fbpx

Waspadai Bahaya Angin Duduk!

Agu 28, 2020 | Hidup Sehat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Nada Karisma

Anda tentu sangat familiar dengan istilah angin duduk. Ya, penyakit yang satu ini memang lebih dikenal dengan istilah angin duduk. Dalam dunia medis sendiri, angin duduk adalah angina pectoris. Namun apa sebenarnya angina pectoris atau angin duduk? Apakah penyakit ini berbahaya?

Simak selengkapnya pada ulasan yang telah Tim Lifepack rangkum untuk anda berikut ini.

Apa Itu Angin Duduk?

Angina pectoris atau angin duduk adalah nyeri dada atau rasa sakit pada dada ketika aliran darah ke otot jantung Anda berkurang. Otot jantung Anda membutuhkan oksigen yang dibawa oleh darah. Sehingga ketika darah yang mengalir menuju jantung berkurang, maka pasokan oksigen juga akan berkurang dan memengaruhi otot jantung. Jika angina pectoris terjadi, Anda juga mungkin merasakan sakit pada bahu, lengan, leher, rahang, atau punggung.

Angina pectoris adalah gejala Penyakit Jantung Koroner (PJK), yaitu penyakit jantung yang paling umum. PJK terjadi ketika zat lengket yang disebut plak menumpuk di arteri yang memasok darah ke jantung, sehingga mengurangi aliran darah.

Tipe Angina

Angina pectoris terdiri dari tiga tipe. Tipe-tipe angina tersebut antara lain:

  • Angina stabil, yaitu jenis yang paling umum. Jenis angina pectoris ini terjadi ketika jantung bekerja lebih keras dari biasanya. Angina stabil memiliki pola teratur. Biasanya istirahat dan obat-obatan dapat membantu mengurangi gejala yang terjadi.
  • Angina yang tidak stabil, yaitu angina yang paling berbahaya. Jenis ini tidak mengikuti pola dan dapat terjadi tanpa adanya aktivitas fisik. Angina pectoris jenis ini tidak hilang dengan istirahat atau obat-obatan. Timbulnya angina jenis adalah pertanda bahwa Anda bisa mengalami serangan jantung.
  • Varian angina, yaitu angina yang jarang terjadi. Namun angina ini dapat terjadi ketika Anda sedang beristirahat. Biasanya dokter akan memberikan obat-obatan untuk membantu meredakan gejala yang timbul.

Gejala Angina Pectoris

Gejala utama angina pectoris adalah nyeri, sakit atau terasa ada tekanan pada dada. Angina sering digambarkan sebagai nyeri atau sensasi terbakar pada dada, gangguan pencernaan, dan sesak di dada. Rasa sakit atau tidak nyaman biasanya dimulai pada belakang tulang dada. 

Selain gejala-gejala tadi, angina pectoris juga memiliki gejala lain seperti:

  • Kelelahan
  • Pingsan
  • Mual
  • Sesak napas
  • Berkeringat
  • Kelemahan

Diagnosis

Untuk mengetahui apakah Anda menderita angina pectoris atau tidak, Anda memerlukan diagnosa dokter. Untuk mendiagnosis angina, dokter biasanya akan bertanya tentang tanda dan gejala yang Anda rasakan. Selain itu Anda memerlukan tes darah, melakukan rontgen, atau elektrokardiogram (EKG), atau kateterisasi jantung untuk menentukan seberapa baik jantung Anda dapat bekerja.

Itulah informasi mengenai angin duduk atau angina pectoris. Jika Anda merasakan gejala-gejala di atas, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Unduh aplikasi Lifepack yang tersedia di Google Play Store dan App Store untuk mendapat kemudahan tebus resep obat-obatan penyakit kronis seperti diabetes, jantung, atau hipertensi kapanpun dan dimanapun.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis