Anda mengalami Osteoartritis? Jika iya, maka Anda pasti familier dengan obat-obatan seperti Diacerein. Obat yang memang sering digunakan untuk salah satu bentuk penyakit artritis yang menyebabkan kecacatan ini memang sangat berkontribusi dalam menurunkan rasa sakit. Untuk itu, mari kita simak ulasan mengenai obat satu ini, termasuk soal dosisnya, efek samping, hingga kontradiksi dan juga cara konsumsinya yang benar di artikel berikut ini.

Informasi

Osteoartritis atau yang disingkat OA merupakan sebuah penyakit yang paling banyak dialami pasien usia dewasa. Rasa sakit yang ditimbulkan sering berupa nyeri persisten dan nyeri intermiten dimana bisa menurunkan kualitas hidup secara signifikan. Itulah mengapa, obat-obatan seperti Diacerein yang masuk dalam golongan obat SYSADOA alias obat yang memperlambat aksi simptomatik pada Osteoartritis digunakan pada pasien penderita penyakit ini.

Obat ini sendiri memang sifat dasarnya adalah berupa anti katabolik dan antiinflamasi sehingga cocok dipakai untuk mengobati sakit sendi pada mereka yang usianya sudah menua. Selain itu, obat ini juga bersifat pro anabolik dimana terjadi pada membran sinovial dan tulang rawan. Bahkan, baru-baru ini obat tersebut dikatakan dapat membantu remodeling tulang subkondral.

Sebagai obat simtomatik yang berguna menghambat penghancuran jaringan kartilaginosa, Diacerein sangat disarankan untuk terapi pencegahan dan pengobatan Osteoartritis. Maka tidak heran, obat sejenis ini diperbolehkan dalam pengobatan jangka panjang meski termasuk obat keras dan harus digunakan berdasar resep dokter saja.

Dosis

Mengonsumsi obat tentu harus mematuhi perintah dokter dan tidak boleh semaunya sendiri. Apabila Anda tidak rajin minum dan ketinggalan waktu, maka Anda tidak boleh mengonsumsi dosis dobel. Pasalnya, obat ini adalah obat yang mana termasuk obat keras sehingga penggunaannya pun sangat diawasi.

Nah, agar Anda tidak salah konsumsi dan penyakit bisa diatasi, berikut ini ada rekomendasi dosis umum dari penggunaan Diacerein. Lazimnya, obat ini bisa dikonsumsi oral dengan dosis dua kali konsumsi sehari. Dalam setiap dosis konsumsinya, Anda hanya disarankan mengonsumsi satu kapsul saja.

Lantaran obat ini bisa menyebabkan terjadinya acceleration intestinal transit time, dokter biasanya menyarankan Anda untuk mengonsumsi obat ini satu kapsul saja seharinya selama dua hingga empat minggu pertama dalam masa pengobatan dimulai. Obat ini bisa dikonsumsi sesudah makan malam. Baru setelah tubuh pasien menyesuaikan diri, dokter biasanya akan meningkatkan dosis menjadi dua kapsul dalam sehari yang juga dikonsumsi dengan makanan.

Kontraindikasi

Layaknya obat keras yang dilarang dikonsumsi dengan obat-obatan tertentu, obat satu ini pun juga tidak disarankan dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu lainnya. Adapun beberapa obat yang dapat menyebabkan interaksi berbahaya dengan Diacerein adalah produk yang mengandung magnesium hidroksida, aluminium hidroksida, dan obat-obatan kemoterapi serta antibiotik yang mana dapat meningkatkan modifikasi intestinal transit itu sendiri.

Sementara itu, golongan orang-orang dengan resiko dan tidak disarankan mengonsumsi obat ini adalah mereka yang memiliki hipersensitivitas terhadap derivat antrakuinon, memiliki gangguan enterokolitis terutama jenis irritable colon, hingga insufisiensi ginjal dan hati skala berat. Selain itu, larangan juga berlaku untuk mereka yang tengah menjalani terapi dengan konsumsi antibiotika, mereka yang mengonsumsi laksatif, hingga memiliki inflamasi usus.

Anak-anak, wanita hamil, ibu menyusui, hingga orang dengan defisiensi nutrisi berat juga dilarang mengonsumsi obat ini. Bahkan pada beberapa kondisi tertentu, misalnya saja puasa atau minum obat sebelum makan, hal ini bisa meningkatkan resiko dari obat ini dan juga sangat tidak disarankan dilakukan.

Efek Samping

Obat ini memang bisa digunakan dalam jangka waktu cukup lama, namun bukan berarti obat yang biasanya diberikan dalam dosis 50 mg ini tidak memiliki efek samping. Beberapa efek samping yang didapat dari mengonsumsi obat ini adalah diare, nyeri pada epigastrium, urin yang berwarna kuning pekat, hingga peningkatan efek accelerated intestinal transit.

Tidak hanya itu, obat ini juga bisa memberi efek samping berupa masalah pada kulit dan jaringan subkutan, eksim dan erupsi perkutan, hingga pruritus. Selain itu, konsumsi obat ini juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan umum dan gangguan hepatobilier. Bahkan, pada beberapa kasus yang mana ditunjang dengan kondisi tubuh yang sudah parah, obat ini bisa menyebabkan reaksi pada hati, ginjal, gastrointestinal, hingga kardiovaskular.

Penghentian obat ini yang dilakukan secara tiba-tiba tanpa pengawasan dokter setelah penggunaan jangka panjang rupanya juga bisa menyebabkan masalah. Oleh karena itu, sebaiknya Anda benar-benar jujur kala berkonsultasi dengan dokter agar para ahli ini bisa menimbang kebutuhan dan resiko yang tengah Anda hadapi kala akan mengonsumsi obat ini.

Cara Konsumsi

Biasanya, obat ini akan diberikan dalam bentuk oral dengan dosis umum berupa 2 kali konsumsi dalam sehari. Disarankan, Anda mengonsumsi obat ini sesudah makan dan dengan memperhatikan petunjuk pada kemasan dan juga anjuran yang dokter berikan.

Jangan lupa, simpan kembali obat begitu sudah selesai digunakan di tempat yang jauh dari hewan peliharaan atau jangkauan anak-anak. Selain itu, simpan obat di tempat yang terhindar dari matahari namun tetap kering dan sejuk.

Demikian ulasan mengenai Diacerein. Semoga ulasannya bermanfaat.

Referensi

Jaminan Lifepack untuk Anda

Icon

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Pertanyaan Seputar Lifepack

+

Apa itu Lifepack?

+

Apa yang membuat Lifepack berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Lifepack?

+

Berapa lama pengiriman obat saya?

+

Dokter spesialis apa saja yang tersedia di Lifepack?

Artikel Terkait

cisapride

Cisapride

direktoriObat   18/12/2020, 16:50 WIB
methylprednisolone

Methylprednisolone

direktoriObat   17/12/2020, 11:30 WIB
ammonium chloride

Ammonium Chloride

direktoriObat   16/12/2020, 12:01 WIB
alprazolam

Alprazolam

direktoriObat   16/12/2020, 11:00 WIB
klobetasol propionat

Klobetasol Propionat

direktoriObat   16/12/2020, 10:00 WIB
Logo kemenkes

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat Anda

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo kemenkes

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Jaminan Lifepack untuk Anda

Icon

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Icon

Kebersihan Apotek Selalu Terjaga

Icon

Apoteker selalu dicek suhu badannya

Icon

Apoteker selalu menggunakan Sanitizer

Icon

Kemasan obat praktis dan aman

Icon

Pengiriman dilakukan tanpa kontak langsung

Artikel Terkait

cisapride

Cisapride

direktoriObat   18/12/2020, 16:50 WIB
methylprednisolone

Methylprednisolone

direktoriObat   17/12/2020, 11:30 WIB
ammonium chloride

Ammonium Chloride

direktoriObat   16/12/2020, 12:01 WIB
alprazolam

Alprazolam

direktoriObat   16/12/2020, 11:00 WIB
klobetasol propionat

Klobetasol Propionat

direktoriObat   16/12/2020, 10:00 WIB

Metode Pembayaran

metode pembayaran

Partner Pengiriman

partner pengiriman

Beli Obat Tanpa Antre

Lifepack melayani tebus resep, pembelian obat rutin dan Over The Counter (OTC). Pengiriman ke seluruh Indonesia.

Chat Dokter via Whatsapp

Respon Cepat, Jawaban Akurat

arrow right

Download Aplikasi

Konsultasi Dokter Gratis, Semakin Praktis

arrow right
image subscribe form

Selamat! Anda Mendapatkan Voucher Diskon!

Nikmati diskon Rp10.000 untuk pembeli obat dengan minimum transaksi. Masukkan alamat email Anda untuk dapat kodenya sekarang.

Download Aplikasi Lifepack

Anda Seorang Dokter?