Dispepsia adalah gangguan pencernaan yang berupa rasa nyeri dan tidak nyaman yang seringnya dirasakan pada perut bagian atas. Dispepsia merupakan sindrom yang wajib diketahui semua gejalanya agar tidak bertambah parah. Sindrom Dispepsia memiliki dua jenis yaitu Sindrom Dispepsia fungsional dan juga organik. Kedua sindrom tersebut sangat mungkin dan umum dialami masyarakat Indonesia.
Penyebab Sindrom Dispepsia
Yang biasanya menjadi penyebab gangguan pencernaan adalah gaya hidup yang tidak sehat. Berikut penjelasan mengenai penyebab beserta rinciannya.
· Mengonsumsi makanan berlemak, pedas, dan juga berminyak
· Merokok
· Mengonsumsi alkohol, minuman bersoda, dan juga minuman yang mengandung banyak kafein
· Makan terlalu cepat
· Stres, merasa gelisah
· Mengonsumsi suplemen yang mengandung zat besi
Selain karena gaya hidup, penyebab lainnya yang dapat membuat sindrom Dispepsia muncul adalah:
· Tukak lambung
· Peradangan lambung
· Sembelit
· Batu empedu
· Kanker lambung
· Peradangan pankreas
· Usus tersumbat
Penyakit-penyakit yang sudah disebutkan tadi akan menyebabkan dinding lambung iritasi karena produksi asam lambung berlebih. Hal tersebut akan menyebabkan rangsangan pada sumsum tulang yang membuat penderita merasa tidak nyaman sampai mual dan muntah.
Gejala Sindrom Dispepsia
Sindrom ini dapat dikenali dari gejalanya dan setiap orang dapat merasakan gejala yang berbeda-beda. Tetapi pada umumnya gejala yang jelas selalu terjadi pada penderita Dispepsia adalah:
· Perut Kembung
· Cepat kenyang
· Rasa sakit di ulu hati
· Rasa terbakar pada ulu hati
· Mual dan kadang muntah
Gejala tersebut masih terbilang ringan dan tidak harus mendapatkan penanganan lebih lanjut. Anda harus segera mendapatkan penanganan lebih lanjut jika sudah muncul gejala seperti berikut:
· Tinja berubah warna menjadi hitam
· Berat badan menurun drastis tanpa sebab
· Sulit menelan makanan
· Muntah disertai darah
· Sesak nafas
· Dada terasa nyeri
Cara Mengatasi Sindrom Dispepsia
Gangguan pencernaan bukanlah masalah yang tidak bisa diatasi. Berikut beberapa cara yang bisa Anda coba di rumah:
· Mengonsumsi Minuman Cengkeh
Supaya gejala Dispepsia bisa lebih ringan maka sebaiknya konsumsi saja minuman yang terbuat dari cengkeh. Cengkeh tersebut mengandung zat yang dapat mengurangi kadar gas yang ada di dalam lambung. Rasa kram yang dialami saat menderita sindrom juga hilang karena cengkeh bisa mempercepat kerja sistem pencernaan.
· Hindari Makanan Pedas
Salah satu penyebab riskan Dispepsia adalah makanan pedas, maka dari itu hindari makan makanan pedas terlalu banyak. Kalau memang sedang ingin makan pedas, pastikan konsumsi dalam jumlah sedikit saja karena sindrom akan bertambah buruk.
· Mengkonsumsi Jahe
Jahe sudah terkenal sekali mampu mengatasi segala jenis gangguan pencernaan termasuk Dispepsia, jahe sudah terbukti mampu mengurangi jumlah produksi asam pada lambung. Meskipun bermanfaat bukan berarti bisa mengkonsumsi dalam jumlah yang banyak. Dalam satu hari jahe boleh dikonsumsi sebanyak 3 sampai 4 gram saja, kalau melebihi jumlah tersebut akan sering mulas dan diare.
Demikian informasi seputar penyebab, gejala, dan cara mengatasi penyakit dispepsia. Karena tergolong ke dalam obat keras, obat-obatan untuk pasien penderita penyakit dispepsia hanya bisa didapatkan melalui konsultasi dokter dengan obat resep. Dapatkan informasi dan kebutuhan kesehatan Anda hanya di Apotek Lifepack.
Ingin konsultasi dokter dan tebus obat resep?
Nikmati kemudahan konsultasi GRATIS dengan tim dokter berpengalaman Apotek Lifepack. Sampaikan keluhan dan kebutuhan obat Anda langsung ke dokter kami melalui WhatsApp di nomor 0811 1062 5888 atau melalui (http://wa.me/6281110625888).
Dengan layanan digital Apotek Lifepack yang telah terintegrasi, Anda tidak perlu lagi antre ketika menebus resep obat. Apoteker kami akan membantu memvalidasi resep Anda. Layanan tebus resep akan sangat membantu kebutuhan obat rutin pasien kronis.
Apa Itu Apotek Lifepack?
Apotek Lifepack menyediakan beragam (https://lifepack.id/produk/) dengan harga hemat, produk original berlisensi BPOM, dan gratis ongkir se-Indonesia. Layanan Lifepack tersedia secara online maupun offline. Dapatkan konsultasi dokter gratis dan program prioritas obat rutin secara khusus di layanan online kami.
Kunjungi juga apotek offline kami di berbagai kota besar. Jakarta di alamat Infinia Park, Jl. Dr. Saharjo No.45, Manggarai, Tebet. Sedangkan Surabaya di Jl. Raya Manyar 11 F, Menur Pumpungan. Untuk warga Bandung, Anda juga bisa membeli obat di Apotek Lifepack Bandung di Jl. Abdul Rahman Saleh Nomor 1A Ruko D, Cicendo. Nantikan kehadiran Apotek Lifepack di kota-kota besar Indonesia lainnya.
Jangan ragu juga untuk hubungi WhatsApp di nomor (http://wa.me/6281110625888) untuk beli obat, tebus resep, layanan konsultasi, dan lain-lainnya. Tim Asisten Apoteker kami akan membalas pesan Anda pada jadwal operasional, yaitu hari Senin – Minggu, pukul 07.00 – 23.00. (https://lifepack.id/informasi-apotek-lifepack/).
















