fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Candidiasis adalah infeksi yang disebabkan karena jamur candida. Untuk jamur itu sendiri mempunyai 20 jenis bahkan lebih. Candidiasis memang paling sering menimbulkan adanya infeksi dan muncul di beberapa bagian tubuh manusia. Bagian yang paling sering diserang oleh virus ini yaitu pada bagian organ intim maupun mulut.

Namun tidak menutup kemungkinan bahwa bagian anggota tubuh yang lain pun juga dapat mengalami penyerangan bakteri jenis ini. Salah satunya yaitu pada area anus, saluran pencernaan, bagian kuku, maupun esophagus.

Informasi

Jamur Candidiasis ini bisa melakukan penyebaran ke semua bagian tubuh lain seperti otak, jantung, ginjal, maupun usus. Apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat maka hal ini dapat memperburuk kondisi penderitanya. Siapapun bisa mengalami Candidiasis. Sebab itulah harus mengetahui bagaimana gejala yang ditimbulkan.

Gejala

Gejala yang ditimbulkan oleh Candidiasis tidak sama karena tergantung di mana lokasi infeksi tersebut dialami. Namun bukan berarti penyakit ini tidak menimbulkan gejala karena para penderitanya akan merasakan beberapa gejala seperti berikut:

Candidiasis Mulut

Pada jenis Candidiasis mulut akan mempunyai gejala seperti bintil-bintil yang berwarna putih di lidah maupun di dalam mulut. Kulit pada bagian sudut mulut mengalami pecah-pecah, sakit tenggorokan, muncul kemerahan di bagian rongga mulut serta mengalami kesulitan saat makanan.

Infeksi Candida Organ Intim

Jenis infeksi ini disebabkan karena adanya iritasi di bagian Miss V. tidak hanya wanita saja yang dapat mengalaminya. Namun pria pun juga dapat mengalami nya, terutama pria yang tidak sunat. Gejala yang dirasakan pada wanita yaitu rasa gatal yang sangat luar biasa di area Miss V. pada area Miss V muncul kemerahan dan menimbulkan keputihan yang menggumpal seperti keju.

Gejala yang ditimbulkan pada pria yaitu kemunculan ruam merah di bagian penis. Sensasi terbakar pada ujung penis, terasa gatal, dan meninggalkan bau yang tidak sedap.

Penyebab

Dalam kondisi normal, untuk jamur candida dapat hidup pada kulit maupun pada area tubuh yang lain seperti tenggorokan, mulut, saluran cerna, maupun vagina. Akan tetapi apabila jamur berkembang tanpa pengontrolan dan masuk ke ginjal aliran darah otak maupun jantung. Hal inilah yang bisa dikatakan sangat membahayakan bagi kesehatan tubuh. 

Berikut ini penyebab yang menimbulkan kondisi diri seseorang terserang jamur candida:

  • Mengkonsumsi obat-obatan tertentu, misalnya saja antibiotik.
  • Penderita HIV AIDS, diabetes maupun kanker atau diri seseorang yang menjalani proses kemoterapi.
  • Penggunaan obat kortikosteroid pada jangka waktu yang panjang.
  • Mengkonsumsi obat antibiotik terlalu lama.
  • Penderita malnutrisi atau obesitas.
  • Menderita obesitas atau malnutrisi.
  • Cuaca yang lembab atau hangat.
  • Sering mengganti pakaian dalam.
  • Kebiasaan menggunakan pakaian dalam yang tidak menyerap keringat.
  • Kurangnya kebersihan.

Faktor Risiko

Faktor risiko yang ditimbulkan dari Candidiasis adalah:

  • Mempunyai sistem imun yang tergolong lemah. Misalnya saja seperti wanita hamil, lansia, maupun bayi.
  • Sedang berada dalam pengobatan tertentu. Misalnya seperti kortikosteroid hirup atau minum maupun antibiotik.
  • Sedang menjalankan radiasi atau kemoterapi untuk penyakit kanker.
  • Wanita yang mempunyai kadar hormon estrogen tinggi.
  • Mempunyai riwayat diabetes yang tidak dapat terkendali.
  • Tidak menggunakan kondom saat melakukan hubungan seksual sehingga menimbulkan resiko
  • Menggusnakan gigi palsu.

Diagnosis

Diagnosis dilakukan oleh dokter dengan menanyakan pada beberapa seputar keluhan maupun gejala yang sedang dialami pasien. Selain itu dokter juga menanyakan mengenai obat-obat yang saat ini dikonsumsi oleh pasien serta kesehatannya. Pemeriksaan secara fisik menyeluruh juga dilakukan khususnya pada bagian kulit supaya dapat melihat adanya ruam yang timbul.

Masih ada beberapa pemeriksaan penunjang yang dilakukan dokter kepada pasien yang terkena virus Candidiasis adalah:

  • Tes KOH: dilakukan dengan cara mengambil sampel kerokan kulit untuk bisa melihat apakah virus tumbuh di kulit atau tidak. 
  • Tes darah: dilakukan dengan cara sampel darah digunakan sebagai pendeteksi adanya infeksi di dalam tubuh.
  • Kultur jamur: dilakukan dengan cara pengambilan sampel darah maupun jaringan tubuh supaya bisa mendeteksi apakah jamur candida menginfeksi bagian tubuh.
  • Tes cairan vagina: pengambilan cairan keputihan yang terdapat pada vagina untuk melakukan pendeteksian dan memastikan apakah terdapat pertumbuhan jamur maupun jenis jamur yang menimbulkan adanya infeksi pada bagian vagina.
  • Tes urine: pengambilan sampel urine untuk memastikan apakah pertumbuhan jamur candida terjadi pada pasien.

Pengobatan

  • Obat kumur atau gel: jenis obat ini sangat cocok bagi penderita Candidiasis pada area mulut.
  • Obat krim: obat krim seperti suppositoria maupun tablet menjadi obat yang direkomendasikan bagi penderita Candidiasis pada area kelamin.
  • Bedak dan salep: penggunaan bedak dan salep bisa digunakan pada penderita Candidiasis  yang mengalami ruam popok.
  • Menjaga kebersihan tubuh.
  • Berhenti merokok.
  • Mengenakan pakaian dalam yang mudah menyerap keringat.
  • Hindari mengenakan pakaian dalam terlalu ketat.
  • Jangan menggunakan sabun organ intim yang mengandung pewangi.

Pencegahan

  • Saat menstruasi mengganti pembalut secara rutin.
  • Mengkonsumsi makanan bergizi dan seimbang.
  • Membersihkan area vagina pada air.
  • Melakukan kontrol ke dokter secara rutin.
  • Hindari penggunaan obat antibiotik atau kortikosteroid diluar anjuran dokter

Diri seseorang yang memiliki kondisi kekebalan tubuh menurun dan lemah maka lebih beresiko terserang jenis infeksi ini. Ada juga beberapa jenis penyakit yang sering kali menimbulkan penurunan pada sistem kekebalan tubuh. Misalnya seperti penderita HIV AIDS, penderita diabetes, maupun kanker.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis