Ditinjau oleh: dr. Denny Archiando

Hepatitis B merupakan penyakit peradangan organ hati. Penyakit ini disebabkan oleh virus hepatitis B. Virus tersebut dapat ditularkan melalui jarum suntik maupun hubungan seksual. Penyakit ini umumnya tidak berlangsung lama dan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa melakukan pengobatan khusus. Kondisi ini disebut juga sebagai infeksi akut. Namun, penyakit ini dapat pula bertahan lama, kondisi tersebut disebut dengan hepatitis B kronis.

Informasi

Hepatitis B adalah penyakit hati menular akibat virus hepatitis atau virus HBV. Virus tersebut merupakan salah satu dari tipe virus yang menyerang organ hati. Penyakit ini sendiri memiliki 2 bentuk yakni:

  • Infeksi HBV Akut

Penyakit ini bersifat sementara.  Umumnya akan dialami selama 6 bulan pertama setelah seseorang terpapar HBV. Meskipun begitu, Infeksi akut dapat menyebabkan terjadinya infeksi kronik meskipun tidak semua kondisi hepatitis B akut berubah menjadi kronis.

  • Infeksi HBV Kronik

Penyakit ini terjadi dalam jangka panjang. Kondisi ini disebabkan karena virus tetap bertahan dalam tubuh seseorang.

Hepatitis B kronis ini dapat menyebabkan munculnya penyakit komplikasi yang membahayakan nyawa seperti kanker hati. Oleh sebab itu perlu untuk rutin melakukan kontrol ke dokter bagi penderita hepatitis B kronis supaya penanganan dapat dilakukan secara cepat dan dapat mendeteksi sedini mungkin jika terjadi komplikasi. Oleh sebab itu, penderita hepatitis B khususnya kronis, harus melakukan kontrol secara rutin ke dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat.

Gejala

Penderita penyakit ini sering kali tidak menimbulkan gejala apapun, namun gejala umum yang sering timbul meliputi:

  • Munculnya ruam
  • Nyeri sendi
  • Lemah
  • Kuning
  • Feses berwarna pucat 
  • Warna urin gelap
  • Gatal-gatal
  • Hilang nafsu makan
  • Mual muntah
  • Demam ringan
  • Nyeri perut

Penyebab

Hepatitis B disebabkan karena virus hepatitis (HBV) sedangkan penularannya bisa disebabkan oleh:

  • Berhubungan seksual dengan penderita hepatitis B tanpa kondom
  • Berbagi jarum suntik. Hal ini disebabkan karena adanya virus yang terdapat di dalam darah
  • Penularan juga dapat terjadi oleh wanita yang sedang hamil kepada bayi yang ada dalam kandungan

Faktor Risiko

Ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit ini diantaranya:

  • Melakukan hubungan intim secara tidak aman atau bergonta-ganti berganti-ganti pasangan
  • Melakukan hubungan seksual dengan pengidap
  • Berbagi jarum suntik saat melakukan injeksi obat
  • Melakukan hubungan intim atau seksual dengan sesama pria
  • Bayi yang dilahirkan oleh wanita pengidap
  • Bepergian ke daerah yang memiliki jumlah infeksi tinggi virus HBV misalnya, Afrika, Eropa Timur, Asia Tenggara serta Asia Tengah

Diagnosis

Seperti yang telah dijelaskan, bahwa penyakit ini sering kali tidak menimbulkan gejala apapun hingga munculnya komplikasi. Umumnya penyakit ini terdeteksi saat dilakukannya skrining penyakit hepatitis B.

Bila penyakit tersebut terdeteksi, maka dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan. Pemeriksaan tersebut meliputi, tes darah sampai biopsi hati yakni pengambilan sampel jaringan pada organ hati.

Pemeriksaan tersebut dilakukan dengan tujuan mengetahui apakah hepatitis tersebut merupakan HBV akut atau hepatitis B kronis. Selain itu pemeriksaan juga dimaksudkan untuk mengetahui tingkat kerusakan yang disebabkan HBV serta fungsi organ hati si penderita itu sendiri.

Pengobatan

Untuk HBV akut, tidak ada penanganan yang dilakukan secara khusus karena penyakit ini akan sembuh dengan sendirinya. Penanganan dilakukan untuk meredakan gejala yang muncul. Hanya saja, infeksi ini dapat menimbulkan HBV akut berubah menjadi kronis.

Pengobatan yang dilakukan untuk menangani HBV kronis adalah melalui konsumsi obat antivirus. Pemberian obat ini bertujuan guna mencegah terjadinya perkembangan virus, bukan untuk menghilangkannya dari tubuh penderita.

Pengobatan ini juga harus dibarengi dengan kepatuhan pasien untuk terus melakukan kontrol secara rutin ke dokter guna melihat perkembangan kondisi penyakitnya apalagi hepatitis B kronis sendiri dapat menimbulkan kerusakan pada organ hati.

Selain itu penderita HBV kronis juga berisiko menimbulkan penyakit seperti gagal hati, sirosis sampai penyakit kanker hati.  Pada kondisi tertentu, penyakit ini juga dapat menyebabkan komplikasi lain seperti hepatitis fulminan yang dapat membahayakan nyawa, meskipun kasus tersebut cukup jarang terjadi.

Jika ternyata kerusakan hati cukup parah, maka dokter dapat menyarankan pasien untuk menjalankan prosedur transplantasi hati.

Pencegahan

Langkah utama untuk mencegah penyakit hepatitis B ini adalah melalui vaksinasi. Vaksin HBV sendiri kini wajib untuk di diberikan kepada anak-anak. Meskipun begitu vaksin tidak akan bertahan selama seumur hidup, perlu dilakukan vaksinasi ulang ketika dewasa. Selain itu pencegahan juga dapat dilakukan dengan hidup sehat seperti beberapa cara berikut ini:

  • Melakukan hubungan seksual secara aman
  • Menghindari hubungan seksual dengan orang yang menderita hepatitis B
  • Tidak menggunakan jarum suntik bersama-sama
  • Tidak menyalahgunakan napza

Referensi

Jaminan Lifepack untuk Anda

Icon

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Pertanyaan Seputar Lifepack

+

Apa itu Lifepack?

+

Apa yang membuat Lifepack berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Lifepack?

+

Berapa lama pengiriman obat saya?

+

Dokter spesialis apa saja yang tersedia di Lifepack?

Artikel Terkait

varikokel adalah

Varikokel: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

direktoriPenyakit   04/01/2021, 17:00 WIB
dermatitis seboroik adalah

Dermatitis Seboroik: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

direktoriPenyakit   31/12/2020, 18:00 WIB
sindrom nefrotik adalah

Sindrom Nefrotik: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

direktoriPenyakit   31/12/2020, 17:00 WIB
osteoarthritis

Osteoarthritis: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

direktoriPenyakit   31/12/2020, 16:00 WIB
disentri

Disentri

direktoriPenyakit   29/12/2020, 17:00 WIB
Logo kemenkes

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat Anda

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo kemenkes

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Jaminan Lifepack untuk Anda

Icon

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Icon

Kebersihan Apotek Selalu Terjaga

Icon

Apoteker selalu dicek suhu badannya

Icon

Apoteker selalu menggunakan Sanitizer

Icon

Kemasan obat praktis dan aman

Icon

Pengiriman dilakukan tanpa kontak langsung

Artikel Terkait

varikokel adalah

Varikokel: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

direktoriPenyakit   04/01/2021, 17:00 WIB
dermatitis seboroik adalah

Dermatitis Seboroik: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

direktoriPenyakit   31/12/2020, 18:00 WIB
sindrom nefrotik adalah

Sindrom Nefrotik: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

direktoriPenyakit   31/12/2020, 17:00 WIB
osteoarthritis

Osteoarthritis: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

direktoriPenyakit   31/12/2020, 16:00 WIB
disentri

Disentri

direktoriPenyakit   29/12/2020, 17:00 WIB

Metode Pembayaran

metode pembayaran

Partner Pengiriman

partner pengiriman

Beli Obat Tanpa Antre

Lifepack melayani tebus resep, pembelian obat rutin dan Over The Counter (OTC). Pengiriman ke seluruh Indonesia.

Chat Dokter via Whatsapp

Respon Cepat, Jawaban Akurat

arrow right

Download Aplikasi

Konsultasi Dokter Gratis, Semakin Praktis

arrow right

Download Aplikasi Lifepack

Anda Seorang Dokter?