Diovan 80 MG 28 tablet adalah obat penurun tekanan darah. Kandungan Diovan berupa valsartan punya peran dalam perawatan hipertensi dan mengurangi mortalitas kardiovaskular setelah mengalami infark miokard. Beli obat Diovan secara online di Lifepack dijamin asli.
| Diovan 80 MG 28 Tablet | |
|---|---|
| Golongan Obat | Obat keras, harus dengan resep dokter |
| Komposisi | Valsartan 80 mg |
| Klasifikasi Obat | Obat hipertensi |
| Kemasan | Dus, 2 strip @14 tablet salut selaput |
| Petunjuk Penyimpanan | Simpan di bawah suhu 30° C, di tempat yang kering, dan jauhkan dari paparan sinar matahari langsung. |
| Produsen | Novartis Indonesia |
| Nomor Izin Edar | DKI9867501817A1 |
| Tanggal Kedaluwarsa | 6/1/2024 |
Mengapa Memilih Diovan
- Alternatif bagi inhibitor (angiotensin-converting enzyme) ACE yang tidak dapat ditoleransi pasien
- Dapat menurunkan tekanan darah dalam waktu hingga 2 jam
- Efektivitas anti-hipertensi dapat bertahan maksimum 6 jam dengan efek hingga 24 jam
Kenapa Beli di Lifepack
- Jaminan 100% obat asli
- Harga lebih murah
- Tanpa antri dan dikirim gratis ke tangan Anda
Manfaat Obat Diovan
- Mencegah vasokonstriksi (penyempitan pembuluh darah)
- Membantu terjadinya proses vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah)
- Membantu meningkatkan pengeluaran sodium dan air serta penurunan tekanan darah
- Membantu menghindari stroke dan serangan jantung
- Membantu mencegah gangguan ginjal
Cara Konsumsi dan Dosis
Cara konsumsi obat Diovan disesuaikan dengan kondisi pasien. Adapun dosis Diovan yang dianjurkan adalah:
- Untuk hipertensi:
Dewasa: 1 kali sehari dengan dosis 80 mg atau 160 mg. Dosis harian bisa ditambahkan hingga 320 mg pada pasien dengan tekanan darah yang tidak cukup terkontrol, atau dengan menambahkan diuretik.
- Untuk gagal jantung:
Dewasa: 2 kali sehari dengan dosis awal 40 mg. Maksimal 320 mg per hari dengan dosis yang dibagi.
- Untuk pasca infark miokard:
Terapi perlu diberikan 12 jam setelah infark miokard, 2 kali sehari dengan dosis awal 20 mg. Setelahnya, dosis titrasi sebaiknya diberikan dari 40 mg, 80 mg, dan 160 mg, 2 kali sehari selama beberapa minggu ke depan.
- Dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.
Efek Samping
Pada beberapa kasus, efek samping Diovan adalah sebagai berikut:
- Sakit kepala atau pusing
- Reaksi alergi, seperti ruam, gatal, sulit bernafas
- Pingsan
- Gejala potasium darah tinggi, seperti otot lemah dan detak jantung pelan atau tidak teratur
- Pada sedikit kasus, penggunaan Diovan dapat memicu atau memperburuk gangguan ginjal
Perhatian Penggunaan
HARUS DENGAN RESEP DOKTER Perhatikan penggunaan Diovan jika mengalami:
- Hipersensitivitas atau alergi terhadap bahan valsartan atau alergi lainnya.
- Mengidap diabetes dan sedang melakukan pengobatan dengan aliskiren.
- Riwayat penyakit liver, kehilangan banyak air dan mineral (dehidrasi).
- Obat ini dapat meningkatkan level potasium atau kalium. Konsumsi suplemen kalium atau pengganti garam dengan bahan kalium sebaiknya perlu dikonsultasikan.
- Kategori kehamilan: D, terbukti berisiko terhadap janin.
Interaksi dengan Obat Lain
Kandungan valsartan dari obat Diovan punya potensi interaksi dengan obat-obatan lainnya, di antaranya:
- Aliskiren
- Lithium
- Obat yang dapat menaikkan potasium di dalam darah, seperti inhibitor ACE
- Produk dengan komposisi yang bisa menaikkan tekanan darah atau memperburuk kondisi gagal jantung
- Beberapa obat diuretik
- Rifampin
- Ritonavir
- Cyclosporine
Kandungan per kapsul
- Valsartan 80 mg <p>Valsartan dikenal dari fungsinya dalam perawatan tekanan darah tinggi dan gagal jantung. Obat ini termasuk dalam kelas penghambat reseptor angiotensin atau angiotensin receptor blocker (ARB). Hal ini pula yang membuat valsartan jadi obat yang dapat membantu dalam pencegahan stroke, serangan jantung, dan gangguan ginjal. Adapun kegunaan obat Diovan di antaranya adalah:</p>
Referensi: National Center for Biotechnology Information. 2021. PubChem Compound Summary for CID 60846, Valsartan. MIMS. n.d. Diovan. MedlinePlus. 2018. Valsartan. Drugs.com. 2019. Valsartan Pregnancy and Breastfeeding Warnings. WebMD. n.d. Diovan. Llamas M. 2021. Valsartan. Bissessor N. dan White H. 2007. Valsartan in the treatment of heart failure or left ventricular dysfunction after myocardial infarction. Jugdutt B.I. 2006. Valsartan in the Treatment of Heart Attack Survivors.








