Skip to content
Lifepack.id

Obat Cardisan 5 MG 50 Tablet - Obat Antihipertensi Golongan Dihdropyridine

Beli produk Ini


Obat Cardisan 5 MG 50 Tablet - Obat Antihipertensi Golongan Dihdropyridine

Dapatkan Produk Ini

Obat ini memerlukan resep. Konsultasi dengan dokter dulu di aplikasi Lifepack.



Jaminan untuk Anda

Jaminan untuk Anda

Cardisan adalah jenis obat hipertensi yang dikenal pula dengan nama calcium channel blocker (CCB). Kegunaan obat cardisan ialah untuk menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi serta nyeri dada angina. Beli Cardisan di Lifepack pastinya asli. Harga Cardisan di Lifepack juga dijamin lebih murah.

Cardisan 5 MG 50 Tablet
Golongan ObatObat keras, harus dengan resep dokter
KomposisiAmlodipine Besylate 5 mg
Klasifikasi ObatObat hipertensi
KemasanDus, 5 Strip @ 10 Tablet
Petunjuk PenyimpananSimpan di bawah suhu 30° C, di tempat yang kering, dan jauhkan dari paparan sinar matahari langsung.
ProdusenSanbe Farma
Nomor Izin Edar (NIE)DKL0822244610A1
Tanggal Kedaluwarsa31/07/2026

Mengapa Memilih Cardisan

  • Calcium channel blocker (CCB)
  • Waktu paruh (half-life) paling lama (30 hingga 50 jam) dibandingkan dengan nifedipine dan obat-obatan lain dalam tipe dihidropiridin
  • Dosis 1 kali sehari, lebih sedikit dari obat hipertensi lainnya

Kenapa Beli di Lifepack

  • Jaminan 100% obat asli
  • Harga lebih murah
  • Tanpa antri dan dikirim gratis ke tangan Anda

Manfaat Obat Cardisan

  • Membantu menurunkan tekanan darah.
  • Membantu melancarkan pembuluh darah.
  • Membantu meredakan angina (rasa nyeri di bagian bawah tulang dada).

Cara Konsumsi dan Dosis

Cara konsumsi obat cardisan disesuaikan dengan kondisi pasien. Adapun dosis Cardisan yang dianjurkan adalah:

  • Untuk hipertensi:

Dewasa: 1 kali sehari dengan dosis awal 5 mg dan dosis maksimal 10 mg per hari.  Lansia: 1 kali sehari dengan dosis awal 2,5 mg dan dosis maksimal 10 mg per hari. Pasien gangguan hati: 1 kali sehari dengan dosis awal 2,5 mg.

  • Untuk penyakit arteri koroner dan angina: 

Dewasa: 1 kali sehari dengan dosis awal 5 hingga 10 mg. Lansia: 1 kali sehari dengan dosis awal 5 mg dan dosis biasa 10 mg per hari.

  • Dapat diminum bersama atau tanpa makanan. 

Efek Samping

Pada beberapa kasus, efek samping Cardisan obat hipertensi dapat dialami seseorang, diantaranya:

  • Pusing atau sakit kepala
  • Edema (pembengkakan akibat cairan berlebih di jaringan)
  • Kelelahan
  • Mual 
  • Sakit perut
  • Kemerahan di wajah
  • Detak jantung tidak beraturan
  • Detak jantung cepat
  • Otot kaku atau pergerakan abnormal di otot
  • Kemungkinan serangan jantung atau kondisi nyeri dada agina jadi lebih buruk, walau kasusnya sangat jarang

Perhatian Penggunaan

HARUS DENGAN RESEP DOKTER Perhatikan penggunaan Cardisan jika mengalami:

  • Gagal jantung atau gagal jantung kongestif
  • Gangguan hati
  • Stenosis aorta berat
  • Kategori kehamilan: C. Belum ada penelitian pendukung pada wanita hamil dan belum diketahui apakah obat ini dapat membahayakan kandungan. Penggunaan obat pada wanita hamil hanya diperbolehkan atas saran dokter dan bila manfaat yang diberikan lebih besar daripada risiko terhadap janin. 

Interaksi dengan Obat Lain

Kandungan amlodipine besylate dari Cardisan punya potensi interaksi dengan obat-obatan lainnya, di antaranya:

  • Diltiazem 
  • Ketoconazole
  • Itraconazole
  • Ritonavir
  • Simvastatin

Jual Cardisan 5mg asli di Lifepack.

Kandungan per kapsul

  • Amlodipine Besylate 5 mg
<p>Amlodipine merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi masalah hipertensi atau tekanan darah tinggi dan agina. Obat oral ini termasuk dalam tipe dihidropiridin dan dikenal sebagai calcium channel blocker (CCB). </p> <p>Jika dibandingkan dengan nifedipine dan obat-obatan lain dalam tipe dihidropiridin, amlodipine punya waktu paruh (half-life) yang paling lama, dari 30 hingga 50 jam. Karenanya, obat ini diberikan dalam dosis 1 kali sehari.</p> <p>Jenis amlodipine yang umum dipasarkan adalah dalam bentuk garam besylate. Namun, ada pula bentukan garam lainnya bernama maleate. Baik amlodipine besylate dan amlodipine maleate tergolong sebagai bioequivalent atau sama pada dasarnya dan dapat digunakan secara bergantian. Adapun manfaat amlodipine besylate di antaranya:</p> <p>-Pengobatan hipertensi: lewat fitur CCB, amlodipine berperan dalam menghadang masuknya kalsium ke dalam sel otot jantung dan pembuluh arteri, yang mana dapat memicu kontraksi otot dan penyempitan pembuluh arteri. </p> <p>Amlodipine bekerja dengan menutup jalur kalsium tipe L bergantung tegangan. Turunnya kalsium intraseluler ini dapat mengurangi kontraksi otot polos pembuluh darah, meningkatkan otot rileks, dan vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah). Jantung akan lebih mudah memompa darah dan tidak memaksa jantung menyuplai banyak oksigen. </p> <p>-Pengobatan penyakit arteri koroner, angina: sebagai obat CCB, amlodipine juga berfungsi dalam mencegah atau meredakan angina, gangguan ketidaknyamanan atau rasa sakit pada bagian dada karena suplai darah ke jantung yang tidak cukup. </p> <p>Berdasarkan indikasi FDA, amlodipine digunakan untuk pengobatan angina stabil kronis, prinzmetal angina (angina varian atau vasospastik), dan penyakit arteri koroner yang ditunjukkan oleh pemeriksaan angiografi pada pasien tanpa gagal jantung atau fraksi ejeksi kurang dari 40%. </p> <p>Sebuah pengujian lewat pemberian amlodipine pada pasien arteri koroner menunjukkan adanya penurunan revaskularisasi koroner dan kunjungan kembali ke rumah sakit pada gejala angina.</p> <p>Manfaat amlodipine dalam pemulihan angina stabil berasal dari fungsinya dalam menurunkan afterload sekunder hingga sifat vasodilatasi dan anti-hipertensi. Pengurangan afterload akan membuat kebutuhan oksigen miokard menurun sehingga jantung tidak perlu bekerja keras memompa jantung ke dalam sirkulasi sistemik. </p>

Referensi:

MIMS. n.d. Cardisan.

Brucker T. dkk. Amlodipine.

RxList. 2020. NORVASC.

Bulsara K.G. dan Cassagnol M. 2020. Amlodipine.

Mignini F. dkk. 2007. Single-dose, randomized, crossover bioequivalence study of amlodipine maleate versus amlodipine besylate in healthy volunteers.

Wedro B. 2019. Angina (Symptoms, Causes, Types, Diagnosis, and Treatment).

Produk Terkait

Lihat Semua