untuk mengurangi rasa nyeri akibat menstruasi jika dirasa sudah sangat menyakitkan.

Tidak hanya saat menstruasi, saat kehamilan juga menjadi saat yang berbahaya bagi perempuan karena adanya beberapa komplikasi yang mungkin bisa membahayakan kesehatan ibu dan janin. Tidak jarang juga komplikasi tersebut menyebabkan gangguan kesehatan yang parah sehingga menyebabkan terjadinya keguguran atau kemungkinan aborsi (Baca juga Mempelajari Fase-Fase dalam Siklus Menstruasi Wanita).

Informasi

Dydrogesterone merupakan obat yang kerap digunakan untuk mengatasi nyeri haid. Tapi, sebenarnya obat ini juga kerap digunakan untuk mengatasi gangguan reproduksi perempuan lainnya seperti endometriosis, sindrom pramenstruasi, keguguran berulang, tidak menstruasi selama 6 bulan atau lebih, pendarahan pada rahim, kemandulan akibat kekurangan luteal, aborsi yang membahayakan serta digunakan sebagai terapi hormon.

dydrogesterone
Dydrogesterone merupakan obat untuk mengatasi nyeri haid. Obat ini juga kerap digunakan untuk mengatasi gangguan reproduksi perempuan.

Karena fungsinya yang sangat penting dan rawan digunakan maka obat ini harus digunakan berdasarkan resep dari dokter. Di pasaran obat ini hanya dapat ditemukan dalam bentuk tablet dengan kandungan Dydrogesterone sebesar 10 mg. Menurut BPOM, Dydrogesterone dijual di Indonesia dengan berbagai merek dagang seperti Femoston conti, Duphaston dan Distreon. Selain ketiga merk dagang tersebut Anda sebaiknya berhati-hati dan sebaiknya menanyakan pada petugas kesehatan jika menemukan obat dengan merk berbeda.

Dosis

Berikut dosis Dydrogesterone yang disarankan kepada beberapa kondisi kesehatan tertentu:

Terapi Pengganti Estrogen

Pada kasus ini, dosis Dydrogesterone yang disarankan adalah sebanyak 10 mg tiap hari yang harus rutin dikonsumsi selama kurung waktu 10-12 hari tiap bulan. Bila terdapat efek samping seperti munculnya pendarahan pada pasien yang menggunakan kontrasepsi hormonal maka dosisnya akan ditambah menjadi 20 mg tiap hari yang akan diberikan secara rutin selama 10-12 hari tiap bulan.

Defisiensi Progesterone

Bagi pasien yang menderita nyeri haid atau dismenore primer, dokter akan memberikan 10 mg Dydrogesterone setiap 2 kali setiap hari pada siklus menstruasi hari ke 5-25.  Dosis yang sama juga berlaku pada pasien endometriosis (timbulnya selaput lendir di luar uterus). Sementara itu, untuk pasien amenore sekunder (tidak haid selama lebih dari 6 bulan) setelah diberikan estrogen tunggal pada hari ke 1-15 siklus menstruasi lalu dilanjutkan dengan memberikan 10 mg Dydrogesterone setiap 2 kali sehari pada siklus menstruasi ke 11 hingga ke 25.

Pendarahan Uterus Abnormal

Pasien akan diberikan Dydrogesterone sebanyak 10-20 mg sebanyak 1-2 kali dalam sehari dalam kurung waktu 5 -10 hari lamanya. Untuk menjegah pendarahannya memburuk, pasien akan akan diberikan Dydrogesterone sebanyak 10-20 mg sebanyak 1 atau 2 kali pada siklus menstruasi di hari ke 11-25 dan dilakukan secara berulang secara teratur sesuai kebutuhan.

Sindrom Pre Menstruasi

Pada kasus ini pasien akan diberikan Dydrogesterone sebanyak 10 mg yang diberikan sebanyak 2 kali sehari yang akan diberikan pada siklus menstruasi hari ke 11-25.

Terancam Aborsi

Untuk kasus ini, pasien akan diberikan Dydrogesterone sebanyak 40 mg sebagai dosis awal lalu ditambah 10 mg Dydrogesterone lagi setiap 8 jam hingga gejala yang dirasakan berkurang.

Kemandulan

Pasien akan diberikan Dydrogesterone sebanyak 10 mg setiap 2 kali sehari setiap siklus menstruasi hari ke 11-25 yang kemudian diberikan lagi secara teratur pada 6 siklus selanjutnya.

Kontra indikasi

Interaksi dengan Obat Lain

Dydrogesterone sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan beberapa jenis obat tertentu.namun, dalam beberapa kasus dokter bisa saja mengkombinasikan beberapa jenis obat untuk digunakan tergantung kebutuhan pasien. 

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan Anda sebaiknya mengatakan jenis obat yang sering atau sedang dikonsumsi agar dokter bisa memberikan solusi yang tepat.

Selain obat, bila Anda rutin mengonsumsi alkohol atau perokok aktif maka Anda juga sebaiknya mengatakan secara langsung pada dokter. Konsumsi tembakau dan alkohol bersama-sama dengan beberapa jenis obat bisa beresiko mengganggu kesehatan Anda sehingga pemakaiannya perlu didiskusikan.

Kelompok Orang Berisiko

Selain anak-anak, orang yang memiliki alergi pada Dydrogesterone juga disarankan untuk tidak mengonsumsinya. Bila Anda baru pertama mengonsumsi Dydrogesterone dan langsung mendapatkan gejala alergi maka sebaiknya hentikan pemakaian dan segera hubungi dokter. 

Selain itu, pasien dengan kondisi perdarahan vaginal yang tidak diketahui penyebabnya, perempuan dengan estrogen tambahan, sindrom Dubin- Johnson, syndrome Rotor, pernah  mengalami herpes saat hamil, kelainan pembuluh darah koroner jantung, gangguan tromboemboli, kanker payudara serta berbagai penyakit lainnya juga tidak disarankan mengonsumsinya. Agar lebih jelas lagi, sebaiknya Anda memberitahu dokter tentang riwayat penyakit Anda sebelumnya agar bisa mendapatkan info yang lebih jelas.

Efek Samping

Efek samping yang cukup sering ditemui pada umumnya adalah perdarahan vaginal serta bercak-bercak yang muncul diantara periode menstruasi, pembengkakan serta perubahan menstruasi. Walaupun sering terjadi hal ini tidak menjamin jika Anda juga akan mengalaminya. 

Cara Konsumsi

Mengonsumsi Dydrogesterone sangat mudah dilakukan. Anda hanya perlu menelannya saja baik sebelum atau sesudah makan. Usahakan untuk meminum obat ini secara rutin agar memberikan hasil yang maksimal. Jangan pernah menambah dosis obat selain atas anjuran dokter dan sangat tidak disarankan untuk menghentikan konsumsi obat secara tiba-tiba tanpa pengawasan dokter.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis