fbpx

Bahaya Penyakit Jantung Di Usia Muda

Agu 31, 2020 | Jantung | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Anda tentu sudah sangat familiar dengan penyakit jantung. Penyakit ini biasanya banyak terjadi pada orang dengan usia lanjut (60 tahun ke atas). Menurut data Riskesdas tahun 2018, di Indonesia sendiri terdapat 1,5% penderita penyakit jantung. Lalu apa bahaya dari penyakit jantung? Dapatkah penyakit jantung menyerang orang di usia muda?

Simak selengkapnya pada ulasan yang telah Tim Lifepack rangkum berikut ini.

Bahaya Penyakit Jantung

Menurut WHO, 17,9 juta orang meninggal akibat penyakit jantung setiap tahunnya, dan diperkirakan pada tahun 2030 akan ada 23,6 juta orang yang meninggal akibat penyakit jantung. 

Meskipun penyakit jantung biasanya terjadi pada usia lanjut (60 tahun ke atas), namun jika terus dibiarkan, jumlah penderita penyakit jantung pada usia produktif (15-59 tahun) dapat terus meningkat. Hal ini tentu dapat berakibat buruk baik dari segi kesehatan, tingkat produktivitas, dan masa depan bangsa. Anda mungkin tidak dapat lagi beraktivitas sama seperti orang-orang yang seumuran dengan tubuh yang sehat atau yang terburuk adalah kematian dini.

Penyakit jantung terdiri dari beberapa penyakit, antara lain:

  • Penyakit Jantung Koroner
  • Stroke
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Penyakit arteri perifer
  • Penyakit jantung rematik
  • Penyakit jantung bawaan
  • Gagal jantung

Faktor Risiko Penyakit Jantung

Anda dapat memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap penyakit jantung, jika Anda memiliki beberapa faktor di bawah ini.

  • Kadar kolesterol Tinggi
  • Merokok
  • Diabetes
  • Konsumsi makanan yang tidak sehat
  • Kurang aktivitas fisik
  • Obesitas (kegemukan)

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Jantung di Usia Muda?

Meskipun penyakit ini sangat berbahaya, Anda masih dapat melakukan pencegahan untuk mengurangi risiko Anda terhadap penyakit jantung. Berikut pencegahan-pencegahan yang dapat Anda lakukan, antara lain:

Mengontrol Tekanan Darah

Anda dapat mengontrol tekanan darah Anda untuk mengurangi risiko Anda terhadap penyakit jantung. Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.

Sehingga sangat penting untuk memeriksakan tekanan darah Anda secara rutin. Jika Anda memiliki tekanan darah yang tinggi, lakukan perubahan gaya hidup seperti diet garam, konsumsi makanan yang rendah lemak jenuh dan trans, dan kontrol berat badan normal.

Jaga Kadar Kolesterol dan Trigliserida Tetap Normal

Jika Anda memiliki kadar kolesterol yang tinggi, kolesterol dapat menyumbat pembuluh darah arteri Anda dan meningkatkan risiko Anda terhadap penyakit jantung. Perubahan gaya hidup perlu dilakukan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah seperti berolahraga secara rutin, membatasi konsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh dan trans, dan menjaga berat badan normal. Selain itu Anda juga perlu menjaga kadar trigliserida dalam darah. Karena kadar trigliserida yang tinggi juga dapat meningkatkan risiko penyakit arteri koroner, terutama pada wanita.

Berolahraga Secara Teratur 

Olahraga memiliki banyak manfaat, termasuk dalam menguatkan jantung. Olahraga yang rutin juga dapat membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat dan menurunkan kolesterol dan tekanan darah yang mana kedua faktor tersebut dapat meningkatkan risiko Anda  terhadap penyakit jantung. Lakukan olahraga minimal selama 30-40 menit sehari.

Membatasi Konsumsi Alkohol

Konsumsi alkohol juga dapat meningkatkan risiko Anda terhadap penyakit jantung. Konsumsi terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan tekanan darah Anda. Selain itu, konsumsi alkohol juga menambah kalori ekstra, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan.

Berhenti Merokok

Rokok dapat meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan risiko Anda terhadap serangan jantung dan stroke. Rokok juga dapat meningkatkan tekanan darah Anda yang dapat berakibat pada penyakit jantung dan stroke.

Kelola Stress

Mengapa stress? Ya, stres dapat meningkatkan tekanan darah Anda sehingga dapat berujung pada penyakit jantung. Bahkan pada stress ekstrim dapat memicu serangan jantung.  Anda dapat melakukan beberapa kegiatan yang membantu mengelola stres Anda termasuk dengan olahraga, mendengarkan musik, fokus pada sesuatu yang tenang atau damai, dan bermeditasi.

Istirahat yang Cukup

Jika Anda tidak mendapatkan istirahat yang cukup, hal ini dapat meningkatkan tekanan darah Anda. Hal ini sangat buruk bagi kesehatan jantung Anda. Beristirahatlah yang cukup dengan durasi 7-9 jam sehari.

Itulah informasi mengenai bahaya penyakit jantung di usia muda. Anda tetap dapat mencegah penyakit jantung dengan melakukan perubahan pola hidup sehat.

Untuk dapat menebus resep obat-obatan penyakit kronis seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes atau penyakit lainnya dengan mudah, Anda dapat mengunduh aplikasi Lifepack yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Dapatkan kemudahan tebus resep obat yang dapat Anda lakukan dimanapun dan kapanpun.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis