Chlorpheniramine maleate / CTM atau merupakan klorfeniramin maleat merupakan obat yang umum digunakan untuk mengobati gejala alergi. Beragam gejala alergi seperti kulit merah-merah, bersin, flu, bersin, mata berair, gatal pada hidung dan tenggorokan bisa diatasi menggunakan obat ini. klorfeniramin maleat bekerja sebagai penghambat enzim yang menyebabkan alergi pada tubuh.

Informasi

Sebagai obat yang diperjual-belikan secara bebas, Anda bisa mengonsumsi klorfeniramin maleat dengan resep dokter ataupun tanpa resep dokter tergantung kondisi yang Anda diderita. Di pasaran Anda bisa menemukan obat ini dalam bentuk tablet atau sirup dengan dosis 4 mg yang mudah dikonsumsi oleh anak-anak. Beberapa merk obat yang lain bisa Anda cek langsung melalui situs resmi BPOM. Nama dagang klorfeniramin maleat cukup banyak di Indonesia sehingga lebih baik Anda mengeceknya langsung agar terhindar dari penipuan yang kerap terjadi. 

chlorpheniramine maleate
Chlorpheniramine maleate / CTM atau merupakan klorfeniramin maleat merupakan obat yang umum digunakan untuk mengobati gejala alergi.

Selain itu, Anda diharapkan untuk tidak pernah memberikan klorfeniramin maleat yang dibuat untuk orang dewasa guna dikonsumsi anak-anak karena dosisnya tidak cocok. Anda sebaiknya juga jangan mengukur dosis yang telah diresepkan dokter dengan sembarangan. Pergunakan sendok ukur yang sering tersedia di kemasan atau sendok khusus obat sebagai takaran jika obat dalam bentuk sirup serta jangan memotong atau mengunyah obat tanpa anjuran dari dokter.

Dosis

Konsumsi chlorpheniramine maleate sangat tergantung dari usia pasien itu sendiri. Semakin muda usianya maka dosis yang diberikan akan semakin sedikit. Selain itu, klorfeniramin maleat juga sebaiknya tidak diberikan kepada bayi di bawah 1 tahun. Berikut dosis obatnya:

  • Untuk anak-anak usia 1-2 tahun, dosis klorfeniramin maleat yang diberikan adalah 1 mg selama sehari 2 kali. 
  • Anak-anak usia 2-5 tahun, dosis klorfeniramin maleat yang diberikan adalah 1 mg setiap 4-6 jam dengan dosis maksimum sebanyak 6 mg. 
  • Anak-anak usia 6-11 tahun, dosis klorfeniramin maleat yang diberikan adalah 2 mg setiap 4-6 jam dengan dosis maksimum sebanyak 12 mg 
  • Anak diatas 12 tahun dan orang dewasa dosis klorfeniramin maleat yang diberikan adalah sebanyak 4 mg setiap 4-6 jam dengan dosis maksimum sebanyak 24 mg per hari dan 
  • Khusus bagi pasien diatas 65 tahun dosis maksimumnya adalah 12 mg.

Kontraindikasi

Interaksi dengan Obat Lain

Klorfeniramin maleat disarankan untuk tidak dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan lain sehingga Anda disarankan untuk memberitahu dokter tentang obat-obatan yang sedang dikonsumsi termasuk obat herbal dan vitamin. 

Pastikan juga Anda memberitahukan jika mengonsumsi obat pilek, antidepresan, obat penenang, obat pereda nyeri, obat demam dan sebagainya. Pastikan juga Anda tidak mengonsumsi alkohol jika sedang dalam pengobatan menggunakan klorfeniramin maleat. Menurut beberapa sumber eluxadoline, ivacaftor, isocarboxazid, sodium oxybate, idelalisib dan tranylcypromine juga bisa berinteraksi dengan klorfeniramin maleat sehingga patut diwaspadai.

Selain dengan obat, klorfeniramin maleat juga bisa berinteraksi dengan makanan tertentu sehingga perlu mengkonsultasikannya dengan dokter Anda. Selain makanan, selama mengonsumsi obat ini Anda sebaiknya menghindari mengonsumsi alkohol dan tembakau.

Kelompok Orang Berisiko

Klorfeniramin maleat tidak disarankan diberikan untuk beberapa orang dengan penyakit tertentu seperti asma, diabetes, penyakit jantung, penyakit tekanan darah tinggi, glaukoma, emfisema dan penyakit pada paru-paru lainnya. Obat ini juga dilarang digunakan jika Anda memiliki alergi pada klorfeniramin maleat. 

