fbpx
BerandaHipertensiCara Untuk Mendeteksi dan Mengatasi Hipertensi

Hipertensi adalah sebutan untuk penyakit tekanan darah tinggi dimana kondisi tekanan darah Anda berada pada nilai 130/80 mmHg atau bisa lebih. Kondisi tekanan darah tinggi dapat membahayakan Anda karena jantung akan dipaksa untuk memompa darah ke seluruh tubuh lebih keras. Sehingga hal ini bisa mengakibatkan timbul beberapa penyakit, seperti stroke, gagal jantung, atau bahkan gagal ginjal.

Cara Untuk Mendeteksi dan Mengatasi Hipertensi

Untuk mengetahui dan mengukur tekanan darah, Anda perlu memahami klasifikasi tekanan darah. Mulai dari tekanan darah normal hingga tekanan darah tinggi tingkat 2. Berikut klasifikasinya:

  • Tekanan normal : di bawah 120/80 mmHg
  • Tekanan darah tinggi tingkat 1 : 130/80 mmHg – 139/89 mmHg
  • Tekanan darah tinggi tingkat 2 : 140/90 mmHg dan lebih tinggi.

Faktor Penyebab Hipertensi

Penyebab pasti dari tekanan darah tinggi tidak diketahui. Tetapi secara sekunder penyebab tekanan darah tinggi adalah dari berbagai macam kondisi, seperti gangguan atau penyakit ginjal, gangguan pernapasan saat tidur (sleep apnea), kehamilan, penyalahgunaan NAPZA, kecanduan alkohol, penyakit kelenjar tiroid, tumor kelenjar adrenal, kelainan keturunan pada pembuluh darah, hingga mengkonsumsi obat tertentu (pil KB, pereda rasa sakit, dan sebagainya).

Walaupun tidak diketahui penyebab pastinya, perlu Anda ketahui bahwa terdapat beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko tekanan darah menjadi tinggi. Faktor tersebut antara lain:

  1. Faktor usia yang bertambah dapat menjadi risiko tekanan darah tinggi. Pada umumnya terjadi di usia 45 tahun (pria) dan di atas usia 65 tahun (wanita).
  2. Hipertensi keturunan seringkali terjadi karena riwayat anggota keluarga memiliki darah tinggi.
  3. Faktor merokok yang bisa meningkatkan tekanan jantung dan pembuluh darah yang diakibatkan oleh zat kimianya, sehingga pembuluh darah menyempit.
  4. Kurang berolahraga bisa mengakibatkan peningkatan pada denyut jantung dan membuatnya harus bekerja lebih keras untuk memompa darah, dan juga bisa meningkatkan berat badan.
  5. Faktor obesitas dapat meningkatkan tekanan dalam pembuluh darah dan jantung, akibat dari adanya peningkatan nutrisi dan oksigen yang dialirkan ke dalam sel melalui pembuluh darah.
  6. Kurang mengkonsumsi kalium dan terlalu banyak mengkonsumsi garam dapat mengakibatkan natrium dalam darah menjadi tinggi, sehingga cairan akan tertahan dan meningkatkan tekanan dalam pembuluh darah.

Gejala yang Ditimbulkan Dari Hipertensi

Tekanan darah tinggi bisa dikatakan sebagai penyakit yang berbahaya, karena bisa terjadi tanpa menunjukkan gejala. Sehingga Anda akan mengetahuinya saat sudah komplikasi. Namun tidak perlu khawatir karena Anda bisa mengetahui beberapa gejala ketika tekanan darah sudah mulai tinggi. Seperti halnya masalah pada penglihatan, sakit kepala, badan lemas, sesak napas, nyeri dada, aritmia, hingga terdapat darah pada urine.

Jika sudah terjadi komplikasi karena tekanan darah tinggi, hal ini dapat merusak pembuluh darah serta organ lainnya yang ada pada tubuh. Sehingga kalau didiamkan dapat menimbulkan penyakit serius, seperti kehilangan penglihatan, gagal ginjal, aterosklerosis, dan juga terbentuk aneurisma.

Jaminan Lifepack untuk Anda

Pencegahan dan Pengobatan Hipertensi

Oleh sebab itu, Anda harus menjalani gaya hidup yang sehat dan melakukan beberapa pencegahan agar tekanan darah tidak tinggi. Mengatasi tekanan darah tinggi keturunan dapat dilakukan dengan menjaga berat badan agar tetap ideal, mengkonsumsi makanan yang sehat, rutin untuk berolahraga, dan juga berhenti merokok.

Mungkin beberapa dari Anda diharuskan mengkonsumsi obat untuk menurunkan tekanan darah sebagai cara pengobatan. Salah satu obat antihipertensi yang dapat membantu menurunkan tekanan darah adalah Interpril 10MG 30 Tablet (Rp 192.200). Sehingga sangat penting diingat bahwa lebih baik untuk mulai melakukan pencegahan sejak dini, khususnya bagi Anda yang memiliki faktor yang beresiko terjadi hipertensi.

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Untuk memenuhi kebutuhan obat kronis seperti obat hipertensi, kamu juga bisa mengunduh aplikasi Lifepack. Dengan Lifepack, anda dapat menebus resep obat tanpa perlu antri di apotek. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Pertanyaan Seputar Lifepack

+

Apa itu Lifepack?

+

Apa yang membuat Lifepack berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Lifepack?

+

Berapa lama pengiriman obat saya?

+

Dokter spesialis apa saja yang tersedia di Lifepack?

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat Anda

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Konsultasi mobile Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Jaminan Lifepack untuk Anda

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Kebersihan Apotek Selalu Terjaga

Apoteker selalu dicek suhu badannya

Apoteker selalu menggunakan Sanitizer

Kemasan obat praktis dan aman

Pengiriman dilakukan tanpa kontak langsung

Artikel Terkait

menu diet hipertensi

Masih Bisa Makan Enak, Cek Contoh Menu Diet Hipertensi Sehat!

Hipertensi   27/10/2022
manfaat puasa

Manfaat Puasa bagi Penderita Hipertensi

Hidup Sehat   14/07/2021
tekanan-darah-tinggi

Pilihan Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi tanpa Obat

Hipertensi   15/04/2021
hipertensi adalah

Mengenal Tanda dan Gejala Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Hipertensi   04/02/2021
hipertensi

Awas! Ternyata Hipertensi Bisa Sebabkan Stroke

Hipertensi   15/12/2020

Tebus Obat Tak Perlu Antre Lagi

Dapatkan atau Upload resep, obat siap dikirim ke lokasi Anda

Chat via Whatsapp

Respon Cepat, Jawaban Akurat

Download Aplikasi

Obat Dijamin Asli, Lengkap dan Murah

Pelajari Lebih Lanjut

Metode Pembayaran

metode pembayaran

Partner Pengiriman