fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Ditinjau oleh: dr. Fala Adinda

Histoplasmosis adalah suatu infeksi pada organ paru-paru yang disebabkan karena menghirup spora jamur Histoplasma capsulatum. Spora jamur Histoplasma capsulatum ditemukan pada kotoran burung dan kelelawar, tanah basah seperti kandang ayam, bangunan terlantar, sekitar pohon besar atau semak belukar, dan umumnya ditularkan melalui udara..

Informasi  

Histoplasmosis tidak hanya memengaruhi paru-paru, tapi juga sumsum tulang, kelenjar adrenal, saluran pencernaan, otak, dan persendian. Penyakit ini sering disebut sebagai Demam Lembah Sungai Ohio karena penderita infeksi ini paling banyak dialami oleh orang-orang di daerah Amerika Serikat. Kebanyakan orang yang menderita histoplasmosis tidak mengalami gejala dan tidak menyadari jika dirinya terinfeksi. Namun, kondisi bisa jadi serius apabila histoplasmosis dialami pada bayi dan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah. Beruntungnya, sudah tersedia pengobatan yang efektif termasuk histoplasmosis yang paling parah.

Gejala  

Jenis histoplasmosis ringan tidak menunjukkan gejala. Namun, histoplasmosis parah dapat mengancam nyawa dan ada gejala yang muncul 3-17 hari setelah paparan jamur Histoplasma capsulatum. Adapun gejala-gejala yang ditunjukkan penderita infeksi ini adalah:

  • Demam 
  • Menggigil
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Batuk kering 
  • Dada yang tidak nyaman

Sebagian orang akan merasakan nyeri sendi dan ruam. Bagi pasien yang sudah memiliki penyakit paru-paru seperti emfisema, dapat terkena histoplasmosis kronis. Nah, gejala kronis yang ditunjukkan adalah penurunan berat badan dan batuk berdarah. Terkadang, ada gejala yang menyerupai penyakit turberkulosis.

Histoplasmosis paling parah dialami oleh bayi dan orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh yang disebut dengan histoplasmosis mewabah. Jenis infeksi ini dapat memengaruhi setiap bagian tubuh seperti mulut, hati, sistem saraf pusat, kulit, dan kelenjar adrenal. Jika tidak segera diobati penyakit ini dapat berujung fatal.

Penyebab 

Histoplasmosis disebabkan oleh sel-sel reproduktif dari spora jamur Histoplasma capsulatum. Spora jamur ini bersifat sangat ringan dan melayang ke udara. Penderita yang pernah terinfeksi histoplasmosis, masih bisa terinfeksi lagi dengan kemungkinan yang lebih ringan. Jamur ini dapat tumbuh subur di lingkungan yang kaya bahan organik, seperti kotoran burung dan kelelawar, lumbung tua, taman, dan gua. Penyakit ini tidak menular, tapi spora dapat menyebar terkena angin sehingga dapat menginfeksi orang-orang.

Faktor Risiko 

Seseorang yang banyak menghirup spora jamur Histoplasma capsulatum akan memiliki risiko terkena penyakit histoplasmosis lebih besar. Faktor yang meningkatkan risiko penyakit histoplasmosis adalah orang-orang yang kemungkinan terpapar spora seperti petani, pekerja pest control, penjaga unggas, pekerja konstruksi, tukang atap, tukang bangunan, dan penjelajah gua. Namun, golongan yang paling berisiko adalah anak-anak berusia dini dan lansia, sebab keduanya memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah.

Disamping itu, beberapa faktor lain yang mampu melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga berisiko terinfeksi spora jamur Histoplasma capsulatum adalah penderita HIV atau AIDS, kemoterapi kanker intensif, obat-obatan kortikosteroid, TNF inhibitor, dan obat-obatan yang mencegah penolakan cangkok organ.

Diagnosis 

Untuk mendiagnosis penyakit histoplasmosis mungkin agak rumit, tergantung area tubuh mana yang terinfeksi. Pada kasus histoplasmosis ringan tidak memerlukan pengujian. Namun, diagnosis sangat membantu dalam pemilihan pengobatan yang tepat sesuai kasusnya. Tes yang tersedia untuk mendiagnosis histoplasmosis memiliki batasan. Misalnya, memerlukan waktu hingga enam minggu untuk mendapatkan hasil dari beberapa tes yang dilakukan. Akan tetapi, dokter dapat melakukan kombinasi pendekatan untuk mendiagnosis histoplasmosis dari sampel cairan paru-paru, darah atau urin, jaringan paru dari biopsi, dan sumsum tulang.

Meskipun penyakit ini terbilang sulit dideteksi, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti wawancara riwayat gejala penyakit dan mencari tahu faktor risiko terkait. Kemudian, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang berupa antigen histoplasma dalam darah atau urin. 

Pemeriksaan pencitraan seperti rontgen dapat menunjukkan kelainan paru-paru, tapi gambaran dada pada pasien seperti terlihat penyakit lain. Biopsi jaringan paru berguna untuk mengetahui adakah jamur Histoplasma dalam organ tersebut atau tidak. Namun, butuh waktu hingga 4 minggu untuk mengetahui pertumbuhan dari jamur tersebut.

Pengobatan  

Bagi pasien ringan tidak membutuhkan pengobatan. Namun, bagi pasien histoplasmosis parah, kronis, atau mewabah, maka memerlukan pengobatan dengan satu atau lebih obat antijamur. Obat histoplasmosis tersedia dalam berbagai bentuk, seperti pil, tetapi yang paling ampuh diberikan melalui infus. Obat yang mungkin diberikan seperti itraconazole, ketoconazole, dan amphotericin B.

Pencegahan 

Penyakit ini dapat dicegah dengan menerapkan langkah-langkah berikut ini. 

Pertama, hindari paparan proyek renovasi, konstruksi bangunan, penjelajahan gua, dan area perkembangbiakan burung. 

Kedua, semprot tanah yang terkontaminasi untuk mencegah jamur dilepaskan ke udara. Begitu Pula jika Anda memiliki kandang ayam atau kandang lainnya, semprot dulu sebelum dibersihkan. 

Ketiga, jangan lupa pakai masker. Menggunakan masker dapat melindungi tubuh dari organisme yang berterbangan di udara, terutama masker pernapasan.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis