fbpx
BerandadirektoriObatChloramphenicol: Manfaat, Dosis dan Efek Sampingnya

Chloramphenicol merupakan antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri. Cara kerjanya dengan menghambat pertumbuhan ataupun membunuh bakteri tersebut. Menghambat pertumbuhan bakteri di sini adalah dengan langsung menuju fungsi biologis dari bakteri tersebut. Sehingga tidak bisa berkembang-biak lagi.

chloramphenicol

Manfaat Obat Chloramphenicol

Manfaat obat Chloramphenicol adalah untuk menyembuhkan banyak penyakit yang disebabkan oleh berbagai macam bakteri. Sehingga banyak dokter yang mengandalkan obat ini untuk menyembuhkan pasiennya. Banyak di pasaran obat antibiotik yang memiliki kandungan yang serupa dan kegunaannya juga sama.

Fungsi chloramphenicol juga diperuntukkan untuk menangani gejala penyakit pada beberapa bagian tubuh lainnya, seperti untuk telinga, mata atau juga organ dalam tubuh. Salah satunya adalah demam karena adanya berbagai macam bakteri salmonella seperti salmonella enterica, salmonella paratyphi, salmonella sp, riketsia, meningitis (bakteri gram negatif), limfogranuloma-psitakosis dan bakteri burkholderia cepacia. Maka dari itu, beberapa penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang bisa disembuhkan dengan menggunakan obat antibiotik ini.

Ketersediaan Obat Chloramphenicol

Obat antibiotik Chloramphenicol ini memiliki beberapa macam jenis dan fungsinya untuk beberapa bagian tubuh. Diantaranya adalah:

  • Kapsul
  • Suspensi dalam botol
  • Salep dalam tube
  • Tetes botol : mata 5 ml dan telinga 5 ml.

Dosis Dan Aturan Pakai Chloramphenicol

Untuk bisa mengkonsumsinya pasien harus menggunakan resep dokter. Sebab obat ini termasuk obat keras. Sehingga penggunaannya juga harus dengan aturan dokter.

1. Kapsul dan Suspensi

  • Dewasa: 50 mg/kg berat badan/hari dan dibagi dalam 4 dosis.
  • Untuk penyakit meningitis diberikan hingga 100 mg/kg berat badan/hari yang juga terbagi dalam 4 dosis.
  • Jika mengalami demam karena tifoid hentikan dan bisa dilanjutkan jika sudah normal selama ± 10 hari ke depan dan ± 4 hari ke depan pada demam riketsia.

2. Salep Mata

  • Oleskan salep Chloramphenicol dengan tipis pada area mata yang sakit tiap 3-4 jam selama 5 hari.

3. Tetes Mata

  • Teteskan sebanyak 1-2 tetes pada mata yang sakit sebanyak 6x sehari atau sesuai kebutuhan.

4. Tetes Telinga

  • Teteskan hingga 4 tetes pada telinga yang sakit sebanyak 2-3 kali dalam sehari selama hingga 1 minggu kedepan.

Efek Samping dari Penggunaan Chloramphenicol

Efek samping yang mungkin bisa muncul dan dirasakan pasien saat penggunaan obat chloramphenicol adalah sebagai berikut:

Jaminan Lifepack untuk Anda

  • Gangguan pencernaan
  • Gangguan penglihatan
  • Radang saraf mata
  • Depresi
  • Demam
  • Sakit kepala dan pusing

Kontraindikasi dan Interaksi Obat

Kontraindikasi

Obat chloramphenicol ini dikontraindikasikan penggunannya oleh orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti :

  • Gagal ginjal
  • Gangguan hati
  • Depresi sumsum tulang
  • Alergi
  • Wanita hamil dan menyusui

Interaksi Obat

Obat chloramphenicol berisiko menimbulkan interaksi obat jika digunakan bersamaan dengan obat-obatan lain, seperti :

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

  • Kontrasepsi oral: efek terhambat
  • Zat besi dan vitamin B1 : efek menurun
  • Antikoagulan, fenitoin dan hipoglikemik: efek menurun
  • Rifampin dan Phenobarbitone: efek menurun
  • Obat yang menurunkan aktivitas pada sumsum tulang belakang

Cara Penyimpanan Obat Chloramphenicol

  • Chloramphenicol kapsul dan salep mata, simpanlah di suhu kurang dari 25°C dan terlindung dari cahaya.
  • Obat tetes mata dan telinga, simpanlah pada suhu antara 2-8°C namun tidak dibekukan serta terlindung dari cahaya.

Dengan mengetahui berbagai informasi tentang obat antibiotik ini diharapkan dapat mengikuti aturannya dengan baik agar bisa sembuh tanpa meninggalkan efek samping yang membahayakan.

Lifepack menyediakan berbagai macam obat anti bakteri, salah satunya adalah Chloramex 500 mg Kapsul 100’s – 100 pcs – Antibiotik obat tifus paratifus salmonella 100pcs 100s (Rp210.000).

Untuk tebus obat rutin, Anda juga bisa mengunduh aplikasi Lifepack. Dengan Lifepack, Anda dapat menebus resep obat tanpa perlu antri di apotek. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Pertanyaan Seputar Lifepack

+

Apa itu Lifepack?

+

Apa yang membuat Lifepack berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Lifepack?

+

Berapa lama pengiriman obat saya?

+

Dokter spesialis apa saja yang tersedia di Lifepack?

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat Anda

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Konsultasi mobile Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Jaminan Lifepack untuk Anda

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Kebersihan Apotek Selalu Terjaga

Apoteker selalu dicek suhu badannya

Apoteker selalu menggunakan Sanitizer

Kemasan obat praktis dan aman

Pengiriman dilakukan tanpa kontak langsung

Artikel Terkait

Perbedaan Antivirus dan Antibiotik: Adakah Antivirus untuk Covid-19?

direktoriObat   14/01/2022

Obat Coparcetin: Manfaat, Dosis dan Efek Samping

Obat Ketoprofen: Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

direktoriObat   15/11/2021

Suplemen Asthin Force: Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

direktoriObat   15/11/2021

Obat Cedocard: Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Tebus Obat Tak Perlu Antre Lagi

Dapatkan atau Upload resep, obat siap dikirim ke lokasi Anda

Chat via Whatsapp

Respon Cepat, Jawaban Akurat

Download Aplikasi

Obat Dijamin Asli, Lengkap dan Murah

Pelajari Lebih Lanjut

Metode Pembayaran

metode pembayaran

Partner Pengiriman