HOT IN CREAM TUBE 60 GR berguna untuk mengatasi capek, pegal-pegal dan nyeri otot yang mengganggu aktivitas harian. Hindari penggunaan krim pada area sensitif. Segera hubungi dokter bila terjadi iritasi.
Hot In Cream 60 gram | |
Golongan Obat | Obat bebas. Bisa dibeli tanpa resep dokter |
Komposisi | Menthol 70 Mg, Methyl salicylate 25 Mg, Eucalyptus Oil 1 Mg, Lemongrass Oil 1 Mg, Pine Oil 2,5 Mg. |
Klasifikasi Obat | Obat Otot, Tulang, dan Sendi |
Kemasan | Botol |
Petunjuk Penyimpanan | • Simpan di tempat yang sejuk dan kering jauh dari panas, lembab, dan sinar matahari langsung. • Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak |
Produsen | PT. Ultra Sakti |
Nomor Izin Edar |
QD143712951 |
Belum ada efek samping yang dikeluhkan oleh pengguna. Jika terjadi iritasi, segera hubungi dokter.
Belum diketahui interaksi hot in cream dengan obat-obatan lainnya.
Mentol terbuat dari ekstrak minyak mint. Menthol memberikan sensasi dingin saat dioleskan ke kulit, yang membantu meredakan nyeri pada jaringan di bawah kulit. Topikal mentol (untuk digunakan pada kulit) digunakan untuk meredakan sementara nyeri artritis ringan, sakit punggung, nyeri otot atau sendi, atau memar yang menyakitkan.
Methyl salicylate adalah analgesik eksternal yang tersedia dalam obat-obatan over-the-counter (OTC) yang untuk sementara meredakan nyeri tubuh ringan dan nyeri otot dan sendi yang berhubungan dengan sakit punggung, arthritis, ketegangan, keseleo, dan memar. Methyl salicylate dapat ditemukan dalam obat nyeri topikal (misalnya krim atau salep) yang mengandung lebih dari satu bahan aktif analgesik eksternal.
Peradangan kronis dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan, termasuk radang sendi ,diabetes, dan beberapa jenis kanker. Sebuah studi tahun 2014, menunjukkan lemongrass oil memiliki efek anti-inflamasi yang kuat pada tikus dengan infeksi jamur. Para peneliti menyimpulkan bahwa, sementara lebih banyak penelitian pada manusia diperlukan, Lemongrass Oil dapat membantu mengobati peradangan kulit di masa depan. Lemongrass oil juga dapat membantu mengurangi gejala rheumatoid arthritis , kemungkinan besar karena sifat anti-peradangannya. Sebuah studi tahun 2017 mengamati efek minyak esensial serai pada 30 orang, berusia antara 35-70 tahun, dengan rheumatoid arthritis.
Pine oil diekstrak dari pohon pinus yang umum dikenal dengan nama ilmiah Pinus Sylvestris. Melalui proses penyulingan uap dari jarum, ranting, dan kerucut dari pohon cemara maka menghasilkan pine oil. Pine oil dianggap sebagai analgesik dan merupakan obat yang baik untuk orang yang menderita nyeri sendi, radang sendi, dan kondisi rematik. Selain itu, Pine oil juga merupakan agen anti-inflamasi, yang berarti mengurangi peradangan dan kemerahan pada area yang terkena, dan sekaligus menghilangkan rasa sakit.
Eucalyptus oil diekstraksi dari daun pohon eucalyptus. Eucalyptus oil yang diencerkan juga dapat dioleskan ke kulit sebagai obat untuk masalah kesehatan seperti radang sendi dan bisul kulit. Eucalyptus oil menjadi pilihan untuk meredakan gejala pilek dan memberikan manfaat kesehatan pernapasan. Eucalyptol, yang sering digunakan dalam obat kumur dan obat flu, berasal dari Eucalyptus globulus. Eucalyptus sering digunakan sebagai minyak esensial dengan diffuser untuk manfaat kesehatan aromaterapi.