Selain itu, jika Anda baru saja menjalani operasi termasuk operasi gigi, Anda harus memberitahukannya pada dokter. Walaupun begitu, obat ini dinilai masih aman diberikan kepada ibu hamil dan menyusui tapi penggunaanya harus dengan petunjuk dokter.

Efek Samping

Gejala efek samping akibat klorfeniramin maleat biasanya bersifat ringan dan dapat ditangani dengan mudah. Efek yang umum dialami penggunanya adalah mengantuk, muntah, pusing, mual, sembelit, kehilangan nafsu makan, gangguan penglihatan, kesulitan buang air kecil, serta dalam waktu yang singkat. Namun, jika gejala yang dialami tidak kunjung membaik maka Anda sebaiknya segera meminta pertolongan medis.

Cara Konsumsi

Anda disarankan untuk mengikuti petunjuk yang tertera di kemasan atau sesuai anjuran dokter saat mengonsumsi klorfeniramin maleat. Perhatikan petunjuk serta jadwal pemakaian sehingga Anda akan mendapatkan hasil yang maksimal. 

Konsultasikan dengan dokter Anda jika sedang menjalani diet atau memiliki pola makan khusus untuk mengurangi risiko efek samping yang lebih buruk lagi. Selain itu, jangan konsumsi klorfeniramin maleat jika akan berkendara karena obat ini dapat menyebabkan kantuk sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan dan sebagainya.

Konsumsi klorfeniramin maleat tidak bisa tanpa resep dari dokter karena berpotensi menyebabkan overdosis. Selain itu, jangan menggandakan dosis klorfeniramin maleat diluar yang disarankan dokter. Konsumsi obat ini sesuai dosis walaupun Anda melewatkan beberapa jadwalnya. Untuk menghindari kontaminasi dengan obat lain Anda sebaiknya menyimpan klorfeniramin maleat di tempat yang kering, sejuk, terhindar dari sinar matahari langsung serta jauh dari jangkauan anak-anak.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Referensi

Jaminan Lifepack untuk Anda

Icon

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Pertanyaan Seputar Lifepack

+

Apa itu Lifepack?

+

Apa yang membuat Lifepack berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Lifepack?

+

Berapa lama pengiriman obat saya?

+

Dokter spesialis apa saja yang tersedia di Lifepack?

Artikel Terkait

cisapride

Cisapride

direktoriObat   18/12/2020, 16:50 WIB
methylprednisolone

Methylprednisolone

direktoriObat   17/12/2020, 11:30 WIB
ammonium chloride

Ammonium Chloride

direktoriObat   16/12/2020, 12:01 WIB
alprazolam

Alprazolam

direktoriObat   16/12/2020, 11:00 WIB
klobetasol propionat

Klobetasol Propionat

direktoriObat   16/12/2020, 10:00 WIB
Logo kemenkes

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat Anda

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo kemenkes

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Jaminan Lifepack untuk Anda

Icon

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Icon

Kebersihan Apotek Selalu Terjaga

Icon

Apoteker selalu dicek suhu badannya

Icon

Apoteker selalu menggunakan Sanitizer

Icon

Kemasan obat praktis dan aman

Icon

Pengiriman dilakukan tanpa kontak langsung

Artikel Terkait

cisapride

Cisapride

direktoriObat   18/12/2020, 16:50 WIB
methylprednisolone

Methylprednisolone

direktoriObat   17/12/2020, 11:30 WIB
ammonium chloride

Ammonium Chloride

direktoriObat   16/12/2020, 12:01 WIB
alprazolam

Alprazolam

direktoriObat   16/12/2020, 11:00 WIB
klobetasol propionat

Klobetasol Propionat

direktoriObat   16/12/2020, 10:00 WIB

Metode Pembayaran

metode pembayaran

Partner Pengiriman

partner pengiriman

Beli Obat Tanpa Antre

Lifepack melayani tebus resep, pembelian obat rutin dan Over The Counter (OTC). Pengiriman ke seluruh Indonesia.

Chat Dokter via Whatsapp

Respon Cepat, Jawaban Akurat

arrow right

Download Aplikasi

Konsultasi Dokter Gratis, Semakin Praktis

arrow right

Download Aplikasi Lifepack

Anda Seorang Dokter?