Apa Fungsi Ciprofloxacin dan Bagaimana Dosisnya?

Jun 30, 2020 | Obat | 0 comments

Artikel ini telah ditinjau oleh Nada Karisma

Ditinjau oleh: dr. Irma Lidia

Terdapat berbagai obat untuk menyembuhkan infeksi akibat bakteri, salah satunya adalah ciprofloxacin. Pernahkah Anda mendengarnya? Jika sudah mungkin Anda juga mengetahui beberapa fungsi dari obat ini. Tentunya obat ini memiliki banyak fungsi yang dapat membantu Anda dalam mengatasi beberapa penyakit. Apa saja fungsinya? Dan bagaimana dosisnya? Simak ulasan berikut mengenai fungsi dan dosis ciprofloxacin yang telah Tim Lifepack buat untuk Anda.

Fungsi Ciprofloxacin

Ciprofloxacin adalah obat yang memiliki banyak fungsi. Obat ini biasa digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri seperti pneumonia, gonore, demam tifoid, diare, bahkan infeksi pada kulit, tulang, sendi, abdomen, hingga kelenjar prostat. Obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati antraks inhalasi, bronkitis, infeksi sinus, atau infeksi saluran kemih. Namun obat ini bukan pilihan utama untuk digunakan pada infeksi bronkitis dan sinus, atau jenis infeksi saluran kemih tanpa komplikasi. Selalu konsultasikan dengan dokter untuk penggunaan antibiotik seperti ciprofloxacin untuk menghindari kemungkinan buruk dapat terjadi.

Dosis Penggunaan Ciprofloxacin

Dalam penggunaan obat ciprofloxacin, Anda perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mencegah kemungkinan buruk yang dapat terjadi. Pada ciprofloxacin oral biasanya diberikan dua kali sehari selama 7-14 hari.

Regimen dosis oral yang disarankan adalah 250 mg dua kali sehari untuk mengobati gejala ringan hingga sedang, dan 500 mg dua kali sehari untuk infeksi saluran kemih parah. Terapi untuk saluran pernapasan ringan hingga sedang atau infeksi kulit dan jaringan lunak memerlukan dosis 500 mg yang diminum dua kali sehari, sedangkan dosis 750 mg dua kali sehari dianjurkan untuk infeksi parah. Ciprofloxacin harus diberikan bersama makanan untuk meminimalkan gangguan pencernaan.

Pada ciprofloxacin intravena, dosis diberikan dengan jumlah 200-400 mg yang diminum dua kali sehari dan direkomendasikan untuk infeksi ringan hingga sedang. Untuk dosis hingga 400 mg setiap 8 jam digunakan untuk infeksi parah yang mengancam jiwa.

Peringatan

Sebelum mengonsumsi obat ini, Anda perlu memberi tahu dokter jika Anda memiliki alergi terhadap ciprofloxacin atau obat antibiotik seperti quinolone atau fluoroquinolone lainnya seperti delafloxacin, gemifloxacin, levofloxacin, moxifloxacin, dan ofloxacin. Selain itu beritahu juga dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan lain atau vitamin untuk menghindari interaksi obat.

Efek Samping

Ciprofloxacin dapat menimbulkan beberapa gejala efek samping pada beberapa orang. Berikut gejala yang dapat muncul, antara lain:

  • Mual
  • Muntah
  • Sakit perut
  • Diare
  • Gatal atau keputihan pada vagina
  • Kulit pucat
  • Kelelahan yang tidak biasa
  • Rasa kantuk

Jika gejala efek samping memburuk seperti muncul ruam, demam, kulit mengelupas, hingga sesak napas, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Berhati-hatilah dalam mengonsumsi obat agar terhindari dari hal-hal yang tidak diinginkan.Unduh aplikasi Lifepack yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Dapatkan kemudahan tebus resep obat tanpa antri.