Decolgen adalah obat pereda demam dan gejala flu seperti sakit kepala, bersin-bersin, dan hidung tersumbat. Setiap tablet Decolgen mengandung paracetamol, phenylpropalamine HCI, dan chlorpheniramine maleate (CTM) yang efektif untuk meredakan flu. Decolgen termasuk dalam obat bebas terbatas yang dapat dibeli tanpa resep dokter namun penggunaannya harus diawasi dan sesuai dengan dosis pemakaian.
| Decolgen | |
|---|---|
| Golongan Obat | Obat bebas terbatas |
| Komposisi | Paracetamol 400mg, phenylpropalamine HCI 12,5mg, Chlorpheniramine maleate (CTM) 1 mg. |
| Klasifikasi Obat | Sistem pernapasan |
| Kemasan | Box, isi 25 Strips @ 4 Tablet |
| Petunjuk Penyimpanan | Simpan di tempat kering dan sejuk (<30°C)Hindari terkena paparan sinar matahari langsung |
| Produsen | Darya-Varia Laboratoria Tbk. |
| Nomor Izin Edar | DTL1404522410A1 |
| Tanggal Kedaluwarsa | 1 Nov 2023 |
Mengapa Memilih Decolgen?
Saat terkena flu tubuh akan mengalami gejala seperti demam, bersin-bersin, hidung tersumbat, dan rasa tidak nyaman pada tenggorokan. Hal tersebut dikarenakan infeksi yang terjadi akibat virus influenza. Namun, dikondisi pandemi seperti saat ini mendapatkan penanganan dokter tentu cukup sulit untuk dilakukan. Pertolongan pertama yang tepat adalah dengan mengonsumsi obat sesuai dengan gejala yang dirasakan. Decolgen dapat digunakan untuk meredakan gejala influenza seperti demam, pilek, dan hidung tersumbat. Karena setiap tablet Decolgen mengandung paracetamol 400mg, Phenylpropalamine HCI 12,5mg, dan Chlorpheniramine maleate (CTM) 1 mg.
Kenapa Beli di Lifepack
- Jaminan 100% obat asli
- Harga lebih murah
- Tanpa antre dan dikirim gratis ke tangan Anda
Manfaat Decolgen
- Menurunkan demam
- Mengurangi rasa nyeri akibat demam dan flu
- Meredakan gejala flu
Cara Konsumsi dan Dosis
Decolgen dapat dikonsumsi sesuai dengan dosis yang dianjurkan atau resep dokter. Berikut dosis dan cara konsumsi obat:
- Dewasa: 3 – 4 x sehari, 1 tablet
- Anak-anak 6-12 tahun: 3 – 4 x sehari, 0,5 tablet atau menurut anjuran dokter
Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.
Efek Samping
Terdapat beberapa efek samping yang terjadi akibat penggunaan Decolgen, yaitu :
- Mengantuk
- Insomnia
- Gangguan pencernaan
- Aritmia
- Mulut kering
Hentikan pemakaian Decolgen jika terjadi reaksi alergi atau efek samping yang tidak biasa. Segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Perhatian Penggunaan
Decolgen dikontraindikasikan penggunaannya oleh orang dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti:
- Pasien dengan hipersensitif terhadap komponen produk
- Pasien dengan gangguan hati, glaukoma, hipertrofi prostat, dan hipertiroid.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan tertentu.
Interaksi dengan Obat Lain
Decolgen sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan obat-obatan lain guna mencegah interaksi obat. Obat ini tidak boleh digunakan bersamaan dengan obat-obatan seperti:
- Colestyramine dapat menurunkan penyerapan paracetamol
- Warfarin
Jika Anda memerlukan penggunaan obat ini bersamaan dengan obat lain, konsultasikan dengan dokter obat-obatan yang perlu digunakan bersamaan dengan Decolgen.
Kandungan per kapsul
-
Chlorpheniramine Maleate 1 mg
Chlorpheniramine Maleate adalah obat yang memiliki kompetisi dengan histamin. Obat ini akan mencoba mengurangi efek histamin pada tubuh sehingga tidak mengakibatkan efek negatif saat bersin, hidung meler atau gatal pada kulit dan mata. -
Paracetamol 400 mg
Paracetamol digunakan untuk mengobati berbagai kondisi seperti sakit kepala, nyeri otot, radang sendi, sakit punggung, sakit gigi, pilek, dan demam. Obat ini dapat mengurangi rasa sakit pada radang sendi ringan tetapi tidak berpengaruh pada peradangan dan pembengkakan sendi yang mendasarinya. -
Phenylpropanolamine Hci 12,5 mg
Phenylpropanolamine merupakan obat yang biasanya digunakan untuk mengatasi hidung tersumbat, sinus dan juga alergi. Ketika mengonsumsi obat dengan kandungan Phenylpropanolamine didalamnya, sebaiknya kurangi konsumsi kafein dan minuman beralkohol agar obat dapat bekerja dengan maksimal.
Pengonsumsian obat ini juga sebaiknya diteruskan dengan konsisten karena jika dihentikan dengan tiba-tiba, reaksi obat akan terputus. Kurangi dosis terlebih dahulu dan konsultasikan dengan dokter.








