fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Ditinjau oleh: dr. Irma Lidia

Penderita sinusitis biasanya dapat dipicu karena udara yang dingin maupun karena alergi. Kondisi sinusitis ini memang bisa pulih dengan sendirinya. Akan tetapi apabila kondisinya sedang akut maka dapat terjadi hingga berminggu-minggu, yaitu selama 8 Minggu. Jika tidak segera ditangani maka pasien bisa merasakan infeksi maupun pertumbuhan sinusitis yang semakin parah. 

Setiap penderita akan mempunyai gejala yang tidak sama, namun yang umum terjadi yaitu adanya nyeri pada bagian wajah, sakit kepala, hidung tersumbat, bahkan hidung meler. Untuk sinusitis akut memang tidak membutuhkan pengobatan apapun. Akan tetapi pasien dapat meringankan gejala tersebut dengan penggunaan obat maupun pembilasan rongga hidung melalui larutan saline.

Informasi

Sinusitis merupakan pembengkakan dan infeksi yang disebabkan adanya penyumbatan di dalam rongga sekitar hidung (sinus paranasal). Pada biasanya gejala sinusitis bisa saja terjadi secara tiba-tiba. Ada yang berlangsung dalam jangka waktu yang pendek yaitu kurang dari 12 Minggu. Namun ada juga yang berlangsung lebih lama dari itu. Apabila gejala tersebut berlangsung lebih lama, maka hal ini disebut sebagai sinusitis kronis.

Bagi penderita yang mengalami sinusitis akut atau lebih parah biasanya mengalami peradangan pada waktu yang lebih lama yaitu 3 bulan. Secara umum sinusitis ini bisa menyerang pada setiap orang. Akan tetapi pencegahan masih bisa dilakukan dengan cara mengurangi adanya faktor resiko. Sinusitis lebih sering menyerang pada ada orang dewasa maupun orang muda. Namun hal ini tidak menutup kemungkinan dapat menyerang pada anak-anak.

Gejala

Ada beberapa gejala yang bisa diperlihatkan pada penderita yang mengalami penyakit ini, diantaranya seperti berikut:

  • Wajah terasa nyeri
  • Penderita sering mengeluarkan ingus atau lendir hidung yang berwarna kuning atau hijau
  • Hidung sering kali terasa mampet
  • Bagian indera penciuman semakin memburuk karena sulit menangkap bau
  • Bau mulut
  • Lebih sering mengalami kelelahan
  • Batuk
  • Sakit pada gigi
  • Bagian anggota tubuh seperti pipi, hidung dan mata mengalami nyeri
  • Indra pengecap mengalami penurunan
  • Nyeri di bagian telinga, gigi, dan rahang atas
  • Mengalami radang tenggorokan
  • Perasaan tidak terkontrol, sehingga lebih mudah marah
  • Seringkali merasa mual

Penyebab

Setelah Anda mengetahui beberapa gejala yang ada di atas, Anda pun juga harus mengetahui apa saja penyebab yang seringkali ditimbulkan oleh sinusitis seperti berikut ini:

  • Pasien mengalami flu yang tidak segera disembuhkan
  • Pasien seringkali mengalami kontak pada beberapa hal yang menimbulkan alergen, misalnya seperti menyentuh, menghirup, minum, maupun makanan
  • Adanya bawaan sinus yang terlalu kering.

Faktor Resiko

Selain beberapa penyebab di atas Anda pun juga harus mengetahui adanya faktor resiko yang seringkali ditimbulkan oleh penyakit sinusitis seperti faktor risiko berikut:

  • Penderita seringkali berkontak langsung terhadap pencemaran lingkungan seperti hal-hal yang menimbulkan alergi
  • Penderita seringkali mengalami gangguan pada kekebalan tubuh. Misalnya seperti Fibrosis kistik ataupun HIV dan AIDS
  • Mempunyai riwayat asma
  • Merokok

Diagnosis

  • Dokter akan melakukan pemeriksaan pada bagian hidung telinga, dada maupun tenggorokan. Dengan menggunakan alat medis seperti otoskop supaya bisa melakukan diagnosis adanya penyakit sinusitis.
  • Dokter dan tim medis akan melakukan endoskopi di bagian hidung melakukan MRI pada sinus dan melakukan CT scan. Tujuannya yaitu supaya tim medis bisa mencurigai apakah adanya peradangan sinus maupun infeksi yang disebabkan tumor maupun jamur.
  • Dokter harus mengetahui mengenai frekuensi dari sinusitis yang dialami pasien pada setiap tahunnya. Oleh karena itu dokter akan merekomendasikan kepada pasien untuk melakukan rontgen maupun melakukan tes lain sesuai yang dibutuhkan.

Pengobatan

Pengobatan bisa saja dilakukan di rumah, namun dengan catatan apabila kondisi sinusitis tersebut belum terlalu parah. Berikut ini jenis pengobatan yang dapat dilakukan di rumah di antaranya:

  • Anda disarankan untuk menghirup uap yang ada di mangkok. Ini bertujuan untuk melembabkan bagian saluran hidung.
  • Melakukan pengompresan air hangat di bagian hidung ataupun di area hidung untuk bisa meringankan gejala dari sinusitis.
  • Pada saat sedang tidur kepala dapat diangkat dengan cara menggunakan beberapa bantal supaya dapat memposisikan kepala lebih tinggi.
  • Mengkonsumsi obat sinusitis seperti dekongestan tablet.
  • Bisa menggunakan obat semprot.
  • Pasien harus melakukan pemeriksaan ke dokter apabila gejala yang ditimbulkan tidak segera sembuh.

Pencegahan

Ada beberapa pencegahan yang bisa dilakukan oleh pasien penderita sinusitis di antara:

  • Rajin mencuci tangan, terutama bagi Anda yang sering kali menyentuh area wajah seperti mulut, hidung, dan mata supaya kuman tidak masuk ke dalam tubuh.
  • Mengkonsumsi air putih dalam jumlah yang lebih banyak.
  • Melakukan vaksin flu setiap tahunnya.

Peradangan yang terjadi pada sinus menjadi kondisi yang seringkali disebabkan oleh infeksi. Oleh karena itu dokter akan memberikan resep obat sinusitis yang mempunyai kandungan antibiotik. Apabila kondisi pasien terlalu parah, maka dokter akan melakukan tindakan berupa pembedahan. Sehingga penanganan sinusitis harus segera dilakukan dengan langkah yang tepat.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